SIAK, (Infosiak.com) – Warga Perawang Siak keluhkan banyaknya debu putih beterbangan di pemukiman penduduk.
Pantauan Infosiak Rabu (28/01/2026) banyak warga yang heran dengan sifat debu putih ini, sebab jika menempel pada benda kasar seperti kain atau jok kendaran sulit dibersihkan.
“Saya kaget kok baju di jemuran ada debu warna putih dan agak sulit dibersihkan. Menenpel di baju, jadi terpaksa bajunya saya cuci lagi, ” kata Rina warga kelurahan Perawang.
Hal sama diungkapkan oleh Putri mengaku heran dengan debu putih yang menempel di meja terasnya.
“Saya gak tau bang debu ini dari mana. Setiap saya bersihkan nanti meja saya berdebu lagi. Padahal jalan gang depan rumah saya sudah lama diaspal dan sebelumnya tak pernah seperti ini, ” ungkap Putri warga kelurahan Perawang.
Warga lain mengaku
Debu putih ini diduga kuat berasal dari cerobong pabrik PT Indah Kiat.
“Mungkin dari Indah Kiat itu bang karena abunya dimana mana ada. Di kebun kebun pun ada. Dulu pernah juga ada debu seperti ini bang. Isu isunya dari Indah Kiat kata orang orang kontraktor di pabrik itu, katanya banyak debu kimia di sana,” jelas warga Perawang yang tak ingin diketahui identitasnya.
Hasil penelusuran Infosiak debu putih yang keluar dari area pabrik pulp berkemungkinan besar berasal dari proses pembakaran di Kapur kiln. Abu ini berupa partikel Kapur (kalsium karbonat CaCO3) atau partikulat dari pembakaran bahan bakar di Lime Kiln.
Biasanya di pabrik pulp, debu dari pembakaran lime kiln atau Kapur kiln tidak bakal keluar dari cerobong karena ditangkap oleh ESP.
ESP dengan gaya elektrostatis dapat menangkap debu atau partikel padat dengan efisiensi tinggi sehingga tidak keluar melalui cerobong
Namun jika ESP ini tidak berfungsi, debu partikel kapur tadi akan keluar bebas melalui cerobong.
Partikel kapur atau kalsium karbonat (CaCO3) dalam bentuk bubuk halus umumnya dianggap sedikit berbahaya jika terjadi paparan langsung, terutama terkait dengan iritasi fisik. Bahaya utama timbul jika partikel ini terhirup atau mengenai mata dalam konsentrasi tinggi.
Menajer Publik Affair PT Indah Kiat Perawang Armadi dihubungi belum merespon wartawan.
Sementara itu, staff humas Ardi langsung merespon awak media terkait dugaan debu putih keluar dari cerobong pabrik PT IKPP.
“Ya bang, kita akan telusuri secepatnya,” tegas Ardi menjawab wartawan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak dihubungi wartawan merespon singkat. “Saya rapat WA dulu ya, ” kata Amin Soimin singkat dan belum merespon lanjutan awak media hingga berita ini diterbitkan.
Lapor : Jhon









