<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Virus Arsip - Gali Informasi Bangun Budaya</title>
	<atom:link href="https://infosiak.com/tag/virus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infosiak.com/tag/virus</link>
	<description>Infosiak.com</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Mar 2020 02:00:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://infosiak.com/wp-content/uploads/2018/09/cropped-infosiak-perawang-32x32.jpg</url>
	<title>Virus Arsip - Gali Informasi Bangun Budaya</title>
	<link>https://infosiak.com/tag/virus</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terus Melonjak Tajam! Kasus Positif Corona di Indonesia Total 686</title>
		<link>https://infosiak.com/terus-melonjak-tajam-kasus-positif-corona-di-indonesia-total-686</link>
					<comments>https://infosiak.com/terus-melonjak-tajam-kasus-positif-corona-di-indonesia-total-686#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 02:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.infosiak.com/?p=9416</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan virus Corona Covid-19, Achmad Yurianto kembali memperbarui informasi terkini penyebaran virus Corona di Tanah Air per hari ini, Selasa 24 Maret 2020. Hingga pukul 12.00 WIB siang tadi, pihaknya menerima data tambahan 107 kasus baru positif Corona. Dengan tambahan jumlah itu, total positif Corona di Indonesia hingga [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/terus-melonjak-tajam-kasus-positif-corona-di-indonesia-total-686">Terus Melonjak Tajam! Kasus Positif Corona di Indonesia Total 686</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (Infosiak.com)</strong> &#8211; Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan virus Corona Covid-19, Achmad Yurianto kembali memperbarui informasi terkini penyebaran virus Corona di Tanah Air per hari ini, Selasa 24 Maret 2020.</p>
<p>Hingga pukul 12.00 WIB siang tadi, pihaknya menerima data tambahan 107 kasus baru positif Corona.</p>
<p>Dengan tambahan jumlah itu, total positif Corona di Indonesia hingga siang tadi sudah 686 orang.</p>
<p>&#8220;Ada penambahan 107 kasus baru konfirmasi positif. Sehingga total kasus sampai hari ini pukul 12.00 WIB, menjadi 686 kasus positif,&#8221; kata Yurianto dalam konferensi pers melalui chanel YouTube BNPB, Selasa (24/3/2020).</p>
<p>Sementara pasien yang dinyatakan sembuh untuk hari ini nihil, total masih 30 orang. Sedangkan angka kematian bertambah 7 pasien, dengan demikian hingga hari ini sudah 55 orang meninggal akibat Corona di Tanah Air.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Riaumandiri</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/terus-melonjak-tajam-kasus-positif-corona-di-indonesia-total-686">Terus Melonjak Tajam! Kasus Positif Corona di Indonesia Total 686</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/terus-melonjak-tajam-kasus-positif-corona-di-indonesia-total-686/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Maret Ini Pasien Suspect Virus Corona di Riau Jadi 6 Orang</title>
		<link>https://infosiak.com/hingga-maret-ini-pasien-suspect-virus-corona-di-riau-jadi-6-orang</link>
					<comments>https://infosiak.com/hingga-maret-ini-pasien-suspect-virus-corona-di-riau-jadi-6-orang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2020 00:53:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=9268</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU (Infosiak.com) &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir membeberkan, bahwa jumlah pasien terduga atau suspect virus corona (COVID-19) di Provinsi Riau telah mencapai enam orang. &#8220;Jumlah pasien suspect COVID-19 di Riau per tanggal 8 Maret 2020 ada enam orang,&#8221; kata Kadiskes Riau, Mimi di Pekanbaru, Senin (9/3/2020). Keenam pasien ini, kata [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/hingga-maret-ini-pasien-suspect-virus-corona-di-riau-jadi-6-orang">Hingga Maret Ini Pasien Suspect Virus Corona di Riau Jadi 6 Orang</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PEKANBARU (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir membeberkan, bahwa jumlah pasien terduga atau suspect virus corona (COVID-19) di Provinsi Riau telah mencapai enam orang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jumlah pasien suspect COVID-19 di Riau per tanggal 8 Maret 2020 ada enam orang,&#8221; kata Kadiskes Riau, Mimi di Pekanbaru, Senin (9/3/2020).</p>
<p dir="ltr">Keenam pasien ini, kata Mimi dirawat di tempat terpisah. Yaitu, empat pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru, satu pasien di RSUD Dumai dan satu pasien lagi di RSUD Puri Husana Indragiri Hilir (Inhil).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Enam pasien ini sudah ditangani dengan baik di ruang isolasi. Dan tiga rumah sakit yang menangani keenam pasien ini memang dari awal sudah disiapkan untuk rumah sakit rujukan pasien suspect corona,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Saat ini, imbuh Mimi, sampel swab hasil pemeriksaan terhadap pasien-pasien suspect corona tersebut sudah dikirimkan ke Penelitian Pengembangan Kesehaten (Litbangkes) Kementerian kesehatan (Kemenkes) di Jakarta.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kondisi pasien dalam observasi di ruangan isolasi RS dan sudah diambil swab sampel yang dikirim ke Litbangkes Kemenkes RI,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Goriau</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/hingga-maret-ini-pasien-suspect-virus-corona-di-riau-jadi-6-orang">Hingga Maret Ini Pasien Suspect Virus Corona di Riau Jadi 6 Orang</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/hingga-maret-ini-pasien-suspect-virus-corona-di-riau-jadi-6-orang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diskes Siak Gelar Sosialisasi Antisipasi Wabah Virus Corona</title>
		<link>https://infosiak.com/diskes-siak-gelar-sosialisasi-antisipasi-wabah-virus-corona</link>
					<comments>https://infosiak.com/diskes-siak-gelar-sosialisasi-antisipasi-wabah-virus-corona#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 11:46:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Siak]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=9107</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Jamaluddin mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi ancaman virus Corona yang sedang mewabah Kota Wuhan Cina dan telah menyebar ke beberapa negara lainnya di dunia saat ini. Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara sosialisasi kepada Kepala Dinas, Kepala Puskesmas, Camat,  Polres Siak, Koramil Siak, Kejari Siak dan Perusahaan di [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/diskes-siak-gelar-sosialisasi-antisipasi-wabah-virus-corona">Diskes Siak Gelar Sosialisasi Antisipasi Wabah Virus Corona</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SIAK (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Jamaluddin mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi ancaman virus Corona yang sedang mewabah Kota Wuhan Cina dan telah menyebar ke beberapa negara lainnya di dunia saat ini.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara sosialisasi kepada Kepala Dinas, Kepala Puskesmas, Camat,  Polres Siak, Koramil Siak, Kejari Siak dan Perusahaan di wilayah Kabupaten Siak.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami berharap setelah acara ini, para peserta sosialisasi yang hadir bisa menginformasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai virus tersebut dan cara Pencegahan nya&#8221; ucapnya, Senin (17/2/2020) diruang Rapat Kantor Bupati Siak.</p>
<p dir="ltr">Dia menyebutkan untuk mengantisipasi penularan virus tersebut, bisa dimulai dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Diantaranya, rajin mencuci tangan dengan benar, yaitu dengan menggunakan sabun dan air mengalir.</p>
<p dir="ltr">Kepala  Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pekanbaru Sarifuddin Saragih, MKes, mengatakan pihaknya telah menerapkan Health Alert Card (HAC) di semua pintu dari luar negeri ke Provinsi Riau, khususnya di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, termasuk beberapa pelabuhan di Kabupaten Siak.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sistem Health Alert Card (HAC) sudah kami berlakukan pada tiga pelabuhan di Siak, seperti di Perawang, Buatan dan Tanjung Buton&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sariffudin menjelaskan, pemberlakukan pengisian health alert card yang harus diisi penumpang dari luar negeri dilakukan untuk pengawasan dengan langkah-langkah antisipatif untuk pencegahan kemungkinan masuknya virus covid-19.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi pengawasan dilakukan terhadap orang, barang dan alat angkut, terhadap penumpang kapal laut ke wilayah Siak &#8221; tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, jika ada penumpang yang sakit, maka wajib dilakukan pemeriksaan medis dan tindakan protektif serta tindakan pencegahan, selanjutnya dirujuk ke puskesmas terdekat.</p>
<p dir="ltr">Sementara Kadis Kesehatan Tonny Chandra, menyampaikan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meresmikan nama baru untuk virus corona, dari nCoV-2019 menjadi Covid-19.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sejauh ini di Siak belum ada yang terkomfirmasi positif Covid-19&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Dirinya menghimbau masyarakat  agar tidak cemas akan penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya Kabupaten Siak. Masyarakat pun diharapkan sepenuhnya mempercayakan pencegahan dan penanganan penyebaran virus ini kepada petugas kesehatan.</p>
<p dir="ltr">Menjawab keresahan masyarakat tersebut, dia menyebut, perlu adanya pencegahan yang serius. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pencegahan dan penanganan jika ada yang terjangkit virus tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat  dengan selalu menekankan pentingnya mencuci tangan saat atau setelah bepergian dan juga ketika akan makan&#8221; jelas Tonny.</p>
<p dir="ltr">Selain itu ia, menginstruksikan kepada petugas kesehatan lebih sering melakukan kontak dengan pasien dengan berbagai jenis penyakit menular, sehingga cukup rentan tertular berbagai jenis penyakit. Oleh karena itu, petugas kesehatan secara konsisten harus selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat pasien.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Rilis</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/diskes-siak-gelar-sosialisasi-antisipasi-wabah-virus-corona">Diskes Siak Gelar Sosialisasi Antisipasi Wabah Virus Corona</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/diskes-siak-gelar-sosialisasi-antisipasi-wabah-virus-corona/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diskes dan Pihak RSUD Siak Pastikan tak Ada Virus Corona di Siak</title>
		<link>https://infosiak.com/diskes-dan-pihak-rsud-siak-pastikan-tak-ada-virus-corona-di-siak</link>
					<comments>https://infosiak.com/diskes-dan-pihak-rsud-siak-pastikan-tak-ada-virus-corona-di-siak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2020 06:53:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8982</guid>

					<description><![CDATA[<p>SIAK (Infosiak.com) &#8211; Seiring maraknya pemberitaan tentang virus Corona yang saat ini dikabarkan menyerang sejumlah wilayah di belahan dunia, pihak Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Siak Provinsi Riau, dengan tegas menyatakan bahwasanya sampai hari ini tidak ada masyarakat Kabupaten Siak yang terserang virus tersebut. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Diskes Siak dr Toni Chandra, Kamis (06/02/2020) [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/diskes-dan-pihak-rsud-siak-pastikan-tak-ada-virus-corona-di-siak">Diskes dan Pihak RSUD Siak Pastikan tak Ada Virus Corona di Siak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SIAK (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Seiring maraknya pemberitaan tentang virus Corona yang saat ini dikabarkan menyerang sejumlah wilayah di belahan dunia, pihak Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Siak Provinsi Riau, dengan tegas menyatakan bahwasanya sampai hari ini tidak ada masyarakat Kabupaten Siak yang terserang virus tersebut. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Diskes Siak dr Toni Chandra, Kamis (06/02/2020) pagi, saat dikonfirmasi Infosiak com.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada laporan tentang adanya masyarakat yang terkena wabah Corona. Kita pastikan virus Corona tidak ada di Siak. Di samping itu kita juga berdoa semoga wabah Corona tidak muncul di Siak,&#8221; papar dr Toni.</p>
<p dir="ltr">Di tempat terpisah, Direktur RSUD Tengku Rafi&#8217;an Siak dr H Benny Chairuddin Sp.An, M.Kes juga menyebutkan, sejauh ini tidak ada ditemukan pasien rawat inap maupun rawat jalan di RSUD Siak yang terdeteksi terkena wabah Corona.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Alhamdulillah, berdasarkan laporan dari masing-masing kepala ruangan (Karu) yang menangani pasien di RSUD Tengku Rafi&#8217;an Siak, tidak ada ditemukan pasien yang terjangkit virus Corona. Insya Allah wilayah kita (Kabupaten Siak, red) dijauhkan oleh Tuhan yang maha kuasa dari wabah Corona,&#8221; ujar dr Benny.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut dr Benny mengatakan, bilamana ada masyarakat yang mengalami  gangguan pada kesehatannya (sakit, red), diharapkan untuk segera melakukan pemeriksaan di tempat-tempat fasilitas kesehatan terdekat atau konsultasi ke Dokter, dan jangan memunculkan anggapan yang dapat menggiring opini di tengah masyarakat seolah-olah ada wabah Corona di sekitar kita.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau ada warga yang terkena sakit seperti demam, panas tinggi, batuk-pilek dan lain sebagainya, harap segera konsultasikan ke Dokter atau ke tempat-tempat fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Dan yang terpenting, jangan menduga-duga atas penyakit yang kita alami sebelum kita memeriksakannya kepada petugas kesehatan. Kita semua berdoa saja semoga di tempat kita tidak ada berjangkit virus Corona,&#8221; tutup dr Benny.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Laporan: Yeni</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor: Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/diskes-dan-pihak-rsud-siak-pastikan-tak-ada-virus-corona-di-siak">Diskes dan Pihak RSUD Siak Pastikan tak Ada Virus Corona di Siak</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/diskes-dan-pihak-rsud-siak-pastikan-tak-ada-virus-corona-di-siak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru Bantah Tangani Pasien Virus Corona</title>
		<link>https://infosiak.com/rumah-sakit-eka-hospital-pekanbaru-bantah-tangani-pasien-virus-corona</link>
					<comments>https://infosiak.com/rumah-sakit-eka-hospital-pekanbaru-bantah-tangani-pasien-virus-corona#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2020 04:46:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8939</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU (Infosiak.com) &#8211; Masyarakat Pekanbaru dihebohkan oleh beredarnya pesan berantai di WhatsApp yang menyatakan bahwa saat ini virus Corona/2019-nCoV sudah masuk ke Kota Bertuah. Dalam pesan berantai tersebut dituliskan bahwa pasien yang terjangkit Virus Corona itu dirawat di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru. Masih dalam pesan berantai tersebut, disebutkan bahwa pasien terjangkit Virus Corona sekembalinya [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/rumah-sakit-eka-hospital-pekanbaru-bantah-tangani-pasien-virus-corona">Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru Bantah Tangani Pasien Virus Corona</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PEKANBARU (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Masyarakat Pekanbaru dihebohkan oleh beredarnya pesan berantai di WhatsApp yang menyatakan bahwa saat ini virus Corona/2019-nCoV sudah masuk ke Kota Bertuah.</p>
<p dir="ltr">Dalam pesan berantai tersebut dituliskan bahwa pasien yang terjangkit Virus Corona itu dirawat di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.</p>
<p dir="ltr">Masih dalam pesan berantai tersebut, disebutkan bahwa pasien terjangkit Virus Corona sekembalinya merayakan Imlek dari China.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selamat malam teman2&#8230;Baru dapat info, virus Corona sudah masuk ke Pekanbaru, tepatnya di RS Eka Hospital ..</p>
<p dir="ltr">Informasi jelas nya , warga Indonesia yang baru pulang Imlek dari cina,dia merasa gejala yang sama dengan virus Corona,lalu mengecek ke RS Eka hospital,ternyata dia terkena virus tersebut.</p>
<p dir="ltr">Untuk kita semua harap jaga kesehatan, lebih baik menghindari dari pada terserang dan berujung penyesalan dikarenakan belum ada obat untuk virus ini,terimakasih&#8221; demikian isi pesan berantai yang menyebabkan masyarakat was-was.</p>
<p dir="ltr">Humas RS Eka Hospital, Fadlan Ramadhani, mengatakan bahwa pesan berantai yang sudah tersebar tersebut adalah bohong alias hoax.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Itu hoax. Tidak benar,&#8221; tegas Fadlan dilansir laman Cakaplah, Minggu (2/2/2020).<br />
Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya tidak ada menangani kasus seperti yang disampaikan di dalam isi pesan tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saat ini kita tidak ada menangani pasien virus corona seperti yang disebarkan dalam pesan tersebut. Kita pastikan itu hoax,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Ia mengimbau masyarakat untuk tidak tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang kebenarannya diragukan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita minta pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk tidak menyebarkan informasi yang malah membuat resah masyarakat,&#8221; cakapnya.</p>
<p dir="ltr">Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau meminta masyarakat tetap waspada dan tidak panik dalam menyikapi kondisi wabah corona.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sampai saat ini belum ada laporan dari Kabupaten/Kota dan sarana pelayanan kesehatan tentang virus corona ini masuk ke Riau. Namun kita imbau agar masyarakat Riau waspada tapi tetap jangan panik,&#8221; ujar Kepala Dinkes Riau Mimi Yuliani Nazir.</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) telah melakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan alat thermal scanner terhadap penumpang international flight yang tiba di Bandara SSQ II dan pelabuhan yang ada di Riau.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dan juga telah menyiapkan ambulance khusus untuk memobilisasi jika ada suspect Corona ke RSUD Arifin Ahmad,&#8221; ungkapnya.<br />
Pihaknya mengimbau masyarakat lebih meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Mencuci tangan secara rutin sebelum memegang hidung, mata dan mulut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun cair serta bilas se tidaknya selama 20 detik dan keringkan dengan tisue sekali pakai. Atau menggunakan alkohol 70-80%,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu menutup hidung dan mulut dengan tisu ketika batuk dan jangan lupa gunakan masker. &#8220;Segera bawa ke sarana pelayanan kesehatan jika ada gejala,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr"><em><span style="color: #999999;">Sumber : Cakaplah</span></em><br />
<em><span style="color: #999999;">Editor : Afrijon</span></em></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/rumah-sakit-eka-hospital-pekanbaru-bantah-tangani-pasien-virus-corona">Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru Bantah Tangani Pasien Virus Corona</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/rumah-sakit-eka-hospital-pekanbaru-bantah-tangani-pasien-virus-corona/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesan Berantai di Whatsapp, Sebut Pasien Virus Corona Ada di Pekanbaru</title>
		<link>https://infosiak.com/pesan-berantai-di-whatsapp-sebut-pasien-virus-corona-ada-di-pekanbaru</link>
					<comments>https://infosiak.com/pesan-berantai-di-whatsapp-sebut-pasien-virus-corona-ada-di-pekanbaru#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2020 17:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8933</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU (Infosiak.com) &#8211; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengumumkan status darurat dunia atas wabah virus corona yang telah membunuh ratusan orang di China tersebut. Virus ini tidak hanya menimbulkan gejala batuk dan demam, penyakit ini mudah menular antar-manusia dan dalam beberapa kasus mengakibatkan seseorang meninggal dunia. Hingga kini, 16 negara mengonfirmasi warganya terinfeksi virus corona. [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pesan-berantai-di-whatsapp-sebut-pasien-virus-corona-ada-di-pekanbaru">Pesan Berantai di Whatsapp, Sebut Pasien Virus Corona Ada di Pekanbaru</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PEKANBARU (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengumumkan status darurat dunia atas wabah virus corona yang telah membunuh ratusan orang di China tersebut.</p>
<p dir="ltr">Virus ini tidak hanya menimbulkan gejala batuk dan demam, penyakit ini mudah menular antar-manusia dan dalam beberapa kasus mengakibatkan seseorang meninggal dunia. Hingga kini, 16 negara mengonfirmasi warganya terinfeksi virus corona.</p>
<p dir="ltr">Di Indonesia, beberapa rumah sakit diketahui menangani kasus suspect corona. Beberapa di antaranya dinyatakan negatif, sementara lainnya masih menunggu hasil laboratorium.</p>
<p dir="ltr">Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, Indonesia masih aman dari virus corona.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Intinya bahwa untuk Indonesia sekarang dalam kondisi aman,&#8221; katanya, Selasa (28/1/2020)</p>
<p dir="ltr">Baru baru ini, pesan berantai menyebar di aplikasi Whatsapp. Dalam pesan tersebut sebuah akun Whatsapp yang ditutupi editan coretan garis berwarna biru muda menyebutkan bahwa petugas medis salah satu rumah sakit mendapati seorang pasien positif virus Corona.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tadi pasien kakak aku di eka hospital ternyata positif corona. Langsung dia di rujuk ke RSUD,&#8221; tulis pesan tersebut tanpa menjelaskan nama RSUD.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ya allahhh,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Udah positif ada di pekanbaru woii,&#8221; tulisnya lagi.</p>
<p dir="ltr">Lanjut percakapan digrup Whatsapp tersebut terlihat sebuah akun mengirim tulisan dengan tanda tanya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Chines?,&#8221; tanya akun itu.</p>
<p dir="ltr">Lalu pertanyaan di dalam grup Whatsapp itu dibalas. Namun nama akun tersebut ditutupi dengan editan coretan garis.</p>
<figure id="attachment_8936" aria-describedby="caption-attachment-8936" style="width: 600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-8936" src="https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/02/corona-virus78.jpg" alt="" width="600" height="1067" srcset="https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/02/corona-virus78.jpg 600w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/02/corona-virus78-169x300.jpg 169w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/02/corona-virus78-576x1024.jpg 576w, https://infosiak.com/wp-content/uploads/2020/02/corona-virus78-236x420.jpg 236w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption id="caption-attachment-8936" class="wp-caption-text">Pesan grup aplikasi Whatsapp</figcaption></figure>
<p dir="ltr">&#8220;Iya, dia pulang imlek dr china. Yg herannya,bukannya tiap bandara skrng udh pasang alat pendekteksi kesehatan gituu, tp ngapa masih bisa lolos yaa,&#8221; jawab akun itu.</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Laporan : Jhon</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/pesan-berantai-di-whatsapp-sebut-pasien-virus-corona-ada-di-pekanbaru">Pesan Berantai di Whatsapp, Sebut Pasien Virus Corona Ada di Pekanbaru</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/pesan-berantai-di-whatsapp-sebut-pasien-virus-corona-ada-di-pekanbaru/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIRAL Virus Corona Menyebar lewat Hp Xiaomi, IDI Ingatkan Hati-hati Barang Impor</title>
		<link>https://infosiak.com/viral-virus-corona-menyebar-lewat-hp-xiaomi-idi-ingatkan-hati-hati-barang-impor</link>
					<comments>https://infosiak.com/viral-virus-corona-menyebar-lewat-hp-xiaomi-idi-ingatkan-hati-hati-barang-impor#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 11:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8913</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, PUBLIKNEWS.COM &#8211; Virus corona menyebar lewat handphone (hp) xiaomi jadi viral di media sosial Twitter. Akun Twitter @coromodol membagikan unggahan itu pada Jumat (24/01/2020). Hari ini, Rabu (29/01/2020) sampai pukul 10.50 Wita, unggahan tersebut sudah disukai 21.800 kali dan dibagikan 9.600 kali. Dalam unggahannya, @coromodol menuliskan, ” virus corona nyebar lewat hp xiaomi.” Kemudian disertai anjuran, “kalo abis salaman sm temen yang pake xiaomi, [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/viral-virus-corona-menyebar-lewat-hp-xiaomi-idi-ingatkan-hati-hati-barang-impor">VIRAL Virus Corona Menyebar lewat Hp Xiaomi, IDI Ingatkan Hati-hati Barang Impor</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>JAKARTA, <a href="http://PUBLIKNEWS.COM">PUBLIKNEWS.COM</a></strong> &#8211; Virus corona menyebar lewat handphone (hp) xiaomi jadi viral di media sosial Twitter.</p>
<p dir="ltr">Akun Twitter @coromodol membagikan unggahan itu pada Jumat (24/01/2020).<br />
Hari ini, Rabu (29/01/2020) sampai pukul 10.50 Wita, unggahan tersebut sudah disukai <a href="tel:21800">21.800</a> kali dan dibagikan 9.600 kali.</p>
<p dir="ltr">Dalam unggahannya, @coromodol menuliskan, ” virus corona nyebar lewat hp xiaomi.”</p>
<p dir="ltr">Kemudian disertai anjuran, “kalo abis salaman sm temen yang pake xiaomi, buru buru cuci tangan pake sabun.”</p>
<p>Dia menyebarkan twit tersebut setelah membaca cuitan @blogdokter yang mengatakan virus corona bisa menular melalui benda mati.</p>
<p dir="ltr">Penjelasan Ikatan Dokter Indonesia</p>
<p dir="ltr">Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia dr. Daeng M. Faqih menjelaskan penularan sebuah virus, termasuk virus corona melalui handphone tidaklah benar.</p>
<p dir="ltr">Penularan seperti yang viral di media sosial tersebut harus dibuktikan dengan pemeriksaan.</p>
<p dir="ltr">“Harus dibuktikan kalau terpapar dengan pemeriksaan,” ujarnya pada <a href="http://Kompas.com">Kompas.com</a>, Rabu (29/01/2020) pagi.</p>
<p dir="ltr">Lanjutnya, HP Xiaomi yang beredar tidak bisa dikatakan mengandung virus corona meski handphone tersebut dari China.<br />
Lebih lanjut dia menjelaskan, jika benda tersebut terpapar oleh cairan tubuh penderita lalu benda itu dipegang tanpa<br />
cuci tangan, baru bisa tertular.</p>
<p dir="ltr">Cairan yang dimaksud seperti air liur, bersin, batuk, ingus, darah, dan semacamnya.<br />
Namun prinsipnya, harus dibuktikan dengan pemeriksaan.</p>
<p dir="ltr">Penularan virus corona</p>
<p dir="ltr">Daeng mengatakan penularan virus bisa dari beberapa hal berikut:</p>
<p dir="ltr">Tertular langsung dari hewan yang mengandung virus.</p>
<p dir="ltr">Tertular langsung dari orang yang sakit, lewat cairan tubuhnya seperti darah, air liur, bersin, batuk, dan ingus. “Kalau kita dekat dengan penderita terus kita kena semprot bersin atau batuknya, bisa tertular,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Bisa dari benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan tubuh dari orang sakit. “Tangan kita menyentuh cairan baik langsung dari hewan atau langsung dari penderita atau tidak langsung dari benda yang terkontaminasi, trus tangan kita kucek-kucek mata,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Mengenai impor barang dari China, menurutnya masyarakat bisa berhati-hati saat membeli barang impor.</p>
<p dir="ltr">Keputusan untuk membeli atau tidak kembali kepada individu masing-masing.</p>
<p dir="ltr">Namun tidak disarankan mengkampanyekan, karena itu wewenang dari pemerintah.<br />
“Mestinya pemerintah yang berwenang memberikan warning atau larangan.<br />
Kalau masing-masing warga tak mau beli produk China karena hati-hati, takut isu tersebut saya rasa sah-sah-saja,<br />
tapi sebaiknya untuk dirinya sendiri,” kata Daeng</p>
<p dir="ltr"><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Tribunnews</em></span></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/viral-virus-corona-menyebar-lewat-hp-xiaomi-idi-ingatkan-hati-hati-barang-impor">VIRAL Virus Corona Menyebar lewat Hp Xiaomi, IDI Ingatkan Hati-hati Barang Impor</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/viral-virus-corona-menyebar-lewat-hp-xiaomi-idi-ingatkan-hati-hati-barang-impor/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Besok, Rombongan Turis dari China Masuk ke Sumbar, KKP Siapkan Peralatan</title>
		<link>https://infosiak.com/besok-rombongan-turis-dari-china-masuk-ke-sumbar-kkp-siapkan-peralatan</link>
					<comments>https://infosiak.com/besok-rombongan-turis-dari-china-masuk-ke-sumbar-kkp-siapkan-peralatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2020 15:52:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8885</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG (Infosiak.com) &#8211; Rombongan wisatawan dari Kota Kunming, China akan masuk ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), besok (26/1/2020). Mereka langsung datang dari China dengan pesawat cateran. Koordinator Wilayah Kerja Bandara Internasional Minangkabau (BIM) KKP Kelas II Padang Elfi Yulfienti memastikan jajaranya mewaspadai masuknya virus corona yang kini sedang mewabah di China.&#160; Menurut Yenti, pihaknya sudah [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/besok-rombongan-turis-dari-china-masuk-ke-sumbar-kkp-siapkan-peralatan">Besok, Rombongan Turis dari China Masuk ke Sumbar, KKP Siapkan Peralatan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PADANG (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Rombongan wisatawan dari Kota Kunming, China akan masuk ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), besok (26/1/2020). Mereka langsung datang dari China dengan pesawat cateran.</p>



<p>Koordinator Wilayah Kerja Bandara Internasional Minangkabau (BIM) KKP Kelas II Padang Elfi Yulfienti memastikan jajaranya mewaspadai masuknya virus corona yang kini sedang mewabah di China.&nbsp;</p>



<p>Menurut Yenti, pihaknya sudah menyiapkan dua unit thermo scanner untuk melacak anggota rombongan yang terindikasi membawa virus corona.</p>



<p>&#8220;Tanggal 26 nanti ada satu penerbangan penuh carteran, Kunming China. Di situ nanti kami akan jalankan sesuai SOP untuk mencegah masuknya virus corona,&#8221; kata Yenti.</p>



<p>Yenti menyebut pihaknya sudah mendapat instruksi sejak 31 Desember 2019 lalu dari Kementerian Kesehatan RI untuk menjalankan sesuai SOP guna mencegah masuknya virus corona ke Indonesia.&nbsp;</p>



<p>Di antaranya dengan memasang thermo scanner guna memantau suhu tubuh setiap individu yang masuk lewat pintu kedatangan internasional di BIM menuju Sumbar. Hingga hari ini menurut Yenti pihaknya belum mendapatkan adanya pasien yang terindikasi membawa virus corona dari luar negeri.&nbsp;</p>



<p>Tapi sejak kasus virus corona ini mulai menyebar di China menurut Yenti di BIM belum ada kedatangan penerbangan langsung dari China. Sehingga KKP Sumbar hanya melakukan pemantauan sesuai standar.<br>
&nbsp;<br>
Namun untuk satu rombongan dari Kunming China yang datang Minggu besok, pihaknya &nbsp;akan ekstra ketat karena rombongan tersebut berasal dari negara terjangkit virus corona.&nbsp;<br>
&nbsp;<br>
Yenti menyebut akan ada dua rombongan pesawat carteran dari Cina yang akan masuk ke Sumbar. Rombongan pertama akan datang pada 26 Januari dan kembali lagi ke negaranya pada 31 Januari.&nbsp;</p>



<p>Saat rombongan pertama pulang ke Kunming di hari yang sama akan ada lagi satu rombongan dari negara yang sama masuk ke Sumbar. Yenti mendapat informasi dua gelombang rombongan ini datang ke Sumbar untuk tujuan wisata.<br>
&nbsp;<br>
Saat memeriksa rombongan asal Cina ini nanti petugas KKP menurut Yenti akan menggunakan masker dan sarung tangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kontak langsung dengan pengidap virus corona. &#8220;Kami nanti menggunakan masker N95 dan sarung tangan. Petugas kan nanti ada kontak langsung,&#8221; ucap Yenti.<br></p>



<p style="font-size:10px" class="has-text-color has-cyan-bluish-gray-color"><em>Sumber : Republika<br>Editor : Afrijon</em></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/besok-rombongan-turis-dari-china-masuk-ke-sumbar-kkp-siapkan-peralatan">Besok, Rombongan Turis dari China Masuk ke Sumbar, KKP Siapkan Peralatan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/besok-rombongan-turis-dari-china-masuk-ke-sumbar-kkp-siapkan-peralatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Virus Corona Diduga Sudah Masuk Indonesia, 1 Pasein di Isolasi Usai Pulang dari China</title>
		<link>https://infosiak.com/virus-corona-diduga-sudah-masuk-indonesia-1-pasein-di-isolasi-usai-pulang-dari-china</link>
					<comments>https://infosiak.com/virus-corona-diduga-sudah-masuk-indonesia-1-pasein-di-isolasi-usai-pulang-dari-china#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2020 14:54:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8881</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Seorang pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, jadi suspect terjangkit virus Corona. Pihak rumah sakit tengah melakukan observasi lebih lanjut. Berdasarkan penjelasan dari rumah sakit, Jumat (24/1/2020), pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari China. Pasien itu mengalami tanda-tanda mirip dengan seseorang [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/virus-corona-diduga-sudah-masuk-indonesia-1-pasein-di-isolasi-usai-pulang-dari-china">Virus Corona Diduga Sudah Masuk Indonesia, 1 Pasein di Isolasi Usai Pulang dari China</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>JAKARTA (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Seorang pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, jadi suspect terjangkit virus Corona. Pihak rumah sakit tengah melakukan observasi lebih lanjut.</p>



<p>Berdasarkan penjelasan dari rumah sakit, Jumat (24/1/2020), pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari China.</p>



<p>Pasien itu mengalami tanda-tanda mirip dengan seseorang yang terjangkit virus Corona, yakni demam, batuk, dan sesak nafas.</p>



<p>Rumah sakit tengah melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kondisi suspect. Dibutuhkan waktu 2-3 hari sampai penelitian selesai.</p>



<p>“Sudah masuk ruang isolasi dan saat ini sedang uji laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut apa pasien benar-benar terkena Coronavirus atau tidak. Kita ambil sampel dahak dan cairan dalam hidung untuk penelitian,”&nbsp;kata Pompini Agustina, anggota Pokja Penyakit Infeksi Emerging RSPI. <br></p>



<p style="font-size:12px" class="has-text-color has-cyan-bluish-gray-color"><em>Sumber : CNN<br>Editor : Afrijon</em></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/virus-corona-diduga-sudah-masuk-indonesia-1-pasein-di-isolasi-usai-pulang-dari-china">Virus Corona Diduga Sudah Masuk Indonesia, 1 Pasein di Isolasi Usai Pulang dari China</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/virus-corona-diduga-sudah-masuk-indonesia-1-pasein-di-isolasi-usai-pulang-dari-china/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Dari Penyakit Flu Burung hingga Corona, Kenapa Virus Banyak ‘Lahir’ di China?</title>
		<link>https://infosiak.com/mulai-dari-penyakit-flu-burung-hingga-corona-kenapa-virus-banyak-lahir-di-china</link>
					<comments>https://infosiak.com/mulai-dari-penyakit-flu-burung-hingga-corona-kenapa-virus-banyak-lahir-di-china#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jan 2020 02:36:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8868</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (Infosiak.com) &#8211; Negara China kini tengah menghadapi wabah mematikan bernama virus corona. Virus ini mengakibatkan 800 kasus lebih dan memakan 26 korban jiwa. Pemerintah setempat memberlakukan karantina massal pada 41 juta penduduk yang tersebut di 13 kota. Kemunculan virus corona baru yang diberi nama 2019-nCoV ini pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 lalu [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/mulai-dari-penyakit-flu-burung-hingga-corona-kenapa-virus-banyak-lahir-di-china">Mulai Dari Penyakit Flu Burung hingga Corona, Kenapa Virus Banyak ‘Lahir’ di China?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>JAKARTA (<a href="http://Infosiak.com">Infosiak.com</a>)</strong> &#8211; Negara China kini tengah menghadapi wabah mematikan bernama virus corona. Virus ini mengakibatkan 800 kasus lebih dan memakan 26 korban jiwa. Pemerintah setempat memberlakukan karantina massal pada 41 juta penduduk yang tersebut di 13 kota.</p>



<p>Kemunculan virus corona baru yang diberi nama 2019-nCoV ini pertama kali terdeteksi pada akhir Desember 2019 lalu di kota Wuhan. Sejak saat itu virus terus menyebar bahkan kasusnya kini telah dikonfirmasi muncul di beberapa negara.</p>



<p>China memang diketahui beberapa kali menjadi daerah tempat kemunculan berbagai virus baru penyebab penyakit. Contohnya saja virus flu burung, virus severe acute respiratory syndrome (SARS), dan yang terbaru 2019-nCoV.</p>



<p>Mengapa sepertinya China menjadi ‘hot spot’ virus baru? Vaksinolog lulusan University of Siena, dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, menjelaskan kemungkinan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.</p>



<p>“Penyakit-penyakit ini berasal dari binatang yang ditransmisikan ke manusia disebut zoonotic disease,” kata dr Dirga.</p>



<p>“Di China banyak sekali model interaksi antara manusia dengan hewan yang tidak aman. Contohnya kalau kita ke China, pasar binatangnya, itukan bebas sekali campur segala macam hewan hidup mati diperjualbelikan. Tidak bersih. Sangat gampang tertular,” lanjut pria yang sehari-hari praktik di OMNI Hospitals Pulomas ini.</p>



<p>Selain itu&nbsp;China&nbsp;juga memiliki populasi penduduk tinggi. Artinya ketika virus dari hewan bermutasi bisa menjangkit manusia, penyakit akan mudah menular karena populasi penduduk yang padat dan mobilitas tinggi.</p>



<p>“Itu bisa menjelaskan kenapa kok banyak (penyakit -red) yang dari China,” pungkas dr Dirga.<br><br></p>



<p style="font-size:10px" class="has-text-color has-cyan-bluish-gray-color"><em>Sumber : Detik<br>Editor : Afrijon</em></p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/mulai-dari-penyakit-flu-burung-hingga-corona-kenapa-virus-banyak-lahir-di-china">Mulai Dari Penyakit Flu Burung hingga Corona, Kenapa Virus Banyak ‘Lahir’ di China?</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/mulai-dari-penyakit-flu-burung-hingga-corona-kenapa-virus-banyak-lahir-di-china/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
