Beranda Pendidikan Kemendikbud Larang Sekolah Bebankan Beli Buku Pada Siswa, Bila Terbukti Segera Melapor

Kemendikbud Larang Sekolah Bebankan Beli Buku Pada Siswa, Bila Terbukti Segera Melapor

263
BERBAGI
tour_de' tour_de'

JAKARTA (Infosiak.com) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melarang pihak sekolah mewajibkan buku tertentu untuk dimiliki oleh siswa. Bila benar terbukti ada sekolah mengharuskan siswanya membeli buka apa itu disedaikan pihak sekolah atau melalui toko buka yang telah ditunjuk sekolah, maka akan dikenakan sanksi.

Hal ini dianggap Kemendikbud telah melanggar Undang-Undang Sistem Perbukuan (UU Sisbuk) Nomor 3 Tahun 2017. Apalagi sejauh ini pihak Kemendikbud sendiri telah penyediaan buku sudah disiapkan dengan mekanisme pendanaan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga:  Waduh.! Kondisi Meubelair di SMPN 2 Mempura Banyak tak Layak Pakai

Menurut Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Dadang Sunendar, aturan penyediaan buku salah satunya tercantum dalam Undang-Undang Sistem Perbukuan (UU Sisbuk) Nomor 3 Tahun 2017. Bila sekolah menyulitkan siswa untuk memiliki buku pelajaran tertentu maka, kata dia melanggar aturan itu.

“Iya sekolah tersebut melanggar UU Sisbuk, Permendikbud, serta juknis BOS. Bila terbukti mengharuskan siswa memilikinya, biasanya sekolah ini suka nakal ditunjuk salah satu toko sebagai penyalurnya, pihak sekolah seperti ini akan kena sanksi. Kita minta orang tua segera melaporkn kalau terjadi kasus seperti ini,” ujarnya, Senin (29/7/2019).

Baca Juga:  SMKN 1 Kandis Study Tour, Kunjungi Istana Matahari Timur dan Peninggalan Tangsi Belanda
loading...

Dadang mengingatkan sekolah untuk mematuhi regulasi soal penyediaan buku pelajaran. Sebab hal tersebut merupakan hak siswa yang mesti dipenuhi untuk kegiatan belajar mengajar. Ia menekankan Kemendikbud bakal menjatuhkan sanksi bila sekolah terbukti melanggar aturan.

“Jika terbukti melanggar, berdasarkan Permendikbud Nomor 8 tahun 2016 (tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan), bisa ada penurunan akreditasi, penangguhan bantuan pendidikan, sampai rekomendasi terberat,” tegasnya.

Baca Juga:  Kementerian Pendidikan Bakal Tarik Kepala Sekolah dan Pengawas ke Pusat

Dadang menjelaskan Kemendikbud telah menyediakan buku K13 untuk kelas I sampai dengan kelas XII . Ia menjelaskan buku tersebut diberikan secara gratis kepada siswa. Adapun pengadaannya melalui dana BOS di masing-masing sekolah. “Pembelian buku melalui dana BOS berlaku untuk sekolah negeri maupun swasta yang menerima dana BOS. Petunjuk teknis BOS menyebutkan bahwa pembelian buku diutamakan untuk membeli buku teks pelajaran yang diterbitkan oleh Kemendikbud,” ujarnya.

Sumber : Republika
Editor : Afrijon

loading...
BERBAGI