<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dumai Arsip - Gali Informasi Bangun Budaya</title>
	<atom:link href="https://infosiak.com/category/dumai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infosiak.com/category/dumai</link>
	<description>Infosiak.com</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Dec 2019 17:35:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://infosiak.com/wp-content/uploads/2018/09/cropped-infosiak-perawang-32x32.jpg</url>
	<title>Dumai Arsip - Gali Informasi Bangun Budaya</title>
	<link>https://infosiak.com/category/dumai</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seorang Warga Siak Bersama Tiga Warga Dumai Ditangkap Polda Riau</title>
		<link>https://infosiak.com/seorang-warga-siak-bersama-tiga-warga-dumai-ditangkap-polda-riau</link>
					<comments>https://infosiak.com/seorang-warga-siak-bersama-tiga-warga-dumai-ditangkap-polda-riau#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Dec 2019 17:35:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=8219</guid>

					<description><![CDATA[<p>DUMAI (Infosiak.com) &#8211; Tiga orang warga Kota Dumai dan satu warga Kabupaten Siak diciduk Tim Opsnal Dir Narkoba Polda Riau diduga sedang pesta narkotika jenis sabu, Minggu (01/12/2019) lalu, di kamar Hotel Cititel Dumai. Pelaku masing-masing berinisial HR (35) warga Koto Gasib, Kabupaten Siak dan WK (35), AH (24) serta IR wanita 24 tahun juga [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/seorang-warga-siak-bersama-tiga-warga-dumai-ditangkap-polda-riau">Seorang Warga Siak Bersama Tiga Warga Dumai Ditangkap Polda Riau</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pf-content"><div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-aligncenter">
                    <a href="https://infosiak.com/seorang-warga-siak-bersama-tiga-warga-dumai-ditangkap-polda-riau?pfstyle=wp" rel="nofollow" onclick="" title="Printer Friendly, PDF & Email">
                    <img decoding="async" class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button-md.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 194px;height: 30px;"  />
                    </a>
                </div>
<p><strong>DUMAI (Infosiak.com) </strong>&#8211; Tiga orang warga Kota Dumai dan satu warga Kabupaten Siak diciduk Tim Opsnal Dir Narkoba Polda Riau diduga sedang pesta narkotika jenis sabu, Minggu (01/12/2019) lalu, di kamar Hotel Cititel Dumai.</p>



<p>Pelaku masing-masing berinisial HR (35) warga Koto Gasib, Kabupaten Siak dan WK (35), AH (24) serta IR wanita 24 tahun juga turut dibekuk petugas.</p>



<p>Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Dumai Iptu Dedi Nofarizal, Sabtu (07/12/2019), membenarkan adanya penangkapan empat orang muda-mudi terlibat narkoba oleh tim opsnal Dir Narkoba Polda Riau.</p>



<p>Penangkapan bermula saat polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa para tersangka memiliki narkotika jenis sabu dan diduga akan melakukan pesta barang haram tersebut.</p>



<p>Berbekal informasi tersebut, selanjutnya petugas langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (KTP). Setibanya di lokasi, petugas sempat melakukan upaya paksa terhadap tersangka dan menggeledah seisi kamar.</p>



<p>&#8220;Dari tangan keempat tersangka, berhasil diamankan barang bukti berupa 4 paket kecil narkotika jenis sabu, 1 buah dompet warna hitam, 1 blok plastik bening, 1 unit Handphone merk Oppo warna putih yang disita dari tersangka IR, 1 unit Handphone merk Nokia warna biru disita dari tersangka berinisial HR, dan 1 unit Handphone Merek Samsung disita dari tersangka berinisial WK,&#8221; jelas Iptu Dedi Nofarizal.</p>



<p>Saat ini, keempat pelaku bersama barang bukti sabu 2,00 gram dan barang bukti lain dibawa ke Mapolres Dumai guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.</p>



<p style="font-size:10px" class="has-text-color has-cyan-bluish-gray-color"><em>Sumber : Xnewss<br>Editor : Afrijon</em></p>
</div><p>Posting <a href="https://infosiak.com/seorang-warga-siak-bersama-tiga-warga-dumai-ditangkap-polda-riau">Seorang Warga Siak Bersama Tiga Warga Dumai Ditangkap Polda Riau</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/seorang-warga-siak-bersama-tiga-warga-dumai-ditangkap-polda-riau/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beginilah Derita Warga Dumai Riau Dikepung Asap Pekat Karhutla, Warga: Anak saya sakit, ingus keluar terus</title>
		<link>https://infosiak.com/beginilah-derita-warga-dumai-riau-dikepung-asap-pekat-karhutla-warga-anak-saya-sakit-ingus-keluar-terus</link>
					<comments>https://infosiak.com/beginilah-derita-warga-dumai-riau-dikepung-asap-pekat-karhutla-warga-anak-saya-sakit-ingus-keluar-terus#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2019 06:32:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=3729</guid>

					<description><![CDATA[<p>DUMAI (Infosiak.com)&#160;&#8211;&#160;Warga Kota Dumai,&#160;Riau&#160;dikepung asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Pekatnya asap membuat sejumlah warga mulai terganggu kesahatannya. Dilansir dari&#160;Antara, bau asap pekat karhutla sudah tercium sejak dini hari hingga pagi. Kejadian seperti ini menurut warga sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Seorang warga Dumai, Hasan menyebut wilayahnya seperti [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/beginilah-derita-warga-dumai-riau-dikepung-asap-pekat-karhutla-warga-anak-saya-sakit-ingus-keluar-terus">Beginilah Derita Warga Dumai Riau Dikepung Asap Pekat Karhutla, Warga: Anak saya sakit, ingus keluar terus</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pf-content"><div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-aligncenter">
                    <a href="https://infosiak.com/beginilah-derita-warga-dumai-riau-dikepung-asap-pekat-karhutla-warga-anak-saya-sakit-ingus-keluar-terus?pfstyle=wp" rel="nofollow" onclick="" title="Printer Friendly, PDF & Email">
                    <img decoding="async" class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button-md.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 194px;height: 30px;"  />
                    </a>
                </div>
<p><strong>DUMAI (</strong><a href="http://Infosiak.com"><strong>Infosiak.com</strong></a><strong>)</strong>&nbsp;&#8211;&nbsp;Warga Kota Dumai,&nbsp;Riau&nbsp;dikepung asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Pekatnya asap membuat sejumlah warga mulai terganggu kesahatannya.</p>



<p>Dilansir dari&nbsp;Antara, bau asap pekat karhutla sudah tercium sejak dini hari hingga pagi. Kejadian seperti ini menurut warga sudah terjadi sejak sebulan terakhir.</p>



<p>Seorang warga Dumai, Hasan menyebut wilayahnya seperti daerah pertemuan asap karhutla di Riau.</p>



<p>&#8220;Dapat kiriman asap dari kebakaran di Bengkalis, Rohil (Rokan Hilir), ditambah lagi ada kebakaran lahan juga di Dumai,&#8221; kata Hasan (32), Rabu (27/2/2019).</p>



<p>Hasan mengatakan asap terasa sangat pekat pada malam hari hingga siang sekitar pukul 11.00 WIB.</p>



<p>Pekatnya asap membuat jarak pandang terganggu. Warga juga harus mengenakan masker jika beraktifitas di luar rumah.</p>



<p>Warga Dumai lain, Hams mengaku pekatnya asap karhutla membuat anaknya sakit. Agar kesehatan anaknya tak terus membutuk, Hams memilih menitipkan anaknya di rumah keluarganya di Pekanbaru.</p>



<p>&#8220;Anak saya sakit, ingusnya keluar terus. Terpaksa dipindahkan sementara ke Pekanbaru,&#8221; katanya.</p>



<p>Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyebut, kebakaran lahan dan hutan yang terjadi sejak Januari hingga Februari 2019 sudah mencakup area dengan luas 1.136 hektare lebih.</p>



<p>Wilayah terparah adalah Kabupaten Bengkalis dengan area yang terbakar mencapai 817 hektare.</p>



<p>Selanjutnya Rokan Hilir tercatat 132 hektare, Dumai 60 hektare, Indragiri Hilir 38 hektare, Siak 30 hektare, Kampar 15 hektare, Pekanbaru 21,01 hektare dan&nbsp;Meranti 20,4 hektare.</p>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kemarin mengatakan jumlah lahan yang terbakar bertambah lebih dari 150 hektare dalam kurun waktu kurang dari 48 jam terakhir.</p>



<p>&#8220;Titik-titik api masih cukup banyak terdeteksi di pesisir Riau seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir,&#8221; kata Edwar, Selasa (26/2/2019) di Pekanbaru.</p>



<p>Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru pada Rabu angin masih berhembus dari arah Timur ke Timur Laut dengan kecepatan 10-27 km/jam. Dengan kondisi demikian, Dumai berisiko menerima kiriman asap dari daerah tetangga yang mengalami kebakaran lahan dan hutan.</p>



<p>Sementara itu, citra satelit Terra Aqua pada pukul 06.00 WIB menunjukkan adanya 39 titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.</p>



<p>Titik panas tersebar di Bengkalis (6), Indragiri Hilir (1), Kepulauan Meranti (1), Pelalawan (5), Rokan Hilir (6), Rokan Hulu (1), Siak (3), dan Dumai (16).</p>



<p>Di antara titik-titik panas itu, ada 20 yang dipastikan merupakan titik api, tersebar di Bengkalis (5), Dumai (7), Pelalawan (3), Rokan Hilir (3) dan Siak (2).<br><br></p>



<p class="has-text-color has-very-light-gray-color"><em>Sumber : Antara<br>Editor : Afrijon</em></p>
</div><p>Posting <a href="https://infosiak.com/beginilah-derita-warga-dumai-riau-dikepung-asap-pekat-karhutla-warga-anak-saya-sakit-ingus-keluar-terus">Beginilah Derita Warga Dumai Riau Dikepung Asap Pekat Karhutla, Warga: Anak saya sakit, ingus keluar terus</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/beginilah-derita-warga-dumai-riau-dikepung-asap-pekat-karhutla-warga-anak-saya-sakit-ingus-keluar-terus/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran di Riau, Api Mulai Membakar Lahan Konsesi PT Chevron</title>
		<link>https://infosiak.com/kebakaran-di-riau-api-mulai-membakar-lahan-konsesi-pt-chevron</link>
					<comments>https://infosiak.com/kebakaran-di-riau-api-mulai-membakar-lahan-konsesi-pt-chevron#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 14:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=3719</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU (Infosiak.com) &#8211; Kebakaran lahan bermunculan di Kota Dumai, Riau, pada Selasa siang, hingga merambat ke lahan konsesi perusahaan minyak PT Chevron Pacific Indonesia. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Afrilagan, Selasa, mengatakan kebakaran lahan konsesi Chevron berlokasi di tepi Jalan Soekarno-Hatta, dekat Jembatan Bukit Jin. Ia memperkirakan luas kebakaran lahan gambut [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/kebakaran-di-riau-api-mulai-membakar-lahan-konsesi-pt-chevron">Kebakaran di Riau, Api Mulai Membakar Lahan Konsesi PT Chevron</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pf-content"><div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-aligncenter">
                    <a href="https://infosiak.com/kebakaran-di-riau-api-mulai-membakar-lahan-konsesi-pt-chevron?pfstyle=wp" rel="nofollow" onclick="" title="Printer Friendly, PDF & Email">
                    <img decoding="async" class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button-md.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 194px;height: 30px;"  />
                    </a>
                </div>
<p><strong>PEKANBARU (</strong><a href="http://Infosiak.com"><strong>Infosiak.com</strong></a><strong>)</strong> &#8211; Kebakaran lahan bermunculan di Kota Dumai, Riau, pada Selasa siang, hingga merambat ke lahan konsesi perusahaan minyak PT Chevron Pacific Indonesia.</p>



<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Afrilagan, Selasa, mengatakan kebakaran lahan konsesi Chevron berlokasi di tepi Jalan Soekarno-Hatta, dekat Jembatan Bukit Jin.</p>



<p>Ia memperkirakan luas kebakaran lahan gambut tersebut mencapai empat hektare.</p>



<p>&#8220;Status lahan konsesi Chevron, jadi lahan ini milik BP Migas tetapi pengelolaan di PT Chevron,&#8221; kata Afrilagan kepada Antara di lokasi kebakaran lahan.</p>



<p>Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran di lahan konsesi Chevron tersebut sekitar pukul 11.00 WIB dari Babinsa setempat.</p>



<p>Namun, petugas pemadam kebakaran baru tiba di lokasi tersebut pada siang hari karena banyak titik api bermunculan di Dumai.</p>



<p>Menurut dia, kebakaran pada hari yang sama di Dumai juga terjadi di Bukit Batrem dan Bangsal Aceh dengan luasan yang berbeda-beda.</p>



<p>&#8220;Kita terlambat karena cuaca panas dan ada lima titik kebakaran yang berbeda, dan ini adalah yang keenam,&#8221; katanya. Asap pekat menyelimuti lokasi tersebut dan api masih terlihat berkobar di beberapa bagian di lahan gambut tersebut.</p>



<p>Asap pekat terbawa angin hingga mengganggu jarak pandang warga yang melintasi Jalan Soekarno-Hatta.</p>



<p>Tim gabungan dari BPBD Dumai, Manggala Agni Daops Dumai, Polres Dumai, TNI dan pihak perusahaan terus berusaha memadamkan kebakaran di lahan tersebut.</p>



<p>&#8220;Bisa dilihat sendiri, airnya ada tetapi sedikit. Ada lima mobil pemadam. Namun, airnya dijemput dari lokasi lain. Ketika sampai di sini cepat habisnya dan dijemput lagi,&#8221; ujar Afrilagan di lokasi, Selasa petang.</p>



<p>Ia mengatakan, kebakaran lahan di Kota Dumai selama 2019 sudah melahap 70 hektare.</p>



<p>Dumai dalam beberapa terakhir juga diselimuti kabut asap, baik yang berasal dari daerah itu sendiri ataupun kiriman dari Pulau Rupat.</p>



<p>Sedangkan, PT Chevron Pacific Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait kebakaran lahan di konsesinya.</p>



<p>Pihak humas perusahaan migas itu ketika dikonfirmasi menyatakan akan segera mengeluarkan pernyataan pers.</p>



<p>Riau sudah berstatus Siaga Darurat Karhutla sejak 19 Februari hingga delapan bulan ke depan. Kebakaran lahan gambut terus membara, terutama di daerah pesisir.</p>



<p>Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyatakan Karhutla terjadi sejak Januari hingga Februari 2019 luasnya sudah mencapai 1.136 hektare.</p>



<p>Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, citra satelit Terra Aqua pada Selasa sore pukul 16.00 WIB menunjukan ada 32 titik panas, yang menjadi indikasi awal Karhutla.</p>



<p>Lokasinya paling banyak di Dumai yakni 12 titik, kemudian di Bengkalis (enam), Pelalawan (lima), Rohil (empat), Siak (dua), serta Meranti, Inhil dan Rohul masing-masing satu titik.</p>



<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik mempunyai tingkat keakuratan di atas 70 persen sehingga dinyatakan sebagai titik api kebakaran. Lokasinya antara lain di Bengkalis ada lima titik, Dumai (tiga), Pelalawan (tiga), Rohil (satu) dan Siak (satu).&nbsp;<br></p>



<p class="has-text-color has-very-light-gray-color"><em>Sumber : Antaranews<br>Editor : Afrijon</em></p>
</div><p>Posting <a href="https://infosiak.com/kebakaran-di-riau-api-mulai-membakar-lahan-konsesi-pt-chevron">Kebakaran di Riau, Api Mulai Membakar Lahan Konsesi PT Chevron</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/kebakaran-di-riau-api-mulai-membakar-lahan-konsesi-pt-chevron/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara gara Puntung Rokok Pria di Riau Jadi Tersangka Karhutla</title>
		<link>https://infosiak.com/gara-gara-puntung-rokok-pria-di-riau-jadi-tersangka-karhutla</link>
					<comments>https://infosiak.com/gara-gara-puntung-rokok-pria-di-riau-jadi-tersangka-karhutla#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2019 12:33:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=3180</guid>

					<description><![CDATA[<p>DUMAI (Infosiak.com) &#8211;&#160;Pelaku pembakaran tiga hektar lahan di Kota Dumai,&#160;Riau, menjadi penghuni baru sel di Mapolres setempat. Pelaku MS alias Sabri menjadi orang pertama yang ditangkap pada tahun 2019 dalam kasus&#160;Karhutla. Kapolres Kota Dumai AKBP Restika Perdamean Nainggolan menyebutkan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. &#8220;Pelaku diduga [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/gara-gara-puntung-rokok-pria-di-riau-jadi-tersangka-karhutla">Gara gara Puntung Rokok Pria di Riau Jadi Tersangka Karhutla</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pf-content"><div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-aligncenter">
                    <a href="https://infosiak.com/gara-gara-puntung-rokok-pria-di-riau-jadi-tersangka-karhutla?pfstyle=wp" rel="nofollow" onclick="" title="Printer Friendly, PDF & Email">
                    <img decoding="async" class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button-md.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 194px;height: 30px;"  />
                    </a>
                </div>
<p><strong>DUMAI (Infosiak.com)</strong> &#8211;&nbsp;Pelaku pembakaran tiga hektar lahan di Kota Dumai,&nbsp;Riau, menjadi penghuni baru sel di Mapolres setempat. Pelaku MS alias Sabri menjadi orang pertama yang ditangkap pada tahun 2019 dalam kasus&nbsp;Karhutla.</p>



<p>Kapolres Kota Dumai AKBP Restika Perdamean Nainggolan menyebutkan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.</p>



<p>&#8220;Pelaku diduga sengaja membakar lahan di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai pada akhir pekan kemarin,&#8221; kata Restika, Kamis (10/1/2019).</p>



<p>Kebakaran&nbsp;saat itu dipadamkan tim gabungan TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat. Polisi langsung mengusut dan menemukan Sabri berada di lokasi. &#8220;Dia juga sebagai pemilik lahan,&#8221; ucap Restika.</p>



<p>Saat diinterogasi, tersangka mengaku sebelum kejadian tengah membersihkan lahan. Di sana, pelaku membuang puntung rokok hingga memantik api karena cuaca saat itu panas, ditambah dengan hembusan angin kencang.</p>



<p>Dengan cepat, api puntung rokok langsung masuk ke dalam tanah berkontur gambut itu. Tersangka mengaku telah berupaya memadamkan api dengan memukul menggunakan ranting.</p>



<p>&#8220;Namun api justru semakin membesar. Bunga api dari pukulan kayu bertebaran dan loncat ke lahan lainnya,&#8221; jelas Restika.</p>



<p>Dari hasil gelar perkara, Polisi selanjutnya menetapkan Sabri sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 108 Jo Pasal 69 Undang-Undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan&nbsp;hutan.</p>



<p>Di samping itu, saat ini BPBD Provinsi Riau mencatat seluas 66,5 hektare lahan selama pekan pertama Januari 2019. Kepala Pelaksana BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan sedikitnya lima kabupaten kota mengalami kebakaran lahan sepanjang periode tersebut.</p>



<p>&#8220;Kebakaran terluas masih tercatat di Kabupaten Rokan Hilir dengan luas 40 hektare,&#8221; katanya.</p>



<p>Sejak awal tahun ini, lahan gambut di Rokan Hilir, tepatnya di Desa Mumugo, Kecamatan Tanah Putih membara dan sangat sulit dikendalikan. Puluhan tim gabungan TNI, Polri dan Manggala Agni berjibaku melakukan pemadaman melalui jalur darat.</p>



<p>Tim tidak hanya &#8220;perang&#8221; melawan titik api, melainkan juga asap tebal serta hembusan angin kencang. Sedikitnya dua warga yang tinggal di sekitar titik api terpaksa diungsikan karena kabut asap tebal.</p>



<p>Kebakaran di Rohil berhasil teratasi setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu pada akhir pekan kemarin, atau tepat lima hari upaya pemadaman berlangsung.</p>



<p>Selain di Rokan Hilir, ia juga mengatakan kebakaran lahan turut terjadi di Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Desa Bumbung, Kecamatan Mandau dan Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan dengan total luas mencapai 10 hektare.</p>



<p>Kemudian, kebakaran juga terjadi di wilayah daratan tepatnya di Kabupaten Kampar dengan luas mencapai 14 hektare.</p>



<p class="has-text-color has-very-light-gray-color"><em>Sumber : Liputan6<br>Editor : Afrijon</em></p>
</div><p>Posting <a href="https://infosiak.com/gara-gara-puntung-rokok-pria-di-riau-jadi-tersangka-karhutla">Gara gara Puntung Rokok Pria di Riau Jadi Tersangka Karhutla</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/gara-gara-puntung-rokok-pria-di-riau-jadi-tersangka-karhutla/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikuti UKW Angkatan XI PWI Riau, 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten</title>
		<link>https://infosiak.com/ikuti-ukw-angkatan-xi-pwi-riau-38-wartawan-dinyatakan-kompeten</link>
					<comments>https://infosiak.com/ikuti-ukw-angkatan-xi-pwi-riau-38-wartawan-dinyatakan-kompeten#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Infosiak]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2018 14:55:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dumai]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infosiak.com/?p=2899</guid>

					<description><![CDATA[<p>DUMAI (Infosiak.com) &#8211; Dari 50 peserta yang ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XI PWI Riau tahun 2018, sebanyak 38 orang wartawan dinyatakan kompeten. Sedangkan 12 orang lagi dinyatakan belum kompeten dan bisa mengulanginya lagi untuk menjadi kompeten pada UKW berikutnya. &#8220;Sistem penilaian sudah sedemikian rupa dan diketahui hanya oleh dua orang. Pertama penguji bersama [&#8230;]</p>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/ikuti-ukw-angkatan-xi-pwi-riau-38-wartawan-dinyatakan-kompeten">Ikuti UKW Angkatan XI PWI Riau, 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="pf-content">
<div class="printfriendly pf-button pf-button-content pf-aligncenter">
                    <a href="https://infosiak.com/ikuti-ukw-angkatan-xi-pwi-riau-38-wartawan-dinyatakan-kompeten?pfstyle=wp" rel="nofollow" onclick="" title="Printer Friendly, PDF & Email"><br />
                    <img decoding="async" class="pf-button-img" src="https://cdn.printfriendly.com/buttons/printfriendly-pdf-email-button-md.png" alt="Print Friendly, PDF & Email" style="width: 194px;height: 30px;"  /><br />
                    </a>
                </div>
<p><strong>DUMAI (Infosiak.com)</strong> &#8211; Dari 50 peserta yang ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XI PWI Riau tahun 2018, sebanyak 38 orang wartawan dinyatakan kompeten.</p>
<p>Sedangkan 12 orang lagi dinyatakan belum kompeten dan bisa mengulanginya lagi untuk menjadi kompeten pada UKW berikutnya.</p>
<p>&#8220;Sistem penilaian sudah sedemikian rupa dan diketahui hanya oleh dua orang. Pertama penguji bersama peserta uji. Karena kompeten dan belum kompeten hanya diketahui oleh dua orang ini. Teman-temannya tidak tahu, kecuali dia bercerita sama teman-temannya. Yang ketiga tentunya admin. Tapi yang saya bacakan ini adalah secara keseluruhan dari peserta uji yang bertungkus lumus sejak Jumat (14/12/2018) hingga Sabtu (15/12/2018),&#8221; beber Eka PN selaku Perwakilan Penguji saat mengumumkan hasil UKW Angkatan XI PWI Riau tahun 2018 yang berlangsung selama dua hari yakni Jumat (14/12/2018) dan Sabtu (15/12/2018) di Ballroom Grand Zuri Hotel Dumai.</p>
<p>Eka PN menyampaikan, UKW Angkatan XI PWI Riau ini sudah berkontribusi terhadap jumlah wartawan kompeten di Indonesia menjadi 10.368 orang. Dari sebelumnya, yakni UKW ke-372 yang mana kalau sekarang ini UKW ke-373 jumlahnya 10.330. Peserta UKW Angkatan XI PWI Riau yang ikut dari hari Jumat (14/12/2018) yang bertahan hingga Sabtu (15/12/2018) itu 50 orang dari dari 56 orang yang sudah mendaftar. Dan yang kompeten 38 orang.</p>
<p>&#8220;Selamat kepada yang kompeten, dan yang belum kompeten 12 orang, tetap semangat juga. Insya Allah, pada UKW kedepan teman-teman yang sudah mengetahui cara jalannya ujian ikut kembali agar bisa bersama-sama teman yang sudah kompeten untuk bisa menambah jumlah wartawan Indonesia yang berkompeten,&#8221; ujar Wakil Dekan Fikom Universitas Muhammadiyah Riau ini.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua PWI Dumai Kambali menyampaikan, pihaknya selaku tuan rumah mohon maaf jika ada yang salah dan khilaf. Dan selanjutnya kepada penguji, pihaknya juga mengucapkan terima kasih. Karena pengurus PWI Dumai, panitia UKW angkatan XI dan seluruh peserta banyak sekali mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru dari hasil-hasil ngobrol dan diskusi ringan sambil makan dan ngopi.</p>
<p>&#8220;Ini luar biasa sekali. Karena itu saya yakin dan percaya, teman-teman yang ikut UKW juga mendapatkan pengetahuan yang luar biasa. Dimana selama ini belu..mendapatkan. Saya yakin dan percaya teman-teman sangat berbangga hati dengan ilmu yang baru dan sudah didapat. Walaupun ini judulnya uji kompetensi, tapi saya yakin dan percaya di luar Uji Kompetensi ini ada ilmu berharga yang kita dapatkan,&#8221; ujar Kambali seraya mengatakan, bahwa PWI Dumai sangat terobsesi bagaimana seluruh wartawan yang ada di Dumai harus kompeten. Soalanya PWI Dumai masih menyisakan7 atau 8 orang lagi yang belum kompeten dan kemudian ditambah dengan teman-teman muda yang sudah lewat dua tahun itu bisa naik ke madya serta yang madya naik ke utama bisa ikut. Mungkin tidak banyak-banyak.</p>
<p>&#8220;Yang jelas kami berkomitmen untuk menyelesaikan kompetensi ini. Dan bagi kami, tidak ada yang lebih penting daripada seorang wartawan menjadi kompeten. Karena disitulah kami memandang bahwa rezeki mereka, masa depan mereka terletak di kompeten atau tidaknya teman-teman,&#8221; ujar Kambali.</p>
<p>Sedangkan Ketua Seksi Pendidikan PWI Riau Abdul Gafur mewakili Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang mengatakan, PWI Riau sangat berterima kasih kepada PWI Dumai yang sudah memfasilitasi teman-teman bukanya hanya dari Dumai saja, tapi juga dari kabupaten/kota untuk ikut UKW Angkatan XI PWI Riau di Kota Dumai.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan apresiasi yang luar biasa dari PWI Riau. Mudah-mudahan PWI Kabupaten/Kota yang ada di Riau juga bisa melaksanakan UKW di tempatnya masing-masing. Dan lebih khusus kami ucapkan terima kasih kepada PWI Pusat terutama Tim Penguji Pak M Noeh Hatumena (Jakarta), M Syahrir (Dari Medan, mantan Ketua PWI Sumut), Dr Dedy Syahputra (Medan), Cedin Rosyad Nurdin (Jakarta), Ronny Simon (Medan), T Haris Fadhillah (Aceh), Urip Yanto (Jakarta), Eka PN (Riau) dan Ibu Katherina M Saukoly (Jakarta) yang paling cantik. Semoga pengorbanan Tim Penguji itu memberikan manfaat kepada kami semua yang ada di Riau. Dan kami juga berpesan jangan bosan-bosan datang ke Riau, karena program PWI Provinsi Riau di tahun 2019 paling tidak ada 4 penyelenggaraan UKW. Dan kami memberikan kesempatan kepada kabupaten/kota untuk mengajukan diri melaksanakan UKW,&#8221; tutur Gafur yang juga diamanahkan sebagai Ketua Panitia Pelaksana UKW Angkatan XI PWI Riau tahun 2018 ini.</p>
<p>Dikesempatan itu, Ketua Tim Penguji Dr Dedi Syahputra mengatakan, kegiatan UKW ini intinya bukan sekedar menguji sebetulnya. Tapi sekaligus meningkatkan kompetensi. Jadi ujian itu include di dalamnya sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi. Karena setiap wartawan tentu mempersiapkan diri dan kompetensinya dirinya untuk mengikuti UKW ini. Dengan sendirinya, kompetensi wartawan akan meningkat. &#8220;Persoalan kompetensi ini memang menjadi hal yang strategis belakangan ini,&#8221; sebut Dedi.</p>
<p>Seiring waktu berlalu, katanya, berkaitan dengan regulasi kompetensi wartawan menjadi suatu persoalan yang penting juga. Dan PWI adalah organisasi yang leading dalam hal UKW dari banyak organisasi kewartawanan di Indonesia serta juga lembaga-lembaga lain seperti perguruan tinggi maupun lembaga-lembaga pendidikan jurnalistik yang lain. PWI adalah pihak yang paling banyak atau paling agresif untuk menyelenggarakan UKW. Bahkan ruhnya bagi kalangan PWI sendiri, walaupun di dalamnya ada kalangan-kalangan atau pihak-pihak di luar PWI yang ikut UKW. Artinya, bahwa PWI itu memiliki perhatian yang sangat serius untuk hal UKW ini.</p>
<p>&#8220;Oleh karenanya, kita sangat berbahagia dan berbangga hati dengan respon yang ditunjukkan oleh pengurus PWI Riau dan PWI Dumai untuk menyesuaikan program UKW sampai angkatan XI,&#8221; sebut Dedi.</p>
<p><span style="color: #999999;"><em>Sumber : Rilis</em></span><br />
<span style="color: #999999;"><em>Editor : Afrijon</em></span></div>
<p>Posting <a href="https://infosiak.com/ikuti-ukw-angkatan-xi-pwi-riau-38-wartawan-dinyatakan-kompeten">Ikuti UKW Angkatan XI PWI Riau, 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://infosiak.com">Gali Informasi Bangun Budaya</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infosiak.com/ikuti-ukw-angkatan-xi-pwi-riau-38-wartawan-dinyatakan-kompeten/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
