Beranda HUKRIM Kesal Posisinya Sebagai Imam Diganti, Seorang Kakek Nekat Tombak Imam Masjid

Kesal Posisinya Sebagai Imam Diganti, Seorang Kakek Nekat Tombak Imam Masjid

104
Print Friendly, PDF & Email

SULSEL (Infosiak.com) – Tragis seorang imam Masjid di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ditombak oleh saudaranya sendiri seusai melaksanakan shalat subuh, Rabu (24/01/2024) kemarin, sekitar pukul 05:30 WITA.

Korban diketahui bernama Amir (54) ditombak oleh sepupunya Daeng Supu yang beruisa 75 tahun.Insiden ini terjadi gegara pelaku kesal perannya sebagai imam Masjid digantikan oleh korban.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di punggung belakang sebelah kiri. Nyawa korban dapat diselamatkan usai dilarikan ke RSUD dr La Palaloi.

Baca Juga:  RICUH! Tak Terima Putusan Hakim, Keluarga Korban Meradang di PN Rohil

Terkait peristiwa itu, Kapolsek Bantimurung AKP Makmur menjelaskan, pelaku sudah menunggu korban sejak waktu shalat maghrib dan ‘isya.

“Namun keduanya tak bertemu, barulah saat subuh pelaku melihat korban. Setelah selesai shalat subuh, pelaku langsung menyerang korban,” terangnya.

“Setelah shalat, korban mematikan lampu dan tiba-tiba datang pelaku menusuk korban dengan tombak,” katanya lagi.

Alhasil, korban langsung tumbang dengan tubuh bersimbah darah. Makmur mengatakan, korban terluka pada bagian punggung belakang sebelah kiri sedalam 13 Cm

Baca Juga:  Korlap Judi Togel Ditangkap TNI, Pelaku Ngaku Setor Duit Rp25 Juta ke Oknum Polisi

“Korban selamat, saat ini sedang dirawat intensif di RSUD dr La Palaloi,” tuturnya.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung menuju rumah kepala dusun di belakang masjid. Saat ini, pelaku sudah diamankan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tombak yang digunakan untuk melukai korban juga sudah diamankan,” terangnya.

Kepolisian Sektor Bantimurung Maros mengungkap motif di balik insiden penombakan Imam Masjid, Amir (54) di Dusun Batu Napara, Desa Baruga, Rabu (24/01/2024).

Kapolsek Bantimurung, AKP Makmur menjelaskan, pelaku Daeng Supu (75) tega menombak korban karena kesal lantaran jalan yang sehari-hari dilalui ditutup si Imam Masjid. Selain itu, pelaku juga mengakui telah menyimpan dendam lama kepada korban. Bahkan keduanya diketahui sudah lama tak saling berkomunikasi.

Baca Juga:  Brengsek! Cabuli Belasan Siswa, Oknum Kasek di Siak Coreng Nama Baik "Kota Layak Anak", Ini Kata Kadisdik

“Permasalahannya itu sejak 10 tahun lalu, posisi imam masjid yang semula diisi pelaku, kini digantikan oleh korban,” ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tombak yang digunakan untuk melukai korban juga sudah diamankan,” terangnya.

Laporan: Atok
Sumber: Tribunnews

loading...