Beranda KESEHATAN Bahas BPJSKes, Pemkab Siak: Masyarakat Keluhkan tentang Kualitas Pelayanan di Sarana Kesehatan

Bahas BPJSKes, Pemkab Siak: Masyarakat Keluhkan tentang Kualitas Pelayanan di Sarana Kesehatan

62
BERBAGI
tour_de' tour_de'

SIAK (Infosiak.com) – Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Siak H Jamaludin menyebutkan, saat ini sedang hangat di perbincangkan tentang kekurangan dana dari BPJS, artinya antara pemasukan dan pengeluaran yang tidak seimbang. Dengan demikian, patutnya banyak pihak yang akan ikut berperan, di satu sisi juga masyarakat mengeluhkan tentang kualitas pelayanan di sarana kesehatan, di mulai dari Puskesmas maupun Rumah Sakit.

“Hari ini kita bicarakan ini, oleh sebab itu nanti BPJS Siak maupun BPJS Cabang Dumai akan memaparkan apa yg sudah dilakukan, kemudian apa kendalanya, setelah itu kami harapkan nanti dari masing-masing OPD bisa memberikan masukan dan menelaah. Atau mungkin ada saran, sehingga permasalahan yang sedang kita hadapi yaitu kekurangan dana tadi, masyarakat diharapkan tidak banyak yang nunggak dan pelayanan kesehatan semakin meningkat,” sebut Jamaludin saat membuka Rapat Forum Kemitraan Program Jamkesnas Kabupaten Siak di Ruang Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Selasa (24/9/2019).

tour_de'

Rapat yang dihadiri oleh Kepala BPJS Kabupaten Siak Rina Elfita Purba, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Dumai Dr. Ilham Isnin Dolyanov, serta OPD terkait, membahas tentang bagaimana pelayanan BPJS selama ini, mengevaluasi pelayanan BPJS Kesehatan tahun 2019 khususnya semester II.

tour_de'

Sementara Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Dumai Dr. Ilham Isnin Dolyanov melaporkan, kedepannya manfaat medis maupun non medis akan di standarisasi, kalau sekarang masih kelas rawat I, II dan III sesuai undang-undang manfaat medis itu akan disatukan menjadi satu standar.

“Jumlah fasilitas kesehatan kita cukup, indeks kepuasan itu terbagi 2 antara indeks kepuasan peserta dan indeks kepuasan fasilitas kesehatan. Target kita untuk peserta 75% di awal 2014 mencapai sekarang 85%, sedangkan indeks fasilitas kesehatan targetnya menjadi 85% dan itu menjadi kinerja BPJS Kesehatan setiap tahunnya,” terangnya.

Baca Juga:  Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Ini Akibatnya

Sampai dengan bulan Agustus Tahun 2019, lanjut Ilham, kurang lebih 222 juta peserta secara Nasional yang sudah bergabung, kalau dari Populasi Penduduk 83,78%. Ketika Penduduk sudah bergabung di dalam skema JKN maka kami dari BPJS Kesehatan harus membuka akses kepada seluruh peserta dalam hal fasilitas kesehatan.

“Capaian jumlah kepesertaan di Kabupaten Siak sampai dengan saat ini 69,32% atau 293 ribu penduduk yang sudah bergabung dari total penduduk 422.866 penduduk. Ini menjadi tugas kita bersama untuk bagaimanapun target kita di atas 65% seperti di kabupaten kepualan meranti. Fasilitas kesehatan yang sekarang bekerjasama dengan BPJS di Kabupaten Siak ada 1 Rumah Sakit Kelas C dengan 12 klinik pratama (non rawat inap) 9 Puskesmas, 6 Puskesmas dengan tempat tidur, 4 Klinik pratama rawat inap dan 1 Optik,” pungkasnya.

Sumber : Rilis
Editor : Afrijon

Hari Jadi Siak...
BERBAGI