Beranda Siak Stan Dekranasda Siak diserbu Pengunjung Rakernas JKPI

Stan Dekranasda Siak diserbu Pengunjung Rakernas JKPI

102

SIAK (Infosiak.com) – Stand pameran Dekranasda Kabupaten Siak yang turut meramaikan acara Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Gedung Daerah diserbu pengunjung.

“Alhamdulilah, stand kita ramai didatangi pengunjung, dan rata-rata mereka membeli produk-produk yang di pajang,” kata Rasidah usai acara pembukaan Rakernas JKPI, Minggu (20/12/2020).

Rasidah menuturkan apa saja produk-produk yang dipamerkan. Mulai dari tanjak, kain tenun, tutup gelas, selendang, kain batik Siak, produk makanya ringan, dan lain-lain.

Baca Juga:  Terima SK dari DPP Golkar, Pasangan Arif - Sujarwo Optimis Menang di Pilkada Siak

Dikesempatan itu, masing-masing kepala daerah diajak meninjau stan pameran Dekranasda dari Banda Aceh, stand kopi Aceh dan stan Dekranasda Kabupaten Siak. Karena masa pandemi, tidak banyak yang membuat stan pameran kerajinan, dari daerah masing-masing karena masalah anggaran.

Salah seorang pengunjung, Zanariah Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang memborong souvenir berupa tutup gelas. Dirinya datang ke Siak mewakili Walikota yang berhalangan hadir.

Baca Juga:  KPU Siak Gagalkan Efendi Jadi PPK, Agus Hariyanto: Kerena Postingannya di FB Berbau Kampanye

Sementara Ketua Dekranasda Banda Aceh Hj. Nurmiati AR dan Wakilnya Hj. Fauzi ah serta Ketua Dekranasda Kota Bau Bau, Wa Ode Nursanti Monianse, penasaran ingin melihat langsung proses pembuatan kain tenun dan batik Siak.

Setiba dilokasi Ketua Dekranasda Kab Siak Rasidah Alfedri menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan kegiatan seperti, pelatihan membatik, pelatihan menenun, lomba desain motif batik Siak, festival batik Siak, Jumat berbagi dan lain-lain.

Baca Juga:  Alfedri Calon Nomor Urut 2 Bakal Keluarkan 5 Kartu Sakti Untuk Warga Siak

“Sejauh ini untuk pemasaran kain tenun dan batik Siak, tidak ada masalah” ucap Rasidah.

Istri Walikota Aceh saat melihat perajin tenun mengatakan, cara membuat kain tenun Siak ini hampir sama dengan daerahnya, bahkan nama motif kain tenunnya pun sama, yaitu ‘Pucuk Rebung’.

Sumber : Rilis
Editor : Afrijon