Beranda POLITIK Idrus Marham Ngebet Ketum Golkar Airlangga Diganti, Gubri Syamsuar Angkat Bicara

Idrus Marham Ngebet Ketum Golkar Airlangga Diganti, Gubri Syamsuar Angkat Bicara

64
Print Friendly, PDF & Email

POLITIK (Infosiak.com) – Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar yang juga mantan narapidana kasus korupsi, Idrus Marham, bersama kader partai Golkar membentuk Tim Pemrakarsa Kebangkitan Partai Golkar. Idrus mengklaim Tim Pemrakarsa muncul karena kesadaran kolektif mantan kader Golkar yang tidak masuk struktur kepengurusan di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto dan ingin Airlangga mundur dari kursi ketua umum Golkar.

Dalam konferensi pers, Idrus mendesak Airlangga segera melepas jabatannya sebagai ketua umum DPP Partai Golkar.

“Tim pemrakarsa adalah adanya kesadaran secara kolektif yang muncul dari sebagian keluarga Partai Golkar, utamanya para pemimpinnya bahwa kepemimpinan hari ini tidak produktif,” tutur Idrus dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (02/08/2023) siang.

Diketahui, Idrus merupakan sekjen Golkar era Setya Novanto. Ia terjerat kasus korupsi proyek PLTU Riau-1. Dalam kasus itu, Idrus harus menjalani hukuman selama dua tahun di penjara sejak 2020.

Baca Juga:  Ambil Formulir Partai Nasdem, Alfedri Mengaku Sudah Kantongi Nama Calon Wakil

Sementara itu, pengurus Golkar daerah tingkat Provinsi merespons seruan Idrus Marham yang mengajak agar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I tidak takut untuk mengganti ketua umum partai Airlangga Hartarto.

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mengaku tak akan terpengaruh atas seruan Idrus tersebut. Bupati Tangerang itu pun meminta agar Idrus berhenti menyerukan wacana Munaslub dan fokus memenangkan partai Golkar di Pemilu 2024.

“Sudahlah hentikan wacana itu, tidak ada munaslub. Sekarang lebih baik fokus dukung Airlangga menangkan Pemilu,” ujarnya melalui pesan tertulis, Jum’at (28/07/2023) lalu.

Ia juga memastikan pihaknya akan tegak lurus terhadap kepemimpinan Airlangga.

“DPD Partai Golkar DKI Jakarta masih solid mendukung Airlangga Hartarto untuk memenangkan pilpres, pileg dan pilkada 2024,” ucapnya.

Baca Juga:  Relawan Muda SAJO Optimis Pasangan PAS Menanti

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Christiany Eugenia Paruntu pun tidak ambil pusing soal wacana Munaslub yang berkembang. Tetty Paruntu, sapaan akrab Bupati Minsel Periode 2010-2016 dan 2016-2021 itu mengutarakan saat ini Golkar Sulut fokus kerja untuk pemenangan Pemilu 2024.

“Pemilu serentak 2024 tinggal menghitung bulan saja. Intinya kami menolak munaslub. Sekali lagi kami di Sulut sangat solid dan mendukung Pak Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar,” kata Tetty.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau H Syamsuar M.Si, juga menegaskan partai berlambang pohon beringin itu baik-baik saja dan fokus untuk pemenangan Pemilu 2024. Ia menilai sama sekali tidak ada alasan partainya untuk menggelar Munaslub.

“Jangan (Golkar) diganggu dengan isu Munaslub yang merusak soliditas para kader di daerah. Tidak ada alasan Munaslub,” tegas Syamsuar.

Baca Juga:  KPU Siak Tetapkan DPS Pemilu 2024, Ketua Ahmad Rizal SH: Tercatat 329.008 Pemilih

Gubernur Riau ini menegaskan, semua calon legislatif (caleg) sedang bekerja di lapangan, berjuang menarik simpatik rakyat untuk memenangkan partai Golkar.

“Kita bekerja untuk memenangkan partai Golkar pada Pemilu 2024. Kader Golkar di daerah baik-baik saja tetap solid dan bersatu di bawah Komando Airlangga Hartarto selaku ketua umum partai Golkar,” ujarnya.

Aturan mengenai pergantian ketum tercantum dalam anggaran dasar Partai Golkar dengan beberapa ketentuan. Salah satunya, apabila dua per tiga Pengurus Partai (DPD) Provinsi sepakat agar Munaslub dilaksanakan.

Setidaknya terdapat dua penyebab yang dapat dijadikan landasan menggelar Munaslub. Pertama, partai dalam keadaan terancam atau menghadapi hal ihwal kegentingan yang memaksa. Selanjutnya, DPP melanggar AD/ART atau DPP tak dapat melaksanakan amanat Munas yang menyebabkan organisasi tak berjalan sesuai dengan fungsinya.

Laporan: Infosiak
Sumber: Beritasatu

loading...