Beranda Tualang Pokir Dewan MA Semenisasi Jalan, Sempat Dihentikan dan Disinyalir Asal Jadi

Pokir Dewan MA Semenisasi Jalan, Sempat Dihentikan dan Disinyalir Asal Jadi

106

TUALANG (Infosiak.com) – Pengerjaan Proyek Peningkatan Jalan Sukamaju 4 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang yang kabarnya merupakan Pokir DPRD Riau MA sempat dihentikan dan disinyalir asal jadi.

Dilihat dari plang (papan informasi) proyek, pekerjaan itu merupakan pembangunan/peningkatan jalan semenisasi lingkungan pemukiman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Pemerintah Provinsi Riau.

Adapun sebagai Kontraktor Pelaksana CV Putra Perdana Abadi dan Konsultan Pengawas CV Trada Consultan dengan masa pelaksanaan enam puluh (60) hari kalender.

Baca Juga:  Babinsa 04/Perawang Sertu Uuk Sudarijanto Laksanakan Patroli Karhutla

Disaat tengah dilakukannya semenisasi, pengerjaan jalan yang menggunakan adukan pengecoran dari ready mix itu sempat dihentikan oleh seseorang bernama Wahyu yang kabarnya merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Peningkatan Jalan Sukamaju 4 Kelurahan Perawang.

Saat ditanya mengapa semenisasi itu dihentikan, Wahyu tidak memberikan keterangan secara jelas.

“Tanya sama pelaksana,” kata Wahyu kepada awak media sembari berjalan menuju kedalam mobilnya.

Baca Juga:  Bangun Ruang Baca di Sekolah, Hari Guru Kapolsek Tualang Suap Tumpeng Kepsek Satu Atap

Informasi yang dihimpun dilapangan, Wahyu menghentikan pengerjaan karena tidak ditemukannya pengawas dilokasi proyek. Akibatnya, adukan ready mix dikhawatirkan akan mengeras sehingga tidak bisa digunakan.

Informasinya pengerjaan semenisasi itu seharusnya memiliki lebar 4 meter dan panjang sekitar 178 meter. Namun dari keterangan Hendra selaku pelaksana proyek Jalan Sukamaju 4 Kelurahan Perawang yang telah dikerjakan itu memiliki lebar 2,5 meter.

Baca Juga:  Batra Siap Lanjutkan Pembangunan Kampung Pinang Sebatang

Ditemui dilokasi proyek, Hendra mengaku sedang dalam kondisi sakit dan tidak mengetahui mengapa pengerjaan semenisasi sempat dihentikan.

“Iya, tidak tau saya (mengapa dihentikan,” ucap Hendra, Sabtu (04/05/2024).

Berdasarkan informasi serta pantauan awak media dilapangan, tampaknya pengerjaan semenisasi itu tidak membutuhkan waktu yang begitu lama sebab dalam teknis pengerjaannya menggunakan ready mix.

 

Laporan : Ika