Beranda Siak Menanti Penantang Petahana di Pilkada Siak 2024, Adakah yang Berani Melawan?

Menanti Penantang Petahana di Pilkada Siak 2024, Adakah yang Berani Melawan?

165
Pasangan Alfedri-Husni
Print Friendly, PDF & Email

SIAK (Infosiak.com) – Pasangan petahana Alfedri-Husni Merza dipastikan berlayar di Pilkada Siak 2024. Sebab pasangan petahana ini sudah mengantongi dukungan dari tiga Partai Politik (Parpol) yang menyebabkan surplus jumlah dukungannya di parlemen.

“Sore ini keluar SK dari DPP Perindo,” kata Alfedri, via pesan WA dari Jakarta, Senin (01/07/2024).

Alfedri hadir di DPP Perindo bersama sejumlah orang. Termasuk Ketua DPC Perindo Siak Doni Aryanto dengan segenap pengurus.

“Ya, masih acara. Insya allah sore ini keluar SK DPP untuk Pak Alfedri -Husni, nanti saya sampaikan ke teman-teman media,” ujar Doni.

Dengan didapatkannya rekomendasi DPP Perindo, maka sudah ada tiga partai politik yang mengusung pasangan Alfedri -Husni.

Tiga partai itu adalah PAN yang memiliki 6 kursi di DPRD Siak, PPP yang memiliki 1 kursi di DPRD Siak dan Perindo yang memiliki 2 kursi di DPRD Siak.

Baca Juga:  233 Siswa SMKN 1 Mempura Mulai Jalani Ujian Praktik Kejuruan

Syarat mendaftar ke KPU yaitu 20 persen dukungan di DPRD Siak atau 8 kursi. Dari sejumlah nama yang menyatakan maju di Pilkada Siak baru Paslon Alfedri-Husni yang telah memenuhi persyaratan untuk mendaftar ke KPU Siak.

Sedangkan nama-nama lainnya masih bergerilya untuk mendapatkan kursi. Golkar digadang-gadang menjadi lawan terberat petahana, namun hingga kini belum berani menyatakan dukungannya.

Sebab ada beberapa nama yang dikaitkan dengan Golkar untuk Pilkada Siak, seperti Ketua DPD Golkar Siak Indra Gunawan, anak Ketua DPD Golkar Riau Syamsuar, Muhammad Andri, dan non kader, Afni Zulkifli.

Indra Gunawan sendiri juga belum berani menyatakan sikap meskipun balihonyo sudah tersebar. Ia beralasan saat ini Golkar masih dalam proses penjaringan internal.

“Tokoh-tokoh atau nama potensial ada yang dari internal dan ada yang eksternal,” ujar Indra Gunawan.

Baca Juga:  Terkait Ketenagakerjaan, Pemkab Siak Merasa Dikangkangi Perusahaan  

Indra mengaku, penjaringan Golkar akan disesuaikan dengan PKPU baru yang mengatur Pilkada serentak 2024 ini. Sebab hingga saat ini belum keluar PKPU.

Golkar merupakan satu-satunya partai politik di Siak yang bisa mengusung sendiri calonnya. Sebab, Golkar memiliki 8 kursi di DPRD Siak yang cukup syarat untuk mendaftar ke KPU.

“Walaupun bisa mengusung calon sendiri tetapi kami juga masih butuh koalisi dengan partai lain, saat ini sedang bangun komunikasi dengan partai lain,” katanya.

Saat ditanya keinginannya untuk maju melawan Petahana, Indra tidak menjawab tegas. Ia hanya mengatakan sudah banyak belihonya berdiri di simpang-simpang jalan.

“Jika ditetapkan atau diputuskan partai harus dijalankan dan menang,” jawab Indra.

Namun demikian, ia sendiri belum tahu kapan Golkar akan memberikan keputusan untuk Pilkada Siak.

Sementara itu Ketua DPC Gerindra Siak Androy Ade Rianda dan Ketua DPC Demokrat Siak Syamsurizal Budi juga belum bisa mengatakan dukungan hingga saat ini. Alasannya penjaringan masih berproses di partai masing-masing.

Baca Juga:  Pesan Kasat Narkoba Polres Siak AKP Jailani Kepada Pelajar

“Masih berproses dan masih menunggu,” ujarnya.

Dari informasi yang beredar di kalangan publik Siak, tokoh -tokoh yang menyatakan maju lewat baliho termasuk dari kalangan DPRD Siak sendiri ragu melawan Alfedri-Husni.

Sebab dalam hitung-hitungannya, terlalu berat melawan pasangan petahana.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Siak, Joko Susilo mengatakan DPP partainya masih belum memutuskan calon. Sebab rekom masih sedang berproses.

“Sejauh ini kita masih mengusung Sugianto dan Syahrul, namun yang dikirim namanya ke DPD semua yang mendaftar dan mengembalikan formulir, ada 7 orang Bacalon,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya menyampaikan nama-nama ke DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau. Sedangkan ke DPP itu domainnya DPD Riau.

Laporan: Atok
Sumber: Tribunpekanbaru

loading...