Beranda Tualang Jasa Raharja Bantu Sarana Keselamatan Penyebrangan Sungai di Perawang

Jasa Raharja Bantu Sarana Keselamatan Penyebrangan Sungai di Perawang

269
BERBAGI
tour_de' tour_de'

PERAWANG (Infosiak.com) – PT (Persero) Jasa Raharja Cabang Riau memberikan bantuan sarana keselamatan penumpang sebanyak 25 life buoy dan 25 life jacket untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.

“Yang dilindungi tentunya adalah kapal-kapal yang telah memiliki legalitas atau pass kecil sedangkan sistem yang dilakukan dalam pemungutan IW adalah sistem borongan dengan harga terendah,” kata Kepala Cabang PT (Persero) Jasa Raharja Riau, Herry Kesuma di Perawang, tepatnya di Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang, Siak,Rabu (4/12/2019).

Menurut Herry, dalam memungut IW itu Jasa Raharja tidak berfokus pada profit saja namun lebih kepada perlindungan masyarakat.
Sebab, katanya menyebutkan, bahwa kesadaran keselamatan seharusnya didahulukan oleh si pemilik kapal, dan baru kemudian Jasa Raharja memberikan dukungan.

Baca Juga:  Jemaah Haji Asal Perawang Wafat di Tanah Suci, Kasi PHU Kankemenag Siak Kunjungi Rumah Duka

“Selain bantuan sarana keselamatan penumpang, Jasa Raharja juga melakukan penandatanganan PKS atau perjanjian kerjasama dengan pemilik/operator Kapal Kempang yang sudah memiliki ijin resmi sebagai dari instansi yang berwenang sebagai alat angkutan umum,” katanya.

loading...

Pengurus KSOP Perawang, Aris S mengatakan, pemilik kapal telah menerima edukasi dari Jasa Raharja dengan sangat baik sedangkan para pengendara di Kecamatan Perawang telah diberikan terlebih dahulu pelatihan untuk mengendarai kapal, dan akan mendapatkan SKK (Surat Keterangan Kecakapan) kepada si pengandara kapal untuk salah satu jaminan keselamatan.

Baca Juga:  Keluarga Besar SMAN 1 Tualang akan Sambut Kepulangan Juara Karate O2SN Tahun 2018

Ia menyebutkan, salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan adalah si pemilik kapal merasa nyaman dengan mesin kapalnya, karena kurangnya perhatian pada mesin kapal, sering terjadinya kerusakan pada saat kapal sedang beroperasi.

“Dampaknya tentu menyebabkan penumpang panik, lalu berlari dan berkumpul ke salah satu sisi kapal yang menyebabkan kapal tentunya menjadi tidak seimbang dan akhirnya tenggelam,” katanya.

Baca Juga:  Dirazia Polisi, Perempuan Penghibur di Km 12 Perawang Lari Berhamburan

Oleh karena itu, katanya menyarankan agar ketika kapal akan beroperasi, seluruh penumpang kapal harus menggunakan life jacket untuk keamanan. Jika life jacket belum terpasang, kapal tidak boleh beroperasi.

Pada kesempatan itu pemilik kapal merasa senang dan berterima kasih atas edukasi dan perlindungan yang di berikan oleh PT Jasa Raharja Cabang Riau.

Sumber : Antara
Editor : Afrijon

loading...
BERBAGI