Beranda Siak Upaya Pemulihan Psikologis Siswa, Pemkab Siak Do’a di SMP Islamic Center

Upaya Pemulihan Psikologis Siswa, Pemkab Siak Do’a di SMP Islamic Center

24

 

SIAK, (Infosiak.com) – Sebagai upaya pemulihan psikologis siswa pasca insiden praktikum yang terjadi pada Rabu lalu, Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri do’a bersama dan pembacaan Yasin di SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak, Jum’at (10/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Afni menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Muhammad Aqil Alrizal.

Ia meminta agar do’a dan Yasin bersama dilaksanakan di seluruh sekolah se-Kabupaten Siak agar mendo’akan almarhum Aqil dan berkaca dari musibah ini, untuk menjadi catatan penting bagi dunia pendidikan.

“Turut berduka cita untuk anak kita, murid kita, sahabat kita, almarhum Aqil. Dari pelaksanaan doa dan Yasin bersama ini. Kami instruksikan untuk dilaksanakan di seluruh tingkatan sekolah se-Kabupaten Siak sebagai ikhtibar bagi kita semua di dunia pendidikan,” ujar Bupati Afni.

Baca Juga:  Mendarat di Siak Menko Kemaritiman Langsung Dipakaikan Tanjak

Bupati juga menegaskan pentingnya memberikan ruang duka bagi keluarga dan pihak sekolah, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat kepolisian.

“Bapak ibu majelis guru, kami hadir disini memberikan kekuatan bersama-sama. Tetaplah semangat, kita percayakan semua prosesnya pada pihak kepolisian. Untuk siswa siswi semua boleh kreatif, berkreasi dan berinovasi tapi tetap harus dalam pengawasan penuh dari majelis guru dan harus saling mengingatkan satu sama lain, itu pesan ibu,” tambahnya.

Baca Juga:  Calon Siswa Baru di SMKN 1 Dayun Capai 162 Orang, Andi Faisal: Semua Bisa Tertampung

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Kesehatan telah menginstruksikan pendampingan psikologis bagi siswa dan guru sebagai bagian dari trauma healing.

“Jika ada yang sedih, trauma, atau kehilangan, jangan dipendam. Akan ada pendampingan psikologis khusus agar anak-anak bisa pulih dan kembali belajar dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan bahwa Polres Siak tidak hanya fokus pada proses hukum, tetapi juga pada pemulihan kondisi psikologis siswa melalui trauma healing.

Baca Juga:  Bawaslu Siak Buka Sekolah Pengawasan, Moh Royani: Usia Maksimal 30 Tahun

“Selain mengungkap fakta hukum, kami ingin memastikan anak-anak tetap merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Polres Siak juga melakukan trauma healing secara humanis bersama Polwan,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan bahan berbahaya di lingkungan pendidikan serta pengaruh negatif dari media sosial dan permainan digital.

“Jika ada hal berbahaya atau ajakan yang tidak baik, jangan diladeni, segera laporkan kepada guru atau orang tua,” tegasnya.

Kegiatan doa bersama berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah, kepolisian, pihak sekolah, dan siswa dalam upaya pemulihan pasca insiden tersebut.

Editor: Ika Rahman