Beranda Siak Kenduri Sambut Ramadhan, Penghulu Hj Siti Aminah S.Pd: Sucikan Hati dengan Bermaafan

Kenduri Sambut Ramadhan, Penghulu Hj Siti Aminah S.Pd: Sucikan Hati dengan Bermaafan

52

SIAK (Infosiak.com) – Ratusan jama’ah (warga, red) Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Riau, berkumpul di Masjid Nurul Huda Dusun Banjar Agung untuk menghadiri sekaligus mengikuti acara kenduri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1445 H, Sabtu (09/03/2024) malam.

Acara kenduri menyambut bulan suci Ramadhan yang berlangsung selama sekitar Dua jam itu, dihadiri Penghulu Kampung Banjar Seminai Dayun Hj Siti Aminah S.Pd, Ketua Ta’mir Masjid Nurul Huda Kyai Nasrohan, segenap perangkat kampung dan Ketua RK/RT setempat, para tokoh/pemuka agama, para tokoh masyarakat, serta para pemuda-pemudi yang ada di lingkungan Dusun Banjar Agung.

Di acara kenduri tersebut, juga dibarengi dengan pembacaan dzikir bersama (tahlil, red) serta memanjatkan doa untuk para almarhum/almarhumah yang telah meninggal dunia yang dipandu oleh Ustadz Arif dan Ustadz Lutfi, termasuk juga tashiyah agama singkat yang disampaikan oleh Kyai Nasrohan.

“Alhamdulillah, Bersyukur kita ke hadirat Allah SWT karena malam ini kita semua masih diberikan nikmat umur dan nikmat sehat sehingga bisa berkumpul dalam rangka doa bersama menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1445 H,” papar Kyai Nasrohan, dalam sambutan pidatonya.

Baca Juga:  KPU Siak Gagalkan Efendi Jadi PPK, Agus Hariyanto: Kerena Postingannya di FB Berbau Kampanye

Dalam taushiyah singkatnya itu, Kyai Nasrohan juga menyampaikan pesan penting yang sangat dianjurkan oleh Baginda Nabi Besar Muhammad SAW untuk dikerjakan oleh umat muslim di bulan suci Ramadhan.

“Di bulan suci Ramadhan nanti, mari kita semua meningkatkan ‘amal ibadah. Satu hal penting yang dianjurkan oleh Baginda Nabi Muhammad kepada seluruh umatnya adalah agar kita bergembira menyambut datangnya bulan Ramadhan. Bergembira yang dimaksud adalah dengan lebih meningkatkan ‘amal ibadah seperti memperbanyak membaca al quran, i’tikaf, membaca sholawat, bersedekah, dan lain-lain,” lanjut Kyai Nasrohan.

Di samping itu, pesan Kyai Nasrohan, dalam sebuah hadits disebutkan bahwasanya Surga sangat merindukan Empat golongan manusia yang rutin mengerjakan ‘amal kebaikan, yakni golongan manusia yang gemar membaca al quran, menjaga lisan, memberi makan orang lapar, serta mengerjakan puasa di bulan Ramadhan.

Usai acara, Penghulu Kampung Banjar Seminai Dayun Hj Siti Aminah S.Pd menuturkan, kegiatan kenduri menyambut bulan suci Ramadhan ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu.

“Alhamdulillah, malam ini kita semua bisa berkumpul dalam rangka menghadiri acara kenduri menyambut bulan suci Ramadhan. Kalau dalam istilah orang-orang tua kita terdahulu, acara kenduri bersama ini disebut punggahan. Semoga acara seperti ini bisa terus menerus dilestarikan. Selain sebagai wadah silaturrahmi, acara kenduri ini juga sudah dilakukan oleh para orang/orang tua terdahulu sejak puluhan tahun yang lalu,” ujar Penghulu Hj Siti Aminah, kepada Infosiak.com.

Baca Juga:  ‎Jembatan Tinggal Puing, Warga Minta Perjuangan Dewan

Dijelaskannya juga, melalui acara kenduri ini cukup banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil di dalamnya. Tak hanya sebatas makan bersama dan kumpul-kumpul semata. Namun lebih dari itu, melalui acara kenduri menyambut bulan suci Ramadhan ini kita semua bisa bertemu untuk saling bermaaf-maafan. Serta menjadi sarana ibadah dalam hal mendokan para orang-orangtua dan saudara-saudara kita yang telah berpulang ke hadirat sang pencipta (Allah SWT, red).

“Melalui acara kenduri ini, mari kita semua saling bermaaf-maafan, dengan harapan semoga saat memasuki bulan suci Ramadhan nanti hati kita menjadi bersih/suci, sehingga seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan nanti diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda,” tutup Penghulu Hj Siti Aminah.

Baca Juga:  Pemkab Siak Launching Gerakan Wakaf Seribu Rupiah Per Hari 

Pengertian Istilah Kenduri:

Di kalangan sebagian besar umat Muslim Indonesia, istilah kata “Kenduri” sudah cukup lama digunakan pada setiap digelarnya acara-acara yang berkenaan dengan kegiatan sosial ataupun kegiatan keagamaan, seperti pada saat ada hajatan pernikahan, khitanan, kematian, hingga di saat menyambut datangnya bulan-bulan tertentu seperti bulan Muharram (Syuro, red), Rajab, Sya’ban, maupun Ramadhan.

Secara spesifik, istilah Kenduri diartikan sebagai bentuk rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan, termasuk nikmat datangnya bulan suci Ramadhan. Dengan demikian, sudah menjadi tradisi turun-temurun di kalangan umat Muslim Indonesia bilamana akan tiba bulan suci Ramadhan, selalu digelar acara kenduri baik di rumah-rumah, di kantor-kantor, di musholla, ataupun di masjid-masjid.

Dalam prakteknya, ritual kenduri selalu dibarengi dengan kegiatan/acara makan bersama, dzikir bersama, berdoa bersama, serta adakalanya juga diselingi dengan taushiyah/ceramah agama yang disampaikan oleh para ustadz/kyai. Sedangkan tujuan utama ritual kenduri itu adalah mempererat tali silaturrahmi antar sesama umat Muslim, serta permohonan hajat kepada Allah SWT agar diberikan kebaikan-kebaikan sesuai yang diharapkan.

Laporan: Atok

loading...