Beranda Siak MBG Tak Kunjung Tiba, Ratusan Santri Santap Menu Darurat, SPPG Siak Tualang...

MBG Tak Kunjung Tiba, Ratusan Santri Santap Menu Darurat, SPPG Siak Tualang Perawang Barat 3 Akui Ada Kelalaian

139

​TUALANG (Infosiak.com) – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak diwarnai ketegangan. Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ilmi terpaksa menyantap menu biasa akibat keterlambatan pasokan dari SPPG. Buntut dari kekecewaan tersebut, pihak Ponpes sempat menolak kedatangan mobil logistik dari SPPG yang baru tiba sekitar pukul 17.00 WIB atau jam 5 sore.

​Menurut pihak Ponpes Nurul Ilmi, mereka sebenarnya sudah melayangkan konfirmasi dua hari sebelumnya terkait aktivitas santri.

Pada ​Selasa 26 Mei 2026, pihak Ponpes mengabarkan kepada Asisten Lapangan (Aslap) SPPG bahwa santri putra dan putri tingkat asrama tetap masuk secara normal, sementara tingkat MI-Tahfidz libur.

Kamis 28 Mei 2026, hingga jam makan siang, menu MBG yang dinanti tak kunjung tiba, dan santri mulai kelaparan.

​”Karena tak datang datang, inisiatif kami mengalihkan nasi yang seharusnya untuk makan malam. Alhamdulillah bisa dijadikan makan siang. Yang penting anak-anak bisa makan dulu  karena sudah sangat lapar,” ujar Randi, HRD sekaligus PIC MBG Ponpes Nurul Ilmi.

Baca Juga:  Fauzi Asni Himbau Masyarakat Taat Aturan Berlalulintas Dan Jaga Displin Berkendara

​Pihak Ponpes menyayangkan minimnya akurasi informasi dari pihak penyalur. Randi menyebut, saat dihubungi pada siang hari, pihak SPPG berdalih sedang libur cuti bersama. Padahal, konfirmasi kehadiran santri sudah dilakukan sejak Selasa.

​Selain masalah keterlambatan, Randi membeberkan bahwa ini bukan kali pertama pihaknya melayangkan komplain kepada SPPG Siak Tualang Perawang Barat 3.

Baca Juga:  Diketuk Palu, APBD Siak 2023 Disahkan Sebesar Rp2,4 Triliun

Kasus salah jadwal atau keterlambatan kurir sudah beberapa kali terjadi. Kemudian masalah higienitas, pihak Ponpes mengklaim pernah menemukan benda asing seperti ulat hingga rambut pada menu makanan yang dikirim sebelumnya.

​”Ini bukan yang pertama, mereka selalu minta ma’af dan berjanji akan melakukan perbaikan, tapi kejadian lagi,” pungkas Randi kesal.

​Merespon keluhan tersebut, Kepala SPPG Siak Tualang Perawang Barat 3 Widya Sari menyampaikan permohonan ma’af. Ia mengakui ada kelalaian di internal dalam membaca informasi dari pihak Ponpes/sekolah.

Lanjutnya, berdasarkan Surat Edaran (SE) terbaru, operasional SPPG diliburkan pada tanggal merah, hari libur nasional, dan hari Minggu. Sementara, Informasi bahwa santri asrama tetap masuk terlambat diteruskan dari Asisten Lapangan (Aslap) ke pusat dapur produksi SPPG.

Baca Juga:  Musrenbang Kampung Benhul Berlangsung Sengit, Warga Usul Pengaspalan dan Lening

​”Kami minta ma’af, kami akui kesalahan ada pada kami. Mungkin kurang teliti membaca informasi sehingga terjadi miskomunikasi,” ungkap Widya Sari.

​Mengenai penolakan di sore hari, Widya menjelaskan bahwa pihaknya tetap berusaha bertanggung jawab dengan memasak dan mengantarkan 293 porsi MBG ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB.

Sayangnya, karena situasi terlanjur memanas, pihak Ponpes memilih tidak membukakan gerbang bagi mobil logistik mereka.

​Widya juga memastikan bahwa catatan dan keluhan dari Ponpes Nurul Ilmi terkait higienitas dan ketepatan waktu akan menjadi bahan evaluasi serius demi perbaikan program MBG ke depan.

Editor: Ika Rahman