Beranda KESEHATAN Penderita DBD di Perawang Terus Meningkat, Per 4 Februari 2019 Sudah 11...

Penderita DBD di Perawang Terus Meningkat, Per 4 Februari 2019 Sudah 11 Kasus

4
BERBAGI

PERAWANG (Infosiak.com) – Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Perawang terus meningkat. Dari 1 Januari Hingga 4 Februari 2019 saja tercatat sebanyak 11 orang terjangkit kasus DBD di kecamatan Tualang, kabupaten Siak. Pasien yang dinyatakan positif DBD dirujuk ke RSUD Siak dan Pekanbaru.

Data yang diperoleh Infosiak.com, dari dua Puskesmas di kecamatan Tualang penderita DBD mayoritas menyerang anak-anak usia sekolah.

Puskesmas Perawang yang melayani wilayah kelurahan Perawang, kampung Perawang Barat, kampung Pinang Sebatang Timur, kampung Pinang Sebatang Barat dan kampung Maredan Barat terdapat 8 kasus penderita DBD.

Sedangkan Puskesmas Tualang untuk wilayah kampung Pinang Sebatang, kampung Tualang, kampung Maredan dan kampung Tualang Timur tercatat 3 kasus penderita DBD.

Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu masalah kesehatan serius diberbagai daerah.

Kepala Puskesmas Perawang Drg Nedra menghimbau masyarakat waspada terhadap penyakit ini. Selain mengetahui gejala penyakitnya, juga perlu diketahui fase demam berdarah yang biasa dialami ketika seseorang terjangkit virus ini.

Fase awal demam berdarah disebut dengan fase demam. Pada fase ini, penderita akan mengalami demam secara tiba-tiba selama kurang lebih 5 hari disertai dengan kulit memerah, nyeri seluruh tubuh dan sakit kepala.

gubernur_riau' gubernur_riau'
sedang memuat...

Setelah melewati fase demam, penderita DBD akan mengalami fase kritis. Inilah dia fase yang mana biasanya membuat penderita ataupun keluarga terkecoh karena penderita merasa sembuh yang ditandai dengan turunnya panas pada tubuh penderita DBD.

“Sering orang tertipu pada demam penyakit DBD ini, karena ada fase demam dan fase kritis. Pada fase kritis ini dikira sudah turun demamnya karena memang (saat itu) demam turun dan biasanya terjadi pada hari ke lima. Padahal, saat itulah (penderita DBD) sedang parah, karena trombosit sedang turun dan (terjadi) pendarahan. Itu kalau pendarahan sudah payah tu,” terang Drg Nedra saat ditemui Infosiak.com diruang kerjanya, Senin (4/2/2019).

Baca Juga:  Usai Galang Bantuan di Perawang, Komunitas PLC Serahkan ke Korban Banjir di Sumbar

Jika fase kritis ini tidak ditangani secara serius trombosit penderita DBD akan terus menurun drastis sehingga akan terjadi perdarahan seperti muntah terus menerus dan mimisan.

Drg Nedra menyarankan jika selama 3 hari demam tidak turun setelah diberikan obat penurun panas, diharapkan segera membawa pasien ke puskesmas terdekat agar dapat dilakukan pemeriksaan guna mencegah terjadi pendarahan apabila pasien memang terjangkit DBD.

Laporan : Jhon
Editor : Afrijon

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Sukai Fan Page Facebook - Infosiak.com  | Subscribe Channel YoutubeInfosiak | Follow InstagramInfo_Siak | Follow Twitter - Info_Siak
tunggu...
waterpark_siak'
BERBAGI