Beranda Tualang Kecelakaan Kerja, Tubuh Pekerja PT Indah Kiat Ketarik Mesin Penggiling

Kecelakaan Kerja, Tubuh Pekerja PT Indah Kiat Ketarik Mesin Penggiling

3817
BERBAGI
tour_de' tour_de'

PERAWANG (Infosiak.com) – Seorang pekerja pria di PT Indah Kiat, Perawang, Siak, Riau, ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Dimana tubuhnya ketarik masuk ke dalam mesin penggiling kayu di pabrik PT Indah Kiat lalu keluar menjadi potongan-potongan kecil.

Kapolsek Tualang, Kompol Pribadi SH mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pihak perusahaan Indah Kiat bahwa ada salah satu karyawan yang mengalami kecelakaan kerja bernama Marlis (51).

Baca Juga:  Hadiri Kontes Sapi di Perawang, Kementerian Pertanian akan Tingkatkan Target Populasi di Siak

Pekerja yang dilaporkan tersebut, tertarik masuk ke dalam mesin penggiling kayu di lokasi kerja.

”Jadi karyawannya ini shif malam, masuk jam 23.00 WIB, sekitar pukul 02.00 WIB, teman-teman kerjanya sudah tak melihat dia lagi, setelah di cek sama pengawasnya di sekitaran mesin penggiling ditemukan serpihan helmnya, kemudian ditumpukan kayu ada percikan-percikan daging manusia,” jelas kapolsek kepada awak media, Selasa (10/12/2019).

Baca Juga:  BRI Cabang Perawang Khitan Masal 50 Anak dan Launching Program PKUR
loading...

Selanjutnya, saat petugas melakukan evakuasi, kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan hancur tak berbentuk atau menjadi potongan-potongan kecil. Pihaknya menemukan potongan telinga, kulit-kulit manusia di sekitaran mesin penggiling.

“Badannya sudah hancur tidak berbentuk lagi. Jadi kalau dari keterangan pihak perusahaan, dia itu kerja sendirian di lokasi itu,” tutup Muslim.

Baca Juga:  Tiga Pelaku Jaringan Narkoba di Perawang Diringkus Polisi, Satu Perempuan 

Sementara, pihak Humas PT. Indah Kiat, Armadi saat di hubungi, mengatakan, pihakya saat ini menyerahkan investigasi kepada pihak kepolisian.

“Kita serahkan kepada pihak yang berwajib, kalau posisi dia sendiri memang benar. Kalau kerja itu kan memang ramai tapi pada saat itu posisi korban memang sedang sendirian di titik itu,” kata Armadi.

Laporan : Jhon
Editor : Afrijon

loading...
tour_de'