Beranda Siak Saat Ikuti Ujian Praktik Sains, Siswa SMP di Siak Meninggal Dunia

Saat Ikuti Ujian Praktik Sains, Siswa SMP di Siak Meninggal Dunia

48

 

SIAK, (Infosika.com) – Duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Siak. Seorang siswa kelas IX SMP Islamic Center Siak berinisial MA (15) meninggal dunia saat mengikuti ujian praktik sains, setelah alat rakitan yang diperagakannya diduga meledak di tengah kegiatan sekolah, Rabu (08/04/2026).

Peristiwa itu terjadi di lapangan upacara sekolah yang berada di Kampung Rempak Kecamatan Siak Kabupaten Siak, saat kegiatan ujian praktik Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tengah berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos P, S.H, M.H, menjelaskan bahwa pada saat kejadian, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memperagakan hasil karya masing-masing.

Baca Juga:  Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Siak Berikan Tali Asih ke Purnawirawan

Ketika giliran kelompok korban, MA maju untuk memperagakan alat yang dibawa dalam kegiatan tersebut. Sebelum memulai, korban bahkan sempat meminta rekan-rekannya untuk menjauh dari lokasi praktik.

Namun saat alat tersebut diuji coba, tiba-tiba terjadi ledakan hebat yang disertai asap dan suara keras. Serpihan dari alat itu terpental ke berbagai arah, bahkan mengenai bagian bangunan sekolah di sekitar lokasi.

Korban yang berada paling dekat dengan sumber ledakan mengalami luka serius di bagian wajah akibat terkena pecahan alat. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis. Meski sempat dilarikan ke RSUD Siak, tim medis menyatakan nyawa remaja tersebut tidak tertolong.

Baca Juga:  233 Siswa SMKN 1 Mempura Mulai Jalani Ujian Praktik Kejuruan

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Raja Kosmos.

Lebih lanjut, dari hasil konfirmasi yang dilakukan, diketahui bahwa alat yang digunakan tersebut merupakan bagian dari karya kelompok dalam ujian praktik sains, yang secara teknis dibuat sendiri oleh korban.

“Korban sendiri yang membuat,” tambahnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya material plastik, potongan logam, serta serbuk yang akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik.

Baca Juga:  Siak Raih Predikat Kabupaten Dengan Pembangunan Daerah Terbaik se-Riau

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti serta kemungkinan adanya unsur kelalaian,” lanjutnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang saat ini masih berjalan.

Kehilangan MA bukan hanya duka bagi keluarga, tapi juga menjadi pengingat keras bagi dunia pendidikan Indonesia tentang pentingnya protokol keselamatan (Safety First) dalam setiap kegiatan praktik lapangan agar kreativitas siswa tetap terlindungi.

Editor: Ika Rahman