<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Corona Arsip - Gali Informasi Bangun Budaya</title>
	<atom:link href="https://infosiak.com/tag/corona/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infosiak.com/tag/corona</link>
	<description>Infosiak.com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Aug 2021 12:55:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.11</generator>

<image>
	<url>https://infosiak.com/wp-content/uploads/2018/09/cropped-infosiak-perawang-32x32.jpg</url>
	<title>Corona Arsip - Gali Informasi Bangun Budaya</title>
	<link>https://infosiak.com/tag/corona</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Virus Corona Menular Lewat Uang Tunai, Benarkah?</title>
		<link>https://infosiak.com/virus-corona-menular-lewat-uang-tunai-benarkah</link>
					<comments>https://infosiak.com/virus-corona-menular-lewat-uang-tunai-benarkah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2021 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.infosiak.com/?p=13803</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Di tengah sebaran pandemi COVID-19 yang masih merebak di Indonesia, banyak warga yang khawatir bahwa virus Corona penyebab COVID-19 dapat menular dari berbagai media. Uang tunai adalah salah satu medium yang dicurigai dapat menjadi perantara penularan virus karena banyak berpindah dari satu orang ke orang lainnya. Namun, benarkan demikian? Dilansir dari Alodokter, [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/virus-corona-menular-lewat-uang-tunai-benarkah">Virus Corona Menular Lewat Uang Tunai, Benarkah?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (Infosiak.com)</strong> &#8211; Di tengah sebaran pandemi COVID-19 yang masih merebak di Indonesia, banyak warga yang khawatir bahwa virus Corona penyebab COVID-19 dapat menular dari berbagai media. Uang tunai adalah salah satu medium yang dicurigai dapat menjadi perantara penularan virus karena banyak berpindah dari satu orang ke orang lainnya.</p>
<p>Namun, benarkan demikian? Dilansir dari Alodokter, Selasa 20 Juli 2021, virus Corona penyebab penyakit COVID-19 mampu bertahan hidup di permukaan benda selama beberapa jam atau hari, tergantung pada jenis permukaan, suhu, serta kelembapan benda tersebut.</p>
<p>Virus Corona diketahui bisa bertahan hidup lebih lama di tempat atau permukaan benda yang bersuhu dingin. Sebaliknya, beberapa riset menunjukkan bahwa virus Corona mungkin untuk tidak bisa bertahan hidup di tempat yang bersuhu panas, terutama yang banyak terpapar sinar matahari.</p>
<p>Pada permukaan berbahan plastik, virus Corona bisa bertahan hidup selama 2–3 hari. Sementara itu, virus Corona bisa bertahan di permukaan logam selama 5–9 hari, tembaga selama 4 jam, kaca selama 5 hari, dan kertas selama beberapa menit hingga 5 hari.</p>
<p>Virus Corona diketahui bisa masuk ke dalam tubuh, ketika seseorang menyentuh benda yang sudah terpapar virus ini kemudian makan dengan tangan atau menyentuh hidung, mulut, atau mata tanpa mencuci tangannya terlebih dahulu.</p>
<p>Meski demikian hingga saat ini belum ada laporan kasus atau riset yang memastikan bahwa seseorang terpapar COVID-19 dari uang tunai. Penularan virus Corona yang paling umum adalah ketika seseorang melakukan kontak dekat dengan orang yang terdiagnosis COVID-19.</p>
<p>Selain itu, virus Corona juga diketahui dapat menular lewat udara (airborne) di dalam ruangan yang tertutup, ramai, dan tidak memiliki ventilasi yang baik. Pada lingkungan yang demikian, risiko seseorang untuk terinfeksi virus Corona akan lebih tinggi ketika berlama-lama di tempat tersebut.</p>
<p>Cara Mencegah Penularan Virus Corona Melalui Uang Tunai</p>
<p>Walaupun risiko penularan virus Corona melalui uang tunai tergolong rendah, Anda perlu tetap perlu waspada. Agar lebih aman, coba ikuti tips berikut guna mencegah penularan virus Corona melalui uang tunai:</p>
<p>-Sering cuci tangan</p>
<p>Ini merupakan langkah utama yang penting dilakukan untuk mencegah COVID-19. Oleh karena itu, ingatlah untuk rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau menggunakan hand sanitizer dengan alkohol minimal 70% setelah menyentuh uang tunai.</p>
<p>Anda juga perlu mencuci tangan setelah menyentuh benda kotor, membuang sampah, atau setelah batuk dan bersin.</p>
<p>-Pakai sarung tangan</p>
<p>Bila pekerjaan Anda mengharuskan untuk menyentuh uang tunai, gunakanlah sarung tangan sebagai alat pelindung diri dari virus Corona, Sarung tangan bisa menjadi penghalang, agar kedua tangantidak langsung menyentuh uang tunai.</p>
<p>Jangan lupa untuk rutin mencuci sarung tangan tersebut jika bahanya terbuat dari kain. Sementara itu, jika sarung tangan hanya untuk sekali pakai, baik yang berbahan plastik atau karet, pastikan untuk membuang dan menggantinya setiap kali selesai digunakan.<br />
Anda juga tetap dianjurkan untuk mencuci tangan setelah melepas sarung tangan dan hindari menyentuh wajah sehabis menggunakan sarung tangan.</p>
<p>-Gunakan disinfektan</p>
<p>Bila ingin memastikan uang tunai benar-benar bebas dari virus dan bakteri, Anda dapat menyemprotnya dengan disinfektan atau menggunakan alat yang disebut UV sterilizer. Untuk uang kertas yang disemprot disinfektan, biarkan dulu kering dengan sendirinya sebelum dimasukkan kembali ke dompet.</p>
<p>Meski tingkat penularan virus Corona dari uang tunai belum diketahui, Anda tetap dapat bertransaksi secara non-tunai demi kemanan. Di samping itu, Andajuga dianjurkan untuk rutin membersihkan barang-barang di sekitar dengan disinfektan dan menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Alodokter</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/virus-corona-menular-lewat-uang-tunai-benarkah">Virus Corona Menular Lewat Uang Tunai, Benarkah?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/virus-corona-menular-lewat-uang-tunai-benarkah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Positif Virus Corona Kembali Melonjak, Bupati Siak Minta Semua RT Lapor Tiap Hari</title>
		<link>https://infosiak.com/kasus-positif-virus-corona-kembali-melonjak-bupati-siak-minta-semua-rt-lapor-tiap-hari</link>
					<comments>https://infosiak.com/kasus-positif-virus-corona-kembali-melonjak-bupati-siak-minta-semua-rt-lapor-tiap-hari#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 08:24:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.infosiak.com/?p=13097</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Dalam sepuluh hari terakhir kasus positif Covid-19 kian melonjak di Kabupaten Siak. Sudah 2.891 orang terkonfirmasi Covid-19 per 15 April. Bahkan sejak tiga pekan terakhir Siak masuk dalam zona kuning. Melihat kondisi itu, Bupati Siak Alfedri meminta kepada semua Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 kepada penghulu, lurah [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kasus-positif-virus-corona-kembali-melonjak-bupati-siak-minta-semua-rt-lapor-tiap-hari">Kasus Positif Virus Corona Kembali Melonjak, Bupati Siak Minta Semua RT Lapor Tiap Hari</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAK (Infosiak.com)</strong> &#8211; Dalam sepuluh hari terakhir kasus positif Covid-19 kian melonjak di Kabupaten Siak. Sudah 2.891 orang terkonfirmasi Covid-19 per 15 April. Bahkan sejak tiga pekan terakhir Siak masuk dalam zona kuning.</p>
<p>Melihat kondisi itu, Bupati Siak Alfedri meminta kepada semua Ketua Rukun Tetangga (RT) untuk melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 kepada penghulu, lurah dan camat setiap harinya.</p>
<p>&#8220;Kami meminta kepada seluruh camat, untuk disampaikan kepada seluruh penghulu, agar segera menyampaikan jumlah kasus positif Covid-19 di setiap kampung, dimulai dari setiap RT,&#8221; kata Alfedri, Jumat (16/4/2021).</p>
<p>Alfedri mengatakan akhir-akhir ini jumlah yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Siak bisa mencapai 29 orang per harinya.</p>
<p>Dia mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat evaluasi agar bisa menekan angka penularan. Apalagi saat ini hampir di seluruh kampung se-Kabupaten Siak sudah terpapar Covid-19.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini, kecamatan yang memiliki jumlah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Siak paling tinggi adalah Kecamatan Tualang 1112 kasus, Kecamatan Siak 412 kasus dan Kecamatan Dayun 229 kasus,&#8221; urainya.</p>
<p>Alfedri juga menyampaikan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 07 tahun 2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, dan mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.</p>
<p>&#8220;Di dalam intruksi ini, ada beberapa kriteria dan zona dalam suatu RT di suatu kampung, yakni Zona Hijau, tidak adanya jumlah kasus positif di dalam RT tersebut. Zona Kuning, adanya jumlah kasus positif sebanyak 1-2 kasus dalam seminggu di RT tersebut. untuk Zona Oranye, adanya jumlah kasus positif sebanyak 2-5 kasus dalam waktu seminggu di RT tersebut. Untuk Zona merah, adanya jumlah kasus positif sebanyak lebih dari 5 kasus dalam waktu seminggu di RT tersebut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Cakaplah</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Redaksi</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kasus-positif-virus-corona-kembali-melonjak-bupati-siak-minta-semua-rt-lapor-tiap-hari">Kasus Positif Virus Corona Kembali Melonjak, Bupati Siak Minta Semua RT Lapor Tiap Hari</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/kasus-positif-virus-corona-kembali-melonjak-bupati-siak-minta-semua-rt-lapor-tiap-hari/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Dokter Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid 19</title>
		<link>https://infosiak.com/seorang-dokter-meninggal-sehari-usai-disuntik-vaksin-covid-19</link>
					<comments>https://infosiak.com/seorang-dokter-meninggal-sehari-usai-disuntik-vaksin-covid-19#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 15:08:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=12514</guid>

					<description><![CDATA[<p>PALEMBANG (Infosiak.com) &#8211; JF (49), seorang dokter di Palembang, Sumatera Selatan, ditemukan tak bernyawa dalam mobilnya, Jumat (22/1/2021). JF ditemukan wafat sehari setelah menjalani suntik vaksin Covid-19. Dikutip dari Kompas.com, jasad JF ditemukan warga dalam mobilnya yang terparkir di sebuah minimarket di Jalan Sultan Mansyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Warga langsung [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/seorang-dokter-meninggal-sehari-usai-disuntik-vaksin-covid-19">Seorang Dokter Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid 19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PALEMBANG (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; JF (49), seorang dokter di Palembang, Sumatera Selatan, ditemukan tak bernyawa dalam mobilnya, Jumat (22/1/2021). JF ditemukan wafat sehari setelah menjalani suntik vaksin Covid-19.</p>
<p dir="ltr">Dikutip dari <a href="http://Kompas.com">Kompas.com</a>, jasad JF ditemukan warga dalam mobilnya yang terparkir di sebuah minimarket di Jalan Sultan Mansyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.</p>
<p dir="ltr">Warga langsung menghubungi pihak kepolisian. Selanjutnya polisi membawa jenazah JF ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.</p>
<p dir="ltr">Menurut informasi, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, JF mengikuti proses vaksinasi Covid-19.Dari hasil pemeriksaan luar, dokter forensik menemukan bintik merah pendarahan yang disebabkan kekurangan oksigen di sekitar mata, wajah, tangan dan dada.</p>
<p dir="ltr">&#8221;Diduga sakit jantung, bukan karena vaksin. Memang sehari sebelumnya korban ini sempat disuntik vaksin,&#8221; kata dokter forensik RS M Hasan Bhayangkara Palembang, Indra Nasution, melalui telepon, Sabtu (23/1/2021).</p>
<p dir="ltr">Indra mengatakan, penyuntikan vaksin dan kematian korban tidak ada hubungannya sama sekali.</p>
<p dir="ltr">Sebab, proses vaksinasi dilakukan melalui penyuntikan, sehingga apabila ada reaksi, maka akan timbul dengan cepat.</p>
<p dir="ltr">&#8221;Korban divaksin Kamis, meninggal diperkirakan Jumat. Kalau disuntik, pasti reaksinya lebih cepat. Kalau menurut saya, ini bukan karena vaksin, tapi jantung,&#8221; ujar Indra.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Palembang Yudhi Setiawan membenarkan bahwa JF disuntik vaksin Covid-19 pada Kamis (21/1/2021).</p>
<p dir="ltr">Menurut Yudhi, setelah disuntik vaksin, dokter JF tidak menunjukkan reaksi apapun, sehingga dipastikan aman.</p>
<p dir="ltr">&#8221;Setelah disuntik itu ditunggu 30 menit. Selama itu, korban ini tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga ini dipastikan bukan karena divaksin, tapi sakit jantung sesuai hasil pemeriksaan forensik. Kami imbau tenaga kesehatan tidak takut divaksin, karena kematiannya tidak ada hubungan sama sekali dengan vaksin,&#8221; ujar Yudhi.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Sumber : Kompas</span></em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Editor : Afrijon</span></em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/seorang-dokter-meninggal-sehari-usai-disuntik-vaksin-covid-19">Seorang Dokter Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid 19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/seorang-dokter-meninggal-sehari-usai-disuntik-vaksin-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waduh.! Perangkat Kampung di Siak Positif Covid-19</title>
		<link>https://infosiak.com/waduh-perangkat-kampung-di-siak-positif-covid-19</link>
					<comments>https://infosiak.com/waduh-perangkat-kampung-di-siak-positif-covid-19#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 11:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bunga Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=12352</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Salah satu perangkat Kampung Kemuning Muda Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak Riau, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Tengku Rafi’an Siak. Mengantisipasi penularan yang masif atau munculnya cluster baru, dikatakan Kerani Kampung Kemuning Muda Taufikurrahman, pihaknya melakukan swab terhadap seluruh perangkat kampung, mulai dari penghulu, dirinya sebagai kerani, [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/waduh-perangkat-kampung-di-siak-positif-covid-19">Waduh.! Perangkat Kampung di Siak Positif Covid-19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAK (Infosiak.com)</strong> &#8211; Salah satu perangkat Kampung Kemuning Muda Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak Riau, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Tengku Rafi’an Siak.</p>
<p>Mengantisipasi penularan yang masif atau munculnya cluster baru, dikatakan Kerani Kampung Kemuning Muda Taufikurrahman, pihaknya melakukan swab terhadap seluruh perangkat kampung, mulai dari penghulu, dirinya sebagai kerani, dan seluruh staf.</p>
<p>“Jumlah yang menjalani swab untuk perangkat kampung 10 orang, tambah keluarga pasien terkonfirmasi positif dan pengelola Pustu ada dua orang, sehingga totalnya 18 orang yang menjalani swab pada Selasa (05/01/2021) siang kemarin,” jelasnya.</p>
<p>Semua yang menjalani swab, disebutkannya melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Isolasi mandiri ini juga sekaligus untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.</p>
<p>“Karena kami perangkat desa melakukan isolasi mandiri, tentunya tidak bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk sementara pelayanan Kantor Kampung Kemuning Muda ditutup, sampai keluar hasil swab,” jelasnya.</p>
<p>Untuk hal-hal mendesak yang perlu pelayanan perangkat kampung, ditambahkan Taufikurrahman, warga bisa menghubungi nomor kontak yang bisa dihubungi dan ditempel di pintu kantor penghulu.</p>
<p>“Artinya jika ada yang urgen, seperti perlu surat pengantar yang berkaitan dengan masalah kesehatan dan lainnya, kami tetap melayaninya,” jelasnya.</p>
<p>Sampai hari kedua ini, disebutkannya pihaknya masih tetap terus ke minimalis satu sama lain, meski itu dilakukan dari kediaman masing-masing.</p>
<p>Kerani Taufikurrahman juga mengajak warga untuk tetap mematuhi prokes. Hal itu untuk kebaikan bersama.</p>
<p>“Mari tetap menjaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan mengenakan masker saat keluar rumah,”<br />
ajaknya.</p>
<p>Setelah ini, disebutkannya pihaknya hanya akan melayani warga yang mematuhi prokes. Jadi jika ingin berurusan ke kantor penghulu, wajib mematuhi prokes. Hal itu untuk kebaikan bersama.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Laporan: Tok</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor: Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/waduh-perangkat-kampung-di-siak-positif-covid-19">Waduh.! Perangkat Kampung di Siak Positif Covid-19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/waduh-perangkat-kampung-di-siak-positif-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waah, Virus Corona Baru, Mulai 1 Januari 2021 Indonesia Lockdown</title>
		<link>https://infosiak.com/waah-virus-corona-baru-mulai-1-januari-2021-indonesia-lockdown</link>
					<comments>https://infosiak.com/waah-virus-corona-baru-mulai-1-januari-2021-indonesia-lockdown#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2020 12:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=12252</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Adanya strain atau jenis baru virus Covid-19 di luar negeri, Pemerintah Indonesia memberlakukan lockdown selama 14 hari, mulai 1 sampai 14 Januari 2021. Artinya, warga negara asing (WNA) dari negara manapun tidak bisa masuk ke Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi)i, [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/waah-virus-corona-baru-mulai-1-januari-2021-indonesia-lockdown">Waah, Virus Corona Baru, Mulai 1 Januari 2021 Indonesia Lockdown</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (Infosiak.com)</strong> &#8211; Adanya strain atau jenis baru virus Covid-19 di luar negeri, Pemerintah Indonesia memberlakukan lockdown selama 14 hari, mulai 1 sampai 14 Januari 2021. Artinya, warga negara asing (WNA) dari negara manapun tidak bisa masuk ke Indonesia.</p>
<p>Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi)i, Senin (29/12/2020).</p>
<p>&#8220;Saat ini telah muncul pemberitaan mengenai strain baru virus Covid-19 yang menurut berbagai data ilmiah memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat,&#8221; kata Retno Marsudi dalam keterangan persnya.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, lanjut Retno, rapat kabinet terbatas memutuskan untuk menutup sementara Indonesia dari kedatangan WNA selama 14 hari. &#8220;Saya ulangi untuk menutup sementara dari tanggal 1 sampai 14 januari 2021 masuknya warga negara asing dari semua negara ke Indonesia,&#8221; tegas Retno Marsudi.</p>
<p>Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan atau masuknya strain baru Covid-19 ke Tanah Air.</p>
<p>Namun, kata Menlu, pemerintah memberikan pengecualian bagi perjalanan WNA ke Indonesia, khususnya kunjungan resmi pejabat setingkat menteri ke atas dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.</p>
<p>Saat memberikan keterangan pers, Menlu menyampaikan sejumlah hal:</p>
<p>1. Saat ini telah muncul pemberitaan mengenai strain baru virus Covid-19 yang menurut berbagai data ilmiah memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat.</p>
<p>2. Menyikapi hal itu, pada Rapat Kabinet Terbatas tanggal 28 Desember 2020 telah memutuskan untuk menutup sementara, dari tanggal 1-14 Januari 2021 masuknya Warga Negara Asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia.</p>
<p>3. Untuk Warga Negara Asing (WNA) yang tiba di Indonesia pada hari ini (28 Desember 2020-Red) sampai tanggal 31 Desember 2020, diberlakukan aturan sesuai ketentuan dalam adendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020, yaitu wajib menunjukkan hasil negatif melalui tes RT–PCR di negara asal, yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC (Indonesia Health Alert Card/Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik) Internasional Indonesia.<br />
Pada saat kedatangan di Indonesia melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR dan apabila menunjukkan hasil negatif, maka WNA melakukan karantina wajib selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan. Setelah menjalani karantina selama lima hari, wajib melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR. Apabila hasil negatif maka pengunjung diperkenankan meneruskan perjalanan.</p>
<p>4. Sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Pasal 14, Warga Negara Indonesia (WNI) tetap diizinkan kembali ke Indonesia sesuai ketentuan addendum Surat Edaran yang sama, yaitu,<br />
a. Menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara asal yang berlaku maksimal 2×24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional Indonesia<br />
b. Pada saat kedatangan di Indonesia melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR dan apabila menunjukkan hasil negatif, maka melakukan karantina wajib selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan di tempat akomodasi karantina yang telah disediakan oleh pemerintah.<br />
c. Setelah karantina lima hari, WNI melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR dan apabila hasil negatif maka diperkenankan meneruskan perjalanan.</p>
<p>5. Penutupan sementara perjalanan WNA ke Indonesia dikecualikan bagi kunjungan resmi pejabat setingkat menteri ke atas dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.</p>
<p>6. Kebijakan ini akan dituangkan dalam Surat Edaran baru Satgas Covid-19.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Sumber : Okezone</span></em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Editor : Afrijon</span></em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/waah-virus-corona-baru-mulai-1-januari-2021-indonesia-lockdown">Waah, Virus Corona Baru, Mulai 1 Januari 2021 Indonesia Lockdown</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/waah-virus-corona-baru-mulai-1-januari-2021-indonesia-lockdown/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pakai Masker Kotor atau Berulang, Apa Sudah Tau Bahanya</title>
		<link>https://infosiak.com/pakai-masker-kotor-atau-berulang-apa-sudah-tau-bahanya</link>
					<comments>https://infosiak.com/pakai-masker-kotor-atau-berulang-apa-sudah-tau-bahanya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2020 05:15:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=12056</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; masker di tengah pandemi covid-19 sangat diwajibkan demi melindungi saluran pernapasan jadi tempat masuknya penyakit. Namun sudah tahukah Anda, pemakaian masker kotor atau berulang sangat berbahaya? Dikutip dari Fox News, Kamis (17/12/2020), mengenakan masker bekas atau berulang-ulang bisa lebih berbahaya daripada tidak memakai masker sama sekali dalam hal menangkal covid-19. Dalam sebuah studi baru yang [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pakai-masker-kotor-atau-berulang-apa-sudah-tau-bahanya">Pakai Masker Kotor atau Berulang, Apa Sudah Tau Bahanya</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (Infosiak.com)</strong> &#8211; masker di tengah pandemi covid-19 sangat diwajibkan demi melindungi saluran pernapasan jadi tempat masuknya penyakit. Namun sudah tahukah Anda, pemakaian masker kotor atau berulang sangat berbahaya?</p>
<p>Dikutip dari Fox News, Kamis (17/12/2020), mengenakan masker bekas atau berulang-ulang bisa lebih berbahaya daripada tidak memakai masker sama sekali dalam hal menangkal covid-19. Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Physics of Fluids, peneliti dari University of Massachusetts Lowell dan California Baptist University mengungkapkan masker medis yang terdiri dari tiga lapis hanya 65 persen untuk mencegah kotoran.</p>
<p>Sebanyak 65 persen yang dimaksud yaitu menyaring partikel udara. Akan tetapi saat digunakan jumlah tersebut akan turun hingga 25 persen saja.</p>
<p>Peneliti mengatakan bahwa masker memperlambat aliran udara sehingga membuat orang lebih rentan menghirup partikel. Terlebih jika masker yang digunakan kotor, nantinya tidak dapat secara efektif menyaring (kotoran) lebih baik.</p>
<p>&#8220;Wajar untuk berpikir bahwa memakai masker tidak peduli baru atau lama, selalu lebih baik daripada tidak sama sekali,&#8221; kata penulis studi baru ini Jinxiang Xi.</p>
<p>&#8220;Hasil kami menunjukkan bahwa keyakinan ini hanya berlaku untuk partikel yang lebih besar dari 5 mikrometer, tetapi tidak untuk partikel halus yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Oleh karena itu, untuk mencapai temuan mereka, para peneliti menggunakan model komputer dari seseorang yang mengenakan masker bedah tiga lapis, yakni melacak bagaimana penutup wajah memengaruhi aliran udara.</p>
<p>Selain itu, bagaimana partikel kecil maupun besar dapat melewatinya. Mereka juga melihat bagaimana tetesan kecil menempel di wajah, di saluran napas, dan di mana mereka mendarat di hidung, faring, atau paru-paru dalam.</p>
<p>Kemudian mereka menemukan bahwa memakai masker secara signifikan memperlambat aliran udara, mengurangi efektivitas masker, dan membuat seseorang lebih rentan untuk menghirup aerosol ke dalam hidung, di mana tempat SARS-CoV-2 suka bersembunyi.</p>
<p>&#8220;Dalam studi ini, kami menemukan bahwa efektivitas pelindung dari masker untuk saluran napas hidung menurun pada laju aliran inhalasi yang lebih rendah,&#8221; jelas studi tersebut.</p>
<p>Para peneliti juga menemukan lipatan dari masker juga secara signifikan memengaruhi pola aliran udara dan kemanjurannya berubah dengan lebih banyak penggunaan. Tim tersebut berencana mempelajari bagaimana bentuk topeng memengaruhi perlindungan dari covid-19.</p>
<p>&#8220;Kami berharap otoritas kesehatan masyarakat memperkuat langkah-langkah pencegahan saat ini untuk mengekang penularan covid-19, seperti memilih masker yang lebih efektif, memakainya dengan benar untuk perlindungan tertinggi, dan menghindari penggunaan masker bedah yang digunakan secara berlebihan atau kedaluwarsa,&#8221; pungkas Xi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;<br />
<span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Sumber : okezone</span></em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Editor : Afrijon</span></em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pakai-masker-kotor-atau-berulang-apa-sudah-tau-bahanya">Pakai Masker Kotor atau Berulang, Apa Sudah Tau Bahanya</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/pakai-masker-kotor-atau-berulang-apa-sudah-tau-bahanya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angka Penyebaran Covid 19 Masih Tinggi di Riau, Warga Diminta Tidak Pergi Berlibur</title>
		<link>https://infosiak.com/angka-penyebaran-covid-19-masih-tinggi-di-riau-warga-diminta-tidak-pergi-berlibur</link>
					<comments>https://infosiak.com/angka-penyebaran-covid-19-masih-tinggi-di-riau-warga-diminta-tidak-pergi-berlibur#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2020 23:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=12050</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU (Infosiak.com) &#8211; Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Riau mengingatkan masyarakat tentang potensi meningkatnya penyebaran virus corona pada libur Natal dan tahun baru nanti. Masyarakat diminta menahan diri untuk tidak pergi berlibur karena potensi kerumunan di lokasi wisata sangat besar. Untuk mengantisipasi masyarakat ke luar kota, Satgas Covid-19 di Riau bakal menyiapkan sejumlah langkah. Hanya saja bentuk nyatanya [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/angka-penyebaran-covid-19-masih-tinggi-di-riau-warga-diminta-tidak-pergi-berlibur">Angka Penyebaran Covid 19 Masih Tinggi di Riau, Warga Diminta Tidak Pergi Berlibur</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PEKANBARU (Infosiak.com)</strong> &#8211; Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Riau mengingatkan masyarakat tentang potensi meningkatnya penyebaran virus corona pada libur Natal dan tahun baru nanti. Masyarakat diminta menahan diri untuk tidak pergi berlibur karena potensi kerumunan di lokasi wisata sangat besar.</p>
<p>Untuk mengantisipasi masyarakat ke luar kota, Satgas Covid-19 di Riau bakal menyiapkan sejumlah langkah. Hanya saja bentuk nyatanya belum ada karena rapat koordinasi mengantisipasi libur akhir tahun belum digelar.</p>
<p>Juru bicara Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi menyebut pemerintah saat ini hanya bisa mengimbau. Satgas berharap pada kesadaran masyarakat bahwa pandemi belum berakhir karena setiap hari masih ada kasus baru.</p>
<p>&#8220;Meskipun pemerintah sudah menyampaikan tidak ada libur panjang, tetapi masyarakat sepertinya sudah tidak sabar untuk pergi berlibur,&#8221; kata Yovi di Pekanbaru.</p>
<p>Melihat fenomena tak sabar berlibur di tengah pandemi ini, Yovi berharap masyarakat menahan diri di rumah. Selanjutnya, jangan pergi ataupun membuat kerumunan.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak penting betul jangan keluar, angka penyebaran Covid-19 di Riau masih tinggi,&#8221; kata Yovi.</p>
<p>Mewakili Pemerintah Provinsi Riau, Yovi tak bosan memohon masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan kalau memang terpaksa keluar. Jangan pernah lupa memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan.</p>
<p>&#8220;Tolong patuhi protokol kesehatan, jika masyarakat abai dan ramai-ramai membuat kerumunan, maka kasus Covid-19 di Riau bisa kembali melonjak,&#8221; jelas Yovi.</p>
<p>Yovi menjelaskan, tren penyebaran Covid-19 di Riau saat ini per harinya berkisar antara 100 hingga 200 kasus. Jika terus begini, bisa jadi total konfirmasi di Riau jelang pergantian tahun menembus 25 ribu kasus.</p>
<p>&#8220;Bisa lebih banyak kalau masyarakat tidak patuh, tidak memakai masker, kerumunan masih terjadi di mana-mana, ini sudah sembilan bulan kita sampaikan berulang-ulang,&#8221; sebut Yovi.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Sumber : Liputan6</span></em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Editor : Afrijon</span></em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/angka-penyebaran-covid-19-masih-tinggi-di-riau-warga-diminta-tidak-pergi-berlibur">Angka Penyebaran Covid 19 Masih Tinggi di Riau, Warga Diminta Tidak Pergi Berlibur</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/angka-penyebaran-covid-19-masih-tinggi-di-riau-warga-diminta-tidak-pergi-berlibur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banyak Masyarakat Tidak Percaya dengan Covid-19, Mengapa?</title>
		<link>https://infosiak.com/banyak-masyarakat-tidak-percaya-dengan-covid-19-mengapa</link>
					<comments>https://infosiak.com/banyak-masyarakat-tidak-percaya-dengan-covid-19-mengapa#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 00:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=11981</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengungkapkan penyebab seseorang tidak percaya dengan wabah Covid-19. Alasan yang pertama, kata Devie, karena masyarakat cenderung lebih percaya dengan penyakit yang dampak maupun gejalanya bisa dilihat oleh indra penglihatan, seperti cacar. Penulis cerita sejarah, Iksaka Banu, menceritakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus variola itu [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/banyak-masyarakat-tidak-percaya-dengan-covid-19-mengapa">Banyak Masyarakat Tidak Percaya dengan Covid-19, Mengapa?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (Infosiak.com)</strong> &#8211; Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengungkapkan penyebab seseorang tidak percaya dengan wabah Covid-19. Alasan yang pertama, kata Devie, karena masyarakat cenderung lebih percaya dengan penyakit yang dampak maupun gejalanya bisa dilihat oleh indra penglihatan, seperti cacar.</p>
<p>Penulis cerita sejarah, Iksaka Banu, menceritakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus variola itu pertama kali mewabah di Indonesia pada tahun 1644. Bahkan saat itu juga belum ditemukan vaksinnya. Sehingga cacar menjadi penyakit yang paling banyak merenggut nyawa kala itu.</p>
<p>Diceritakan, pada awalnya masyarakat menganggap cacar merupakan kutukan dari roh halus. Namun masyarakat tetap percaya dengan adanya penyakit tersebut karena ketika menderita cacar efeknya bisa dilihat oleh mata manusia.</p>
<p>&#8220;Sebagian warga tidak percaya Covid-19 soalnya mereka tahunya, yang namanya penyakit itu nampak. Bisa dilihat oleh mata gejalanya. Cacar misalnya. Keduanya sama-sama dari virus, menular, dan mematikan, tapi bedanya kalau cacar kan kelihatan di kulit,&#8221; kata Devie saat dihubungi wartawan, Jumat (4/9/2020).</p>
<p>Devie juga mengatakan bahwa banyaknya hoaks yang beredar di masyarakat menjadi salah satu alasan yang membuat masyarakat tidak percaya dengan Covid-19. Ditambah lagi dengan teori konspirasi yang beredar di masyarakat. Menurutnya, hoaks dan bentuk penyesatan informasi lainnya sangatlah berbahaya karena bisa menyerang siapa saja. Bahkan ke orang-orang yang berpendidikan sekalipun.</p>
<p>&#8220;Permasalahannya sekarang siapa saja bisa terpapar hoaks. Doktor, profesor sekalipun. Soalnya hoaks menyebar dengan cepat dan luas sekali,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya, pada 5 Agustus lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan telah menemukan lebih dari 1.000 isu hoaks terkait Covid-19. Hoaks tersebut tersebar hampir ke 2.000 platform digital.</p>
<p>Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Pakar Sosiologi Universitas Indonesia, Prof Paulus Wirutomo. Paulus mengatakan, sebagian masyarakat tidak percaya Covid-19 karena mereka hanya percaya dengan penyakit yang dampaknya bisa dilihat langsung oleh mata.</p>
<p>Padahal kata Paulus, kasus positif Covid-19 banyak menyerang Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga gejalanya tidak tampak. Paulus pun menceritakan pengalamannya saat seorang supir taksi menanyakan soal pandemi virus Corona kepada dirinya.</p>
<p>&#8220;Saya pernah naik taksi, supirnya tanya ke saya &#8216;Pak, Covid-19 benar tidak sih? Saya tidak percaya soalnya saya tidak pernah lihat ada orang di tengah jalan lalu jatuh, pingsan. Nah karena mereka tidak pernah melihat hal-hal itu, jadi mereka tidak percaya,&#8221; ujar Paulus kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).</p>
<p><strong>Masih Banyak yang Tak Percaya</strong></p>
<p>Guru Besar FISIP UI ini mengatakan, masyarakat menengah ke bawah cenderung tidak peduli dengan data tersebut. Sehingga ia yakin bila sebenarnya masih banyak warga Indonesia yang tidak percaya dengan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Meskipun sudah disajikan jumlah kasusnya setiap hari, memang mereka peduli? Mereka tidak peduli statistik bahkan tidak mengerti cara bacanya. Kalau kita, dikasih lihat jumlah kasusnya kan langsung takut. Kalau mereka tidak,&#8221; ujarnya.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Sumber : Merdeka</span></em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em><span style="font-size: xx-small;">Editor : Afrijon</span></em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/banyak-masyarakat-tidak-percaya-dengan-covid-19-mengapa">Banyak Masyarakat Tidak Percaya dengan Covid-19, Mengapa?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/banyak-masyarakat-tidak-percaya-dengan-covid-19-mengapa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenapa Jenazah Korban Positif COVID-19 Dibungkus Plastik?</title>
		<link>https://infosiak.com/kenapa-jenazah-korban-positif-covid-19-dibungkus-plastik-2</link>
					<comments>https://infosiak.com/kenapa-jenazah-korban-positif-covid-19-dibungkus-plastik-2#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2020 03:14:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=11847</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Ratusan pasien korban COVID-19 sudah dimakamkan dengan protap yang ketat. Peneliti Bidang Mikrobiologi, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sugiyono Saputra, memberi penjelasan mengapa jenazah terkait COVID-19 harus melewati prosedur yang rumit. Salah satu prosedur itu adalah penggunaan plastik mulai dari jenazah, lapisan dalam peti, hingga bagian luar peti. Menurut [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kenapa-jenazah-korban-positif-covid-19-dibungkus-plastik-2">Kenapa Jenazah Korban Positif COVID-19 Dibungkus Plastik?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (Infosiak.com)</strong> &#8211; Ratusan pasien korban COVID-19 sudah dimakamkan dengan protap yang ketat. Peneliti Bidang Mikrobiologi, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sugiyono Saputra, memberi penjelasan mengapa jenazah terkait COVID-19 harus melewati prosedur yang rumit.</p>
<p>Salah satu prosedur itu adalah penggunaan plastik mulai dari jenazah, lapisan dalam peti, hingga bagian luar peti. Menurut dia, hal itu bisa berasal dari rujukan Organisasi Kesehatan dunia (WHO), saat masa wabah Ebola menyeruak. Penggunaan plastik adalah bentuk antisipasi agar tidak ada bagian yang bocor.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau misalnya pakai kain kafan biasa itu terus pembusukan terjadi, bisa jadi ada kebocoran dan ditakutkan mungkin virusnya masih hidup. Makanya harus pakai plastik, biar kebocoran sangat minimal,&#8221; kata dia.</p>
<p>1. Sebetulnya, beberapa jam setelah jenazah dikuburkan, virus corona mati</p>
<p>Walaupun demikian, penggunaan plastik adalah bentuk kehati-hatian, karena dalam beberapa jam, virus corona memang akan ikut mati ketika jenazah sudah dimakamkan.</p>
<p>Maka dari itu, proses pemakaman menjadi sangat penting agar menjauhkan kontak langsung manusia.</p>
<p>&#8220;Untuk istilahnya mengubur organisme penyebab kematian itu sekaligus,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><span style="color: #999999;">Sumber : IDNTimes</span></em><br />
<em><span style="color: #999999;">Editor : Afrijon</span></em></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kenapa-jenazah-korban-positif-covid-19-dibungkus-plastik-2">Kenapa Jenazah Korban Positif COVID-19 Dibungkus Plastik?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/kenapa-jenazah-korban-positif-covid-19-dibungkus-plastik-2/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekerja di PT IKPP Abaikan Prokes Covid 19, Pjs Bupati Siak Akan Buat Pos Pantau Terbukti Akan Ditindak Sesui Perda</title>
		<link>https://infosiak.com/pekerja-di-pt-ikpp-abaikan-prokes-covid-19-pjs-bupati-siak-akan-buat-pos-pantau-terbukti-akan-ditindak-sesui-perda</link>
					<comments>https://infosiak.com/pekerja-di-pt-ikpp-abaikan-prokes-covid-19-pjs-bupati-siak-akan-buat-pos-pantau-terbukti-akan-ditindak-sesui-perda#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 07:11:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tualang]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=11553</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengaku sudah menerima informasi terkait Subkontraktor PT Indah Kiat Pulp and Paper Perawang telah mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) di pintu gerbang masuk subkontraktor pabrik perusahaan di Perawang Kecamatan Tualang. Ia berjanji akan membuat Pos Pantau di areal tersebut dan yang terbukti akan ditindak sesuai perda. &#8220;Info [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pekerja-di-pt-ikpp-abaikan-prokes-covid-19-pjs-bupati-siak-akan-buat-pos-pantau-terbukti-akan-ditindak-sesui-perda">Pekerja di PT IKPP Abaikan Prokes Covid 19, Pjs Bupati Siak Akan Buat Pos Pantau Terbukti Akan Ditindak Sesui Perda</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SIAK (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengaku sudah menerima informasi terkait Subkontraktor PT Indah Kiat Pulp and Paper Perawang telah mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) di pintu gerbang masuk subkontraktor pabrik perusahaan di Perawang Kecamatan Tualang.</p>
<p dir="ltr">Ia berjanji akan membuat Pos Pantau di areal tersebut dan yang terbukti akan ditindak sesuai perda.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Info yang kita terima memang demikian, tapi dari satgas nanti juga akan buat pos pemantauan disana,&#8221; ujar Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau itu kepada awak media, melalui pesan online, Jumat (16/10/2020)</p>
<p dir="ltr">Ketika pos sudah berdiri, dan tim Satgas percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak sudah menemukan bahwa Subkontraktor tidak menjaga jarak saat keluar masuk di pintu gerbang Kontraktor PT IKPP Perawang, maka akan ditindak.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jika nanti terbukti oleh tim tentunya ditindak sesuai perda kita, jika perusahaan mengabaikan protokol kesehatan,&#8221; sambungnya.</p>
<p dir="ltr">Perihal dugaan petugas keamanan di pintu gerbang pabrik dan manajemen PT IKPP Perawang melakukan pembiaran terkait mengabaikan Protokol Kesehatan itu. Indra Agus Lukman mengaku bersama sama memantau hal ini</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nanti kita sama-sama dengan satgas untuk hal ini, itu kan sudah ada juga yang membidanginya,&#8221; ujar Pjs Bupati Siak itu.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan berita sebelumnya, bahwa pekerja Sub-kontraktor di pabrik PT Indah Kiat Perawang terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Pekerja tertangkap kamera berdesak-desakkan di atas kendaraan seperti truk yang semestinya digunakan untuk mengangkut barang. Tentu dengan hal ini resiko pekerja tertular Virus Covid-19 sangat tinggi.</p>
<p dir="ltr">Petugas keamanan di pintu masuk tidak terlihat menegur sopir truk yang mengangkut pekerja yang berdesak-desakkan di atas kendaraannya. Apakah menajemen PT Indah Kiat Perawang melakukan pembiaran terhadap pekerja sub-kontraktor yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19  atau seperti apa aturan yang dibuat perusahaan mengenai jarak antar pekerja itu.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Laporan : Jhon</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pekerja-di-pt-ikpp-abaikan-prokes-covid-19-pjs-bupati-siak-akan-buat-pos-pantau-terbukti-akan-ditindak-sesui-perda">Pekerja di PT IKPP Abaikan Prokes Covid 19, Pjs Bupati Siak Akan Buat Pos Pantau Terbukti Akan Ditindak Sesui Perda</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/pekerja-di-pt-ikpp-abaikan-prokes-covid-19-pjs-bupati-siak-akan-buat-pos-pantau-terbukti-akan-ditindak-sesui-perda/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tualang Tertinggi di Riau Covid 19, Pekerja Pabrik PT Indah Kiat Tidak Jaga Jarak</title>
		<link>https://infosiak.com/tualang-tertinggi-di-riau-covid-19-pekerja-pabrik-pt-indah-kiat-tidak-jaga-jarak</link>
					<comments>https://infosiak.com/tualang-tertinggi-di-riau-covid-19-pekerja-pabrik-pt-indah-kiat-tidak-jaga-jarak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 02:10:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tualang]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=11547</guid>

					<description><![CDATA[<p>PERAWANG (Infosiak.com) &#8211; Sejak pekerja sub-kontraktor PT Indah Kiat Perawang terpapar Covid 19, angka positif virus mematikan itu semakin meningkat di kota Industri Perawang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Bahkan Kecamatan Tualang berada pada peringkat pertama positif Virus Corona di Provinsi Riau. Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau pada Jum&#8217;at (18/9/2020), menunjukkan jumlah kasus positif Covid-19 di [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/tualang-tertinggi-di-riau-covid-19-pekerja-pabrik-pt-indah-kiat-tidak-jaga-jarak">Tualang Tertinggi di Riau Covid 19, Pekerja Pabrik PT Indah Kiat Tidak Jaga Jarak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PERAWANG (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Sejak pekerja sub-kontraktor PT Indah Kiat Perawang terpapar Covid 19, angka positif virus mematikan itu semakin meningkat di kota Industri Perawang Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Bahkan Kecamatan Tualang berada pada peringkat pertama positif Virus Corona di Provinsi Riau.</p>
<p dir="ltr">Data Dinas Kesehatan Provinsi Riau pada Jum&#8217;at (18/9/2020), menunjukkan jumlah kasus positif Covid-19 di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak sebanyak 504 kasus. Angka tersebut melebihi jumlah kasus Covid-19 di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru dengan 368 kasus.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Awalnya emang iya kluster perusahaan (PT IKPP, red) terbanyak, namun saat ini sudah menyebar,&#8221; jelas Wakil Sekretariat Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak Budhi Yuwono saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, Kamis (15/10/2020.</p>
<p dir="ltr">Pantauan awak media di pintu masuk perusahaan beberapa pekerja di pabrik PT Indah Kiat Perawang terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19. Pekerja tertangkap kamera tidak jaga jarak, bahkan berdesak-desakkan di atas kendaraan jenis truk yang semestinya digunakan untuk mengangkut barang. Tentu dengan hal ini resiko pekerja tertular Virus Corona sangat tinggi.</p>
<p dir="ltr"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11551" src="http://www.infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460.jpg" alt="" width="800" height="460" srcset="https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460.jpg 800w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460-300x173.jpg 300w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460-768x442.jpg 768w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460-730x420.jpg 730w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460-640x368.jpg 640w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/10/20201016_084438_copy_800x460-681x392.jpg 681w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p dir="ltr">Petugas keamanan di pintu masuk pun terlihat tidak menegur sopir truk yang mengangkut pekerja yang berdesak-desakkan di atas kendaraannya. Apakah menajemen PT Indah Kiat Perawang melakukan pembiaran terhadap pekerja sub-kon yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid 19? Jika tidak seperti apa aturan yang dibuat perusahaan mengenai jarak antar pekerja?</p>
<p dir="ltr">Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Tualang pun sudah berkali-kali mengingatkan perusahaan agar menertibkan pekerja yang berdesak-desakkan di atas kendaraan. Bahkan sudah dilakukan rapat bersama. &#8220;Sudah berkali-kali dibilang kemarin itu, agar dijaga jarak, tapi memang payah itu,&#8221; kata Camat Tualang Zalik Effendi Ssos, Kamis (15/10/2020.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Humas PT Indah Kiat Perawang Armadi SE mengaku sudah melakukan sosialisasi dan intruksi kepada subkontraktor perusahaan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita sudah sampaikan, diingatkan, sudah dipanggil dan disosialisasikan juga,&#8221; jelas Armadi, Kamis (15/10/2020.</p>
<p dir="ltr">Ketika awak media bertanya peran Security PT IKPP Perawang di pintu gerbang agar mengingatkan pekerja untuk jaga jarak. Armadi malah mengatakan bahwa sudah disampaikan, malah tim dari perhubungan turun juga</p>
<p dir="ltr">&#8220;Rapat kali ya, sama kayak di pasar la ya kayak di rumah makan, kayak mobil mobil di pekanbaru itu ya, kayak orang orang pesta itu la ya. Kalau truk itu kita intruksikan 50 persen pekerja. Kita sudah sampaikan, sudah diingatkan, sudah disosialisasikan juga, sepengetahuan sudahlah,&#8221; jelas dia.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Laporan : Jhon</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/tualang-tertinggi-di-riau-covid-19-pekerja-pabrik-pt-indah-kiat-tidak-jaga-jarak">Tualang Tertinggi di Riau Covid 19, Pekerja Pabrik PT Indah Kiat Tidak Jaga Jarak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/tualang-tertinggi-di-riau-covid-19-pekerja-pabrik-pt-indah-kiat-tidak-jaga-jarak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabar Duka: IDI Sebut Sudah 109 Dokter Meninggal Akibat Covid-19</title>
		<link>https://infosiak.com/kabar-duka-idi-sebut-sudah-109-dokter-meninggal-akibat-covid-19</link>
					<comments>https://infosiak.com/kabar-duka-idi-sebut-sudah-109-dokter-meninggal-akibat-covid-19#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2020 04:30:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=11259</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melaporkan hingga Kamis (10/9/2020), sudah 109 dokter meninggal akibat Covid-19. Demikian dilaporkan PB IDI via akun Twitter resminya, Jumat (11/9/2020). Menurut PB IDI, ke-109 dokter itu meliputi tujuh orang guru besar, 53 orang dokter umum, dan 49 orang dokter spesialis. Berdasarkan wilayah, Jawa Timur menjadi wilayah dengan [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kabar-duka-idi-sebut-sudah-109-dokter-meninggal-akibat-covid-19">Kabar Duka: IDI Sebut Sudah 109 Dokter Meninggal Akibat Covid-19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>JAKARTA (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melaporkan hingga Kamis (10/9/2020), sudah 109 dokter meninggal akibat Covid-19. Demikian dilaporkan PB IDI via akun Twitter resminya, Jumat (11/9/2020).</p>
<p dir="ltr">Menurut PB IDI, ke-109 dokter itu meliputi tujuh orang guru besar, 53 orang dokter umum, dan 49 orang dokter spesialis.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan wilayah, Jawa Timur menjadi wilayah dengan jumlah dokter yang meninggal terbanyak yakni 29 orang.</p>
<p dir="ltr">Seperti diketahui, Jatim sempat menjadi episentrum Covid-19 di Indonesia. Sampai dengan saat ini, penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pun tergolong tinggi.</p>
<p dir="ltr">Sampai dengan Kamis (10/9/2020), total kasus konfirmasi positif di Jatim mencapai <a href="tel:37093">37.093</a> orang, tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Meski demikian, jumlah pasien yang meninggal di Jatim merupakan yang tertinggi di tanah air dengan total kasus 2.688 kematian.</p>
<p dir="ltr">Baca:</p>
<p dir="ltr"> Sebenarnya Cukup Gak sih Kapasitas RS di Jakarta?</p>
<p dir="ltr">Setelah Jatim, berikut adalah data perihal dokter yang meninggal akibat Covid-19 di setiap provinsi:</p>
<p dir="ltr">Sumatera Utara: 20 dokter<br />
Jakarta: 13 dokter<br />
Jawa Barat: 10 dokter<br />
Jawa Tengah: 8 dokter<br />
Sulawesi Selatan: 6 dokter<br />
Bali: 4 dokter<br />
Kalimantan Selatan: 4 dokter<br />
Sumatera Selatan: 4 dokter<br />
Kalimantan Timur: 3 dokter<br />
Kepulauan Riau: 2 dokter<br />
Yogyakarta: 2 dokter<br />
Papua Barat: 1 dokter<br />
NTB: 1 dokter<br />
Banten: 1 dokter<br />
Aceh: 1 dokter</p>
<p dir="ltr">&#8220;Masa-masa saat ini adalah masa yang tidak mudah untuk semuanya. Mari bergandengan tangan dan berupaya bersama. Yang bisa kita lakukan di tingkat individu tentu dengan menerapkan perilaku dan protokol kesehatan dengan baik,&#8221; tulis PB IDI seperti dikutip dari akun Twitter PB IDI, Jumat (11/9/2020).</p>
<p dir="ltr">PB IDI juga menuliskan identifikasi dan investigasi lebih lanjut sedang diupayakan tim mitigasi terkait dengan tingginya rasio kematian tenaga kesehatan di Indonesia. Untuk itu, PB IDI mengeluarkan pedoman terkait standar perlindungan untuk dokter, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan infeksi pada tenaga kesehatan.</p>
<p dir="ltr"><em><span style="color: #999999;">Sumber : CNBC</span></em><br />
<em><span style="color: #999999;">Editor : Afrijon</span></em></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kabar-duka-idi-sebut-sudah-109-dokter-meninggal-akibat-covid-19">Kabar Duka: IDI Sebut Sudah 109 Dokter Meninggal Akibat Covid-19</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/kabar-duka-idi-sebut-sudah-109-dokter-meninggal-akibat-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Putus Mata Rantai Covid-19, Tim Gugus Tugas Tualang Sisir Ruko Usaha di Perawang</title>
		<link>https://infosiak.com/putus-mata-rantai-covid-19-tim-gugus-tugas-tualang-sisir-ruko-usaha-di-perawang</link>
					<comments>https://infosiak.com/putus-mata-rantai-covid-19-tim-gugus-tugas-tualang-sisir-ruko-usaha-di-perawang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 02:29:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10478</guid>

					<description><![CDATA[<p>PERAWANG (Infosiak.com) &#8211; Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kecamatan Tualang terus melakukan pencegahan penyebaran virus corona di Kota Industri. Kali ini tim menyisir ruko ruko tempat usaha di sepanjang Jalan Raya Perawang dengan menyasar masyarakat yang tidak patuh terhadap Protokol Kesehatan, Rabu (1/7/2020) pukul 20.40 Wib. Dalam pelaksanaan penyisiran dan sekaligus penegakan disiplin [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/putus-mata-rantai-covid-19-tim-gugus-tugas-tualang-sisir-ruko-usaha-di-perawang">Putus Mata Rantai Covid-19, Tim Gugus Tugas Tualang Sisir Ruko Usaha di Perawang</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERAWANG (Infosiak.com)</strong> &#8211; Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kecamatan Tualang terus melakukan pencegahan penyebaran virus corona di Kota Industri. Kali ini tim menyisir ruko ruko tempat usaha di sepanjang Jalan Raya Perawang dengan menyasar masyarakat yang tidak patuh terhadap Protokol Kesehatan, Rabu (1/7/2020) pukul 20.40 Wib.</p>
<p>Dalam pelaksanaan penyisiran dan sekaligus penegakan disiplin protokol kesehatan di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak guna memutus mata rantai Penularan Covid-19 di Kota Industri.</p>
<p>&#8220;Sasaran kita adalah masyarakat yang mau berbelanja dan pengunjung agar wajib menggunakan masker dan rajin cuci tangan, apabila tidak mematuhi akan diproses, proses bagi pelanggar adalah buat pernyataan kepada pelanggar yang tidak patuh,&#8221; jelas Camat Tualang Zalik Efendi, S.sos.</p>
<p>Kegiatan penegakan itu difokuskan kepada masyarakat khususnya yang ingin berbelanja atau pengunjung toko dan rumah makan.</p>
<p>&#8220;Kita berharap masyarakat bisa patuh dan terbiasa mengikuti protokol kesehatan, jadi, ketika keluar rumah wajib pakai masker dan cuci tangan pakai sabun. Hal itu dilakukan agar bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Tualang. Saya berharap masyarakat terbiasa akan hal itu,&#8221; tegas Zalik.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Laporan : Jhon</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/putus-mata-rantai-covid-19-tim-gugus-tugas-tualang-sisir-ruko-usaha-di-perawang">Putus Mata Rantai Covid-19, Tim Gugus Tugas Tualang Sisir Ruko Usaha di Perawang</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/putus-mata-rantai-covid-19-tim-gugus-tugas-tualang-sisir-ruko-usaha-di-perawang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akibat Covid-19, JCH Asal Siak Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini</title>
		<link>https://infosiak.com/akibat-covid-19-jch-asal-siak-batal-berangkat-ke-tanah-suci-tahun-ini</link>
					<comments>https://infosiak.com/akibat-covid-19-jch-asal-siak-batal-berangkat-ke-tanah-suci-tahun-ini#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2020 01:24:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10211</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Pada musim haji tahun 1441 H / 2020 M ini, tercatat sebanyak 225 Jama&#8217;ah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Siak Riau yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah Al Mukarromah. Namun, dikarenakan terjadinya wabah corona alias Covid-19, seluruh JCH asal Kabupaten Siak tersebut batal diberangkatkan. Terkait batalnya pemberangkatan JCH asal Kabupaten Siak [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/akibat-covid-19-jch-asal-siak-batal-berangkat-ke-tanah-suci-tahun-ini">Akibat Covid-19, JCH Asal Siak Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAK (Infosiak.com)</strong> &#8211; Pada musim haji tahun 1441 H / 2020 M ini, tercatat sebanyak 225 Jama&#8217;ah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Siak Riau yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah Al Mukarromah. Namun, dikarenakan terjadinya wabah corona alias Covid-19, seluruh JCH asal Kabupaten Siak tersebut batal diberangkatkan.</p>
<p>Terkait batalnya pemberangkatan JCH asal Kabupaten Siak itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Siak Muharrom menjelaskan, meskipun para JCH batal berangkat ke Tanah Suci, namun hal itu tidak mempengaruhi setoran/pelunasan yang sudah dibayarkan oleh para JCH.</p>
<p>&#8220;Meskipun tahun ini para JCH asal Kabupaten Siak batal berangkat haji, namun itu semua tidak mempengaruhi setoran/pelunasan yang sudah dibayarkan, karena pada dasarnya ini hanya penundaan. Dan kita semua tau, saat ini Saudi Arabia maupun Indonesia sama-sama sedang menghadapi pandemi Covid-19, sehingga ada kekhawatiran juga di sana nantinya para Jama&#8217;ah tidak fokus beribadah,&#8221; terang Muharrom, Sabtu (06/06/2020), saat dikonfirmasi Infosiak.com.</p>
<p>Muharrom juga mengatakan, untuk menyampaikan pemberitahuan secara resmi tentang batalnya pemberangkatan JCH itu, pihaknya masih menunggu surat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Riau.</p>
<p>&#8220;Pemberitahun secara resmi kepada masing-masing JCH di Kabupaten Siak masih menunggu surat dari Kanwil Kemenag Riau. Dimana surat tersebut nantinya akan disampaikan ke Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di masing-masing kecamatan,&#8221; tutupnya.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Laporan: Atok</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor: Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/akibat-covid-19-jch-asal-siak-batal-berangkat-ke-tanah-suci-tahun-ini">Akibat Covid-19, JCH Asal Siak Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/akibat-covid-19-jch-asal-siak-batal-berangkat-ke-tanah-suci-tahun-ini/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantan Bupati Siak H. Arwin Berikan Bantuan APD dan Masker di Mess Pemda Siak</title>
		<link>https://infosiak.com/mantan-bupati-siak-h-arwin-berikan-bantuan-apd-dan-masker-di-mess-pemda-siak</link>
					<comments>https://infosiak.com/mantan-bupati-siak-h-arwin-berikan-bantuan-apd-dan-masker-di-mess-pemda-siak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 17:20:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10167</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Perkembangan yang signifikan terhadap penanganan bencana Covid-19 ini membuat Mantan Bupati Siak H. Arwin, AS.SH tergerak hatinya untuk membantu Tim Medis yang sangat membutuhkan dengan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan langsung oleh Bapak H.Arwin kepada Bupati Siak  Alfedri yang akan diteruskan kepada Direktur Rumah Sakit Tengku Rafi&#8217;an Siak, Dr. Benny. [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/mantan-bupati-siak-h-arwin-berikan-bantuan-apd-dan-masker-di-mess-pemda-siak">Mantan Bupati Siak H. Arwin Berikan Bantuan APD dan Masker di Mess Pemda Siak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SIAK (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Perkembangan yang signifikan terhadap penanganan bencana Covid-19 ini membuat Mantan Bupati Siak H. Arwin, AS.SH tergerak hatinya untuk membantu Tim Medis yang sangat membutuhkan dengan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) yang diserahkan langsung oleh Bapak H.Arwin kepada Bupati Siak  Alfedri yang akan diteruskan kepada Direktur Rumah Sakit Tengku Rafi&#8217;an Siak, Dr. Benny.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ini merupakan salah satu partisipasi dan kepedulian kami terhadap kondisi sekarang ini. Salah satu bentuk pengabdian yang bisa saya lakukan untuk Siak ini adalah dengan memberikan bantuan ini. Semoga ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,&#8221; kata Arwin, Selasa (02/06/2020).</p>
<p dir="ltr">Selain APD, mantan <a href="https://alfedri.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Bupati Siak</a> 2 Periode ini juga memberikan bantuan Masker berjumlah 500 buah untuk masyarakat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dan ini juga diharapkan dapat membantu Gugus Tugas menjalankan tugas nya dan Bapak Bupati Siak dapat memanfaatkan bantuan ini untuk masyarakat&#8221; tutup Arwin.</p>
<p dir="ltr">Dalam sambutannya <a href="https://alfedri.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Bupati Siak Drs.H.Alfedri</a> mengucapkan terima kasih yang setulusnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada orang tua kita Bapak H. Arwin, AS. SH yang telah perduli dan ikut membantu Penanganan Covid-19 ini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami juga berharap kepada Bapak Arwin untuk tetap memberikan arahan dan bimbingan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Siak,seluruh jajaran termasuk Organisasi-organisasi sebagai infrastruktur pembangunan sehingga bisa meneruskan pembangunan untuk kearah yang lebih baik dan maju dimasa yang akan datang,&#8221; kata <a href="https://alfedri.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Alfedri</a>.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Rilis</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/mantan-bupati-siak-h-arwin-berikan-bantuan-apd-dan-masker-di-mess-pemda-siak">Mantan Bupati Siak H. Arwin Berikan Bantuan APD dan Masker di Mess Pemda Siak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/mantan-bupati-siak-h-arwin-berikan-bantuan-apd-dan-masker-di-mess-pemda-siak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal</title>
		<link>https://infosiak.com/usai-psbb-pemkab-siak-bersiap-terapkan-new-normal</link>
					<comments>https://infosiak.com/usai-psbb-pemkab-siak-bersiap-terapkan-new-normal#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 03:08:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10164</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) -Pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Siak beberapa waktu lalu, Pemerintah telah menetapkan 4 Provinsi dan 25 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Siak, untuk menerapkan New Normal. Menanggapi hal tersebut, Bupati Siak Alfedri bersama unsur Forkompimda dan pimpinan OPD, serta seluruh Camat se-Kabupaten Siak melaksanakan rapat koordinasi untuk merumuskan [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/usai-psbb-pemkab-siak-bersiap-terapkan-new-normal">Usai PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAK (Infosiak.com)</strong> -Pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Siak beberapa waktu lalu, Pemerintah telah menetapkan 4 Provinsi dan 25 Kabupaten dan Kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Siak, untuk menerapkan New Normal.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Bupati Siak Alfedri bersama unsur Forkompimda dan pimpinan OPD, serta seluruh Camat se-Kabupaten Siak melaksanakan rapat koordinasi untuk merumuskan kebijakan pelaksanaan New Normal di Negeri Istana.</p>
<p>“Daerah yang diusulkan untuk melaksanakan New Normal, merupakan daerah yang dinilai baik dan berhasil dalam pelaksanaan PSBB beberapa waktu yang lalu, dan terbukti menurunkan penyebaran covid-19 di Daerahnya”, kata <a href="https://alfedri.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Alfedri</a> saat memimpin rapat di Ruang Pertemuan Zamrud Kompleks Abdi Praja.</p>
<p>Masih kata Alfedri, dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau, pelaksanaan PSBB di Kabupaten Siak berdampak positif, karena tidak terjadinya transmisi lokal penyebaran covid 19, dari klaster santri dari Magetan, termasuk penularan dilingkungan keluarganya sendiri.</p>
<p>“Meskipun PSBB berakhir dan akan diberlakukan kondisi New Normal, namun yang terpenting harus tetap diikuti dengan kedisiplinan. Kegiatan masyarakat perlu menjalankan protokol kesehatan, baik dalam kegiatan keagamaan, kegiatan ditempat umum, dan kegiatan ditempat kerja”, jelas Bupati Siak itu.</p>
<p>Untuk kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Siak kata dia akan mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama No. SE. 15/2020 dan Fatwa MUI No. 14/2020, menyangkut pelaksanaan peribadatan di masa pandemi Covid-19. Salah satunya yaitu dapat membuka masjid untuk jamaah baik sholat wajib lima waktu maupun jumatan dengan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan Covid-19 di daerah setempat, selain itu menjaga jarak 1 meter antar jamaah, mengenakan masker dari rumah, serta bawa sajadah atau sapu tangan.</p>
<p>“Terkait penerapan pemberlakuan dibidang lainnya dalam rangka New Normal di Kabupaten Siak, Pemda akan segera merumuskan kajian pelaksanaan New Normal bersama unsur terkait. Jadi, kita masih menunggu hasil dari seluruh kajian tersebut”, ucapnya.</p>
<p>Selain membahas tentang rumusan pelaksanaan New Normal di Kabupaten Siak, rapat tersebut juga membahas mengenai persiapan Pemda Siak dalam mengikuti Lomba Inovasi Daerah, yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berupa pembuatan video menyongsong kehidupan normal baru di tengah pandemi Covid-19.</p>
<p>Peserta lomba berasal dari seluruh Pemerintah Daerah Provinsi dan kabupaten/kota. Lomba tersebut mengusung tema persiapan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19.</p>
<p>“lomba Inovasi Daerah tersebut mengambil tujuh sektor, diantaranya pasar tradisional, pasar modern seperti mal supermarket dan mini market, transportasi umum, restoran, hotel, tempat wisata, serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)”, jelas kepala Bappeda Kab.Siak Wan Yunus dalam forum tersebut.</p>
<p>Lomba Inovasi Daerah dapat melibatkan publik figur seperti kepala daerah, Ketua DPRD, Forkopimda dan gugus tugas Covid-19, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat umum.</p>
<p>“Aspek penilaian dari lomba Inovasi Daerah meliputi konten 40% (pembaharuan, manfaat, replikasi, protokol Covid 19), Vidio Inisiatif 30%, sosialisasi (media sosial) 25% dan deskripsi Inovasi 5%”, kata dia.</p>
<p>Untuk bahan lomba Inovasi Daerah, video terlebih dulu diunggah ke sistem indeks inovasi daerah Kemendagri, paling lambat 8 Juni 2020. Pengumuman pemenang lomba Inovasi Daerah akan dilaksanakan pada 15 juni 2020.</p>
<p>“Pemda Siak beserta unsur terkait akan merumuskan inovasi yang tepat sesuai dengan kriteria Kabupaten Siak, sehingga diharapkan juga dapat mempromosikan Kabupaten Siak baik itu di segi budaya, peninggalan sejarah, dan keadaan pasar tradisionalnya dan lain sebagainya”, sebut Wan Yunus.(</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Rilis</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/usai-psbb-pemkab-siak-bersiap-terapkan-new-normal">Usai PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/usai-psbb-pemkab-siak-bersiap-terapkan-new-normal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>New Normal, Camat Tualang Minta Masyarakat Pakai Masker dan Jaga Jarak</title>
		<link>https://infosiak.com/new-normal-camat-tualang-minta-masyarakat-pakai-masker-dan-jaga-jarak</link>
					<comments>https://infosiak.com/new-normal-camat-tualang-minta-masyarakat-pakai-masker-dan-jaga-jarak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 01:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10157</guid>

					<description><![CDATA[<p>PERAWANG (Infosiak.com) &#8211; New normal dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya makin meningkat. Beberapa daerah tak termasuk di Kabupaten Siak telah membuat aturan terkait penerapan new normal sambil terus melakukan upaya pencegahan COVID-19. Masyarakat diharapkan mengikuti aturan tersebut dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Camat Tualang Zalik Efendi, S.Sos, [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/new-normal-camat-tualang-minta-masyarakat-pakai-masker-dan-jaga-jarak">New Normal, Camat Tualang Minta Masyarakat Pakai Masker dan Jaga Jarak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PERAWANG (Infosiak.com)</strong> &#8211; New normal dikatakan sebagai cara hidup baru di tengah pandemi virus corona yang angka kesembuhannya makin meningkat.</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">Beberapa daerah tak termasuk di Kabupaten Siak telah membuat aturan terkait penerapan new normal sambil terus melakukan upaya pencegahan COVID-19. Masyarakat diharapkan mengikuti aturan tersebut dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.</p>
</div>
<p dir="ltr">Camat Tualang Zalik Efendi, S.Sos, meminta masyarakat kota Industri agar dapat disiplin dan menerapkan protokoler kesehatan selama New Normal Berlangsung.</p>
<p dir="ltr">Zalik Efendi menegaskan kepada masyarakat agar selalu memakai masker guna pencegahan penyebaran covid 19 di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita Mengimbau kepada masyarakat agar selalu mencuci tangan dan jaga jarak perorangan, baik pengunjung dan pedagang, serta tetap menggunakan masker selama New Normal ini berlangsung,&#8221; jelas Zalik Efendi kepada awak media, Selasa (2/6/2020) di Perawang.</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan itu juga, Camat Tualang mensosialisasikan kepada masyarakat tentang aturan penegakan Pendisiplinan Protokol Kesehatan guna untuk memutus mata rantai Covid 19.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita berharap masyarakat dapat memahami dan disiplin dalam melakukan protokol kesehatan supaya terhindar dari virus Covid-19 ini. Semoga musibah ini cepat berlalu,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Laporan : Jhon</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/new-normal-camat-tualang-minta-masyarakat-pakai-masker-dan-jaga-jarak">New Normal, Camat Tualang Minta Masyarakat Pakai Masker dan Jaga Jarak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/new-normal-camat-tualang-minta-masyarakat-pakai-masker-dan-jaga-jarak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasien Terakhir Covid-19 Sembuh, Ruang Isolasi RSUDTR Siak kosong</title>
		<link>https://infosiak.com/pasien-terakhir-covid-19-sembuh-ruang-isolasi-rsudtr-siak-kosong</link>
					<comments>https://infosiak.com/pasien-terakhir-covid-19-sembuh-ruang-isolasi-rsudtr-siak-kosong#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2020 09:03:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10154</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Pasien terkonfirmasi Covid-19 berinisial MY yang pada beberapa hari lalu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi&#8217;an (RSUDT) Siak, sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis, dan pada hari ini Selasa (02/06/2020) siang, sipasien sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya di Kampung Suak Lanjut Kecamatan Siak. &#8220;Alhamdulillah, pasien terkonfirmasi Covid-19 berinisial MY sudah [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pasien-terakhir-covid-19-sembuh-ruang-isolasi-rsudtr-siak-kosong">Pasien Terakhir Covid-19 Sembuh, Ruang Isolasi RSUDTR Siak kosong</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAK (Infosiak.com)</strong> &#8211; Pasien terkonfirmasi Covid-19 berinisial MY yang pada beberapa hari lalu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi&#8217;an (RSUDT) Siak, sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis, dan pada hari ini Selasa (02/06/2020) siang, sipasien sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya di Kampung Suak Lanjut Kecamatan Siak.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, pasien terkonfirmasi Covid-19 berinisial MY sudah dinyatakan sembuh dan hari ini diperbolehkan pulang ke rumah,&#8221; terang Direktur RSUDTR Siak dr H Benny Chairuddin Sp.An, M.Kes, kepada Infosiak.com.</p>
<p>Dengan telah sembuhnya pasien berinisial MY tersebut, saat ini ruang isolasi (tempat penanganan pasien Covid-19, red) di RSUDTR Siak kosong.</p>
<p>&#8220;Saat ini RSUD Tengku Rafi&#8217;an nihil positif Covid-19, nihil PDP Covid-19, dan nihil transmisi lokal,&#8221; lanjut dr Benny.</p>
<p>Dijelaskannya juga, pasien berinisial MY tersebut merupakan pasien terakhir yang menjalani perawatan di RSUDTR Siak selama musim pandemi Covid-19 yang terjadi di wilayah Kabupaten Siak.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Laporan: Atok</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor: Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pasien-terakhir-covid-19-sembuh-ruang-isolasi-rsudtr-siak-kosong">Pasien Terakhir Covid-19 Sembuh, Ruang Isolasi RSUDTR Siak kosong</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/pasien-terakhir-covid-19-sembuh-ruang-isolasi-rsudtr-siak-kosong/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, Calon Sekda, Kadis, dan Kaban di Siak Jalani Ujian Seleksi Terbuka</title>
		<link>https://infosiak.com/hari-ini-calon-sekda-kadis-dan-kaban-di-siak-jalani-ujian-seleksi-terbuka</link>
					<comments>https://infosiak.com/hari-ini-calon-sekda-kadis-dan-kaban-di-siak-jalani-ujian-seleksi-terbuka#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2020 04:31:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10146</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Sebanyak 15 orang pejabat eselon II dan III yang ada di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak Riau, mengikuti ujian (seleksi terbuka, red) jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Dinas (Kadis), Kepala Badan (Kaban), dan Sekretaris Daerah (Sekda), Selasa (02/06/2020) siang, bertempat di Grand Mempura Hotel. Pantauan Infosiak.com di lapangan, sejumlah pejabat Siak [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/hari-ini-calon-sekda-kadis-dan-kaban-di-siak-jalani-ujian-seleksi-terbuka">Hari Ini, Calon Sekda, Kadis, dan Kaban di Siak Jalani Ujian Seleksi Terbuka</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIAK (Infosiak.com)</strong> &#8211; Sebanyak 15 orang pejabat eselon II dan III yang ada di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak Riau, mengikuti ujian (seleksi terbuka, red) jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Dinas (Kadis), Kepala Badan (Kaban), dan Sekretaris Daerah (Sekda), Selasa (02/06/2020) siang, bertempat di Grand Mempura Hotel.</p>
<p>Pantauan Infosiak.com di lapangan, sejumlah pejabat Siak yang mengikuti ujian seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dan calon Sekda Siak tersebut diantaranya adalah H Arfan Usman, H Wan Ibrahim, Kaharuddin, Hj Robiati, Fauzi Asni, I Wayan Wiratama, Hasmizal, Zulfikri, Irwan Saputra, Tengku Wahid, dan beberapa orang lainnya.</p>
<p>&#8220;Sesuai jadwal, seleksi terbuka untuk calon Sekda, Kadis, dan Kaban ini akan berlangsung selama Tiga hari, yakni mulai tanggal 02 hingga 04 Juni,&#8221; ujar salah seorang panitia.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Laporan: Atok</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor: Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/hari-ini-calon-sekda-kadis-dan-kaban-di-siak-jalani-ujian-seleksi-terbuka">Hari Ini, Calon Sekda, Kadis, dan Kaban di Siak Jalani Ujian Seleksi Terbuka</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/hari-ini-calon-sekda-kadis-dan-kaban-di-siak-jalani-ujian-seleksi-terbuka/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Green Hotel Perawang Dinilai Abaikan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19, Sekcam: Segera Minta Dibuat</title>
		<link>https://infosiak.com/green-hotel-perawang-dinilai-abaikan-protokol-kesehatan-penanganan-covid-19-sekcam-segera-minta-dibuat</link>
					<comments>https://infosiak.com/green-hotel-perawang-dinilai-abaikan-protokol-kesehatan-penanganan-covid-19-sekcam-segera-minta-dibuat#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2020 08:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADV Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=10140</guid>

					<description><![CDATA[<p>PERAWANG (Infosiak.com) &#8211; Sungguh sangat disayangkan ditengah pendemi covid 19 Green Hotel Perawang, Kecamatan Tualang, Siak dinilai mengabaikan himbauan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19. Pegawai receptionis hotel tersebut terlihat santai saat berbicara dengan awak media tanpa ada masker. Padahal, diketahui pekerjaan receptionis merupakan pekerjaan yang rutin berinteraksi dengan pengunjung hotel. Saat ditanya awak media pegawai receptionis [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/green-hotel-perawang-dinilai-abaikan-protokol-kesehatan-penanganan-covid-19-sekcam-segera-minta-dibuat">Green Hotel Perawang Dinilai Abaikan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19, Sekcam: Segera Minta Dibuat</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERAWANG (Infosiak.com)</strong> &#8211; Sungguh sangat disayangkan ditengah pendemi covid 19 Green Hotel Perawang, Kecamatan Tualang, Siak dinilai mengabaikan himbauan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19.</p>
<p>Pegawai receptionis hotel tersebut terlihat santai saat berbicara dengan awak media tanpa ada masker. Padahal, diketahui pekerjaan receptionis merupakan pekerjaan yang rutin berinteraksi dengan pengunjung hotel.</p>
<p>Saat ditanya awak media pegawai receptionis tersebut mengaku sengaja tidak memakai masker. &#8220;Ada (dikasih masker),&#8221; ujar salah satu pegawai receptionis Green Hotel Perawang, Sabtu (30/5/2020).</p>
<p>Selain itu, di bagian luar hotel atau di depan pintu masuk tak terdapat tempat cuci tangan sebagaimana himbauan dari pemerintah. Tempat cuci tangan hanya berada di bagian dalam hotel tepatnya sebelum pintu masuk toilet umum.</p>
<p>Sekcam Tualang Ari Dermawan saat dikomfirmasi menegaskan akan menindaklanjuti terkait informasi tersebut. &#8220;Ditegaskan diminta sama orang itu dibuat segera,&#8221; tegas Sekcam Tualang Ari Dermawan, Senin (1/6/2020).</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Laporan : Jhon</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/green-hotel-perawang-dinilai-abaikan-protokol-kesehatan-penanganan-covid-19-sekcam-segera-minta-dibuat">Green Hotel Perawang Dinilai Abaikan Protokol Kesehatan Penanganan COVID-19, Sekcam: Segera Minta Dibuat</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/green-hotel-perawang-dinilai-abaikan-protokol-kesehatan-penanganan-covid-19-sekcam-segera-minta-dibuat/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
