Beranda Riau IPR Yogyakarta Pertanyakan Keputusan LAMR, Heru: Seperti ada Marwah yang Hilang di...

IPR Yogyakarta Pertanyakan Keputusan LAMR, Heru: Seperti ada Marwah yang Hilang di Riau

154

YOGYAKARTA (Infosiak.com) – Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) mempertanyakan keputusan Majelis Kerapatan Lembaga Adat Melayu Riau akan melakukan penabalan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Presiden Joko Widodo.

Heru Astar selaku Ketua Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta, mengatakan bahwa alasan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau kepada sejumlah media tidak rasional.

Baca Juga:  Prabowo Sebut Hubungannya dengan Presiden Jokowi Sangat Mesra, So Sweet…

“Sungguh kita pertanyakan keputusan Majelis Kerapatan Adat sebagai badan yang memiliki fungsi kontrol terhadap Lembaga Adat Melayu Riau. Apa yang terjadi saat ini di Riau, seperti ada marwah yang hilang,” kata Heru, Jumat (14/12/2018).

Menurutnya, salah satu alasan keberhasilanya dalam penanggulangan bencana asap yang terjadi di Riau adalah sesuatu yang sudah menjadi kewajiban pemerintah.

Baca Juga:  Imbas Anjloknya Harga TBS Sawit, Mahasiswa di Riau Geruduk Gedung DPRD

“Terus soal Block Rokan? itu tidak diberikan Joko Widodo kepada masyarakat Riau, namun konsesinya diserahkan kepada Pertamina,” cetus Heru.

Ini semua sudah kita bahas kemarin malam lewat dialog kebudayaan bersama sejumlah pelajar asal Riau di Yogyakarta. Kita sepakati ada yang aneh dalam penabalan gelar adat yang akan diberikan pada Sabtu esok kepada Jokowi.

Baca Juga:  Anak Riau Sulit Bernafas Akibat Asap, Jokowi Pamer Hirup Udara Segar Bersama Cucu

“Silahkan masyarakat Riau menilai sendiri. Terlebih kenapa gelar adat tersebut diberikan pada tahun 2018 yang merupakan momentum politik,” ketusnya.

Laporan : Rilis
Editor : Afrijon