Beranda Siak Bupati Siak Belajar Tangani Kemiskinan dan Stunting ke Lombok Timur

Bupati Siak Belajar Tangani Kemiskinan dan Stunting ke Lombok Timur

41

SELONG (Infosiak.com) – Pemkab Lombok Timur (Lotim) menerima kunjungan kerja dari pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau di kantor Bupati Lotim, Kamis (17/3). Kehadiran Bupati Siak H Alfedri disambut hangat Bupati Lotim HM Sukiman Azmy dan Wakil Bupati Lotim H Rumaksi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Siak H Alfedri mengatakan ingin mendalami program penanggulanan gagal tumbuh atau stunting dan penanggulangan kemiskinan melalui program Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga (Berkembang). Kedua hal tersebut dinilai telah berhasil dan akan sangat baik jika diadopsi menjadi program serupa di daerah yang tengah dipimpinnya.

“Tentu kami sangat berharap program-program ini dapat kami terapkan di Kabuapten Siak,” tutur H Alfedri dalam sambutannya.

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy dalam sambutannya secara umum menjelaskan, potensi dan dinamika masyarakat di Gumi Patuh Karya. “Apa yang kami capai saat ini tidak terlepas dari hasil kerja sama seluruh jajaran OPD dan komitmen bersama elemen lainnya,” tutur Sukiman.

Baca Juga:  Menanti Penantang Petahana di Pilkada Siak 2024, Adakah yang Berani Melawan?

Dalam kesempatan tersebut, ia menyebutkan program cegah stunting bersama masyarakat (Canting Mas) go green yang digawangi tim penggerak PKK Lotim. Salah satu bentuk program tersebut adalah inovasi belusukan ibu ketua penggerak PKK pada setiap Jumat pagi ke desa-desa. Di sana, selain melakukan jumat bersih, tim memberikan motivasi dan kesadaran masyarakat dalam melawan persoalan stunting.

Baca Juga:  Ini Jadwal Safari Keliling Pemkab Siak di Bulan Ramadhan 1444 H, Kunjungi 14 Kecamatan

Wakil Bupati Lotim H Rumaksi menyampaikan program Berkembang yang kemudian menjadi program unggulan Tim Percepataan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lotim saat ini. Program ini pada dasarnya bertujuan untuk mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat yang terbiasa berutang.

“Tentu, tujuan lainnya adalah program berkembang dapat mengurangi angka kemiskinan,” tutur Rumaksi.