Beranda Koto Gasib Areal Perusahaan Sawit di Koto Gasib Terbakar, Heli Water Bombing Dikerahkan

Areal Perusahaan Sawit di Koto Gasib Terbakar, Heli Water Bombing Dikerahkan

438

PEKANBARU (Infosiak.com) – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Riau, salah satunya berada di Kampung Srigemilang Kecamatan Koto Gasip Kabupaten Siak. Kebakaran terjadi di area lahan perusahaan kelapa sawit.

Kepala Daerah Operasi (Daops) Mangga Agni Kabupaten Siak, Ihsan Abdillah mengatakan kebakaran di Desa Srigemilang, Kecamatan Koto Gasip sudah berlangsung selama lima hari. Areal yang terbakar diduga berada di sejumlah lahan perkebunan perusahaan sawit. 

Baca Juga:  FOTO: Kesulitan Air, Karhutla di Koto Gasib Siak Meluas 30 Hektare

“Lahan yang terbakar milik perusahaan sawit. Ada PT Wahana Sawit Indah, berbatasan dengan Sawit Makmur setelah itu PT Citra,” kata Ihsan Abdillah dilansir Okezone Kamis (25/7/2019).

Dia menjelaskan, kendala di lapangan untuk menjinakkan si jago merah karena kekurangan air. Walau sudah membuat sumber air, namun tidak mencukupi untuk pemadaman di lahan kebun sawit milik korporasi itu.

“Kita sudah buat 10 embung (sumber air buatan) dan juga sekat kanal. Namun tidak cukup,” imbuhnya.

Baca Juga:  Warga Kampung Kuala Gasib Siak Temukan Mayat di Teras Mushola

Saat ini tim darat yang terdiri dari 40 personil terus berjibaku memadamkan api. “Dari TNI banyak, Polri juga ada, manggal agni, masyarakat peduli api dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) terus berusaha menjinakkan api,” sambung Ihsan. 

Sulitnya pemadaman kebakaran tersebut, membuat tim dari Kabupaten Siak meminta bantuan helikoper water bombing (bom air). “Hari ini Satgas Udara mulai ikut membantu dengan melakukan pemadaman dari udara,” ucap dia menegaskan.

Baca Juga:  Pos Bhabinkamtibmas di Teluk Rimba, Koto Gasib Terkesan Jadi Sarang Hantu

Ihsan menyebutkan, kebakaran tidak hanya di Kecamatan Kota Gasip tadi daerah lain di Siak juga terbakar. “Luas yang 20 hektar itu hanya du Koto Gasip saja, kebakaran juga ada di Kecamatan Dayun. Fokus kita masih di Koto Gasip dulu,” tuturnya.

Sumber : Okezone
Editor : Afrijon