Beranda Siak Miris..Berselang Dua Hari, Pabrik PT IKPP Perawang Kembali Renggut Nyawa Karyawan, Humas...

Miris..Berselang Dua Hari, Pabrik PT IKPP Perawang Kembali Renggut Nyawa Karyawan, Humas Bungkam

486

 

TUALANG, (Infosiak.com) – Hanya berselang dua hari Kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian kembali terjadi di kawasan pabrik PT Indah Kiat Pulp dan Paper Perawang Mill,Tbk, Sabtu (04/04/2026).

Dari data yang dihimpun, kecelakaan kerja fatality sebelumnya pernah terjadi sekira bulan November 2025, berawal ketika (Alm) HF bersama rekannya TF sedang memperbaiki Wheel Loader yang rusak di Workshop 2 MHE PT IKPP Perawang.

Diduga, kedua pekerja yang berstatus sebagai karyawan di PT IKPP Perawang itu bekerja dengan minimnya pengawasan serta tanpa menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lift silinder dan bucket tiba-tiba terjatuh menimpa area bagian kepala belakang dan kaki HF terimpit sama excel roda.

Kabarnya satu hari kemudian setelah kejadian yang menimpa (Alm) HF, kembali terjadi kecelakaan kerja yang menimpa seorang pekerja kontraktor/mitra kerja PT IKPP Perawang, korban berinisial HP mengalami luka serius usai terjatuh dari ketinggian dan tertimpa beban berat. Ia mengalami patah tulang dibeberapa bagian tubuh.

Baca Juga:  Jalin Sinergitas, Bawaslu Siak Gelar Coffee Morning Bersama Puluhan Insan Pers

Selanjutnya pada Kamis 2 April 2026, peristiwa kecelakaan kerja bermula saat korban sedang melakukan tugas rutin yakni cleaning area. Namun, situasi berubah mencekam ketika sebuah roll dari auto crane diduga jatuh dan menimpa korban (Alm) S.

Korban sempat dilarikan ke Klinik PT IKPP Perawang yang berada di perumahan KPR 1 Kelurahan Perawang untuk mendapatkan pertolongan. Akan tetapi takdir berkata lain, setibanya di klinik, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Besoknya, yakni Jum’at 3 April 2026, kabarnya seorang karyawan di PT IKPP Perawang berjenis kelamin perempuan mengalami luka serius seperti luka bakar akibat cairan kimia di lokasi laboratorium pabrik, hingga korban harus menjalani operasi di RS Eka Hospital Pekanbaru.

Baca Juga:  Salurkan Hak Pilih, Ribuan Warga Banjar Seminai Dayun Datang ke TPS

Kemudian Sabtu 4 April 2026 sekitar pukul 05.00 WIB, kecelakaan kerja yang menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di lokasi pabrik anak perusahaan PT Sinarmas Group tersebut.

Kabarnya korban (Alm) WH yang meninggal dunia setelah terjepit di karet conveyor yang sedang beroperasi di lokasi boiler pabrik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau Roni Rakhmat, S.STP., M.Si melalui Kabid Pengawasan Disnakertrans Riau Bayu Surya saat dikonfirmasi membenarkan terkait meninggal karyawan PT IKPP Perawang (Alm) WH.

“Jam 8 kita diberitahu, tim langsung turun kelapangan,” kata Bayu Surya.

Tambahnya, lebih lanjut Disnakertrans Riau akan menyampaikan mengenai kronologi kecelakaan kerja yang menimpa (Alm) WH.

Baca Juga:  KPU Siak Gagalkan Efendi Jadi PPK, Agus Hariyanto: Kerena Postingannya di FB Berbau Kampanye

“Ya, korban meninggal dunia. Berhubung libur, dan nanti setelah semuanya kita mintai keterangan akan kita sampaikan. Laporan ke kita laka kerja di IKPP dalam minggu ini 2 meninggal dunia, 1 lagi luka bakar, operasi di RS Eka Hospital,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga kini, pihak PT IKPP Perawang Mill, Tbk masih bungkam. Ardi maupun Armadi selaku humas perusahaan belum memberikan jawaban meski telah dikonfirmasi berkali-kali.

Mengingat adanya rentetan kejadian kecelakaan kerja yang berulang-ulang tersebut, lantas bagaimana sebenarnya penerapan SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lokasi pabrik?. Apakah ada hal-hal terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diabaikan oleh manajemen demi tujuan perusahaan?

Laporan: Ika Rahman