Beranda PERISTIWA Jalani Ritual “Ngebleng” Karena Ingin Sakti Mandraguna, Pria Ini Malah Tewas Secara...

Jalani Ritual “Ngebleng” Karena Ingin Sakti Mandraguna, Pria Ini Malah Tewas Secara Tragis

213
Print Friendly, PDF & Email

PERISTIWA (Infosiak.com) – Nasib apes dialami oleh Jamsari warga Jalan Kartini Pegundan RT.07 RW. 05, Desa Kegundan Kecamatan Petarukan Pemalang Jateng. Kakek berumur 60 tahun ini tewas saat menjalani ritual mencari kesaktian di Kali Mati Pantai Parangkusumo Kalurahan Parangtritis Kretek Kabupaten Bantul, Sabtu (02/09/2023) malam lalu.

Kapolsek Kretek AKP Haryanto mengatakan, korban kedapatan meninggal sekira pukul 18.00 WIB. Saat itu rekan korban yang membersamai dia dalam beberapa hari terakhir tak bisa menyelamatkan nyawanya. Kondisi korban yang menurun dan meninggal sebelum dibawa ke rumah sakit.

“Jadi itu bukan penemuan mayat wong ada teman-temannya,” kata Haryanto.

Haryanto menuturkan peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama tiga temannya tiba di Pantai Parangkusumo pada hari Minggu tanggal 27 Agustus 2023 pukul 20.00 WIB. Rombongan korban dari Pemalang tersebut terdiri dari 2 orang kakek termasuk korban dan dua orang pemuda.

Baca Juga:  Lahan Seluas 1,5 Hektar di Kampung Bunsur Sei Apit Ludes Terbakar

Mereka berempat kemudian melakukan ritual tirakat di Kali Mati Pantai Parangkusumo Parangtritis Kretek. Berdasarkan keterangan rekan-rekan korban, korban dalam melakukan ritual salah satunya dengan  melaksanakan puasa selama 7 hari  atau dalam tradisi Jawa disebut puasa ngebleng.

“Korban selama 7 hari 7 malam tidak makan dan minum,” tambah Haryanto.

Kemudian pada hari Sabtu tanggal 02 September 2023 pukul 17.00 WIB korban merasa tidak kuat dan meminta salah seorang rekannya untuk membelikan  minum berupa kelapa muda. Setelah itu korban kemudian meminum air kelapa muda murni tersebut.

Baca Juga:  Warga Heboh, Bunga Bangkai Muncul di Bukit Petaling

Nampaknya korban tidak menyadari jika air kelapa muda murni mengandung zat yang membahayakan ketika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong selama berhari-hari. Usai meminum air kelapa muda tersebut, kondisi korban justru semakin menurun dan sempat tidak sadarkan diri.

“Jadi kalau air kelapa muda murni itu kan ada kayak semacam alkoholnya, tetapi bukan alkohol saya Ndak tahu namanya. Di minum justru fatal akibatnya,”kata dia.

Sekitar 15 menit usai meminum air kelapa muda murni, korban pingsan. Salah satu rekan korban kemudian meminta tolong kepada salah satu sopir Jeep wisata di sekitar lokasi kejadian untuk membawa ke rumah sakit.

Baca Juga:  Sedang Asyik Bersepeda, Bos Indomaret Tewas Tertabrak Truk

Namun belum sampai dibawa ke rumah sakit ternyata korban sudah meninggal. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pos SAR Linmas Wilayah 3 dan Polsek setempat. Kemudian anggota SAR, Ditpolairud yang sedang piket langsung mendatangi TKP.

“Dari hasil pemeriksaan menyebutkan korban meninggal dunia diperkirakan 1-2 jam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan  tidak keluar cairan dari dubur dan penis,” terangnya.

Haryanto menambahkan, dari hasil penyelidikan disimpulkan jika korban murni meninggal karena nekat tidak makan dan tidak minum selama 7 hari 7 malam. Daya tahan korban tidak memungkinkan karena sudah berusia lanjut. Jenazah kemudian diantar ke Pemalang menggunakan mobil ambulans milik SAR Satlinmas Wilayah 3 untuk dimakamkan.

Laporan: Thox
Sumber: Suara

loading...