Beranda Gaya Hidup Curah Air Hujan Baik Untuk Kesehatan Tubuh, Terutama Paru-paru dan Kulit

Curah Air Hujan Baik Untuk Kesehatan Tubuh, Terutama Paru-paru dan Kulit

100
BERBAGI
tour_de'

JAKARTA (Infosiak.com) – Di musim penghujan, setiap orang harus bisa menjaga kesehatan tubuh. Karena tubuh akan rentan dengan penyakit saat musim ini.

Salah satu penyakit yang sering hinggap ialah flu. Biasanya flu terjadi ketika tubuh terkena air hujan. Hawa dingin tak mampu ditahan oleh tubuh yang akhirnya flu menyerang.
Tapi di sisi lain ternyata air hujan memiliki manfaat bagi kesehatan. Berdasarkan penelitianKarin Leder, Departemen Epidemologi, Monash University, bahwa meminum air hujan secara langsung tidak menunjukkan peningkatan risiko penyakit, dibandingkan dengan yang meminum air hujan yang disaring.

Berikut manfaat air hujan bagi kesehatan tubuh dari berbagai sumber:

Manfaat Air Hujan Bagi Kesehatan

Sebagai Air Minum

Manfaat air hujan bagi kesehatan yang pertama, ialah meminumnya. Air hujan yang digunakan sebagai air minum, membantu menghidrasi tubuh. Air hujan dimasak dengan mempertimbangkan kualitas air itu, baik secara fisik, kimia, dan mikrobiologis.

Air hujan memenuhi persyaratan kualitas air minum sebagaimana tercantum dalam Permenkes no 492/Menkes/Per/IV/2010. Dikutip dari Dr. CHoirul Amri, S.TP, M.Si, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Baca Juga:  Apa Sebenarnya Penyebab Perut Buncit? Ada 5 Alasannya!

Tentunya Anda harus pandai-pandai memilih lokasi untuk menampung air hujan tadi demi mendapatkan kualitas yang baik.

Air Hujan Baik untuk Kulit

Manfaat air hujan bagi kesehatan tubuh selanjutnya, ialah baik untuk kulit. Hujan yang turun memberikan perubahan pada kelembaban udara yang menjadi lebih tinggi. Hal tersebut membuat virus tertentu yang ada di udara tidak mengancam. Lembabnya udara yang mengikuti cuaca hujan, baik untuk kulit.

Kemudian mandi menggunakan air hujan, juga cocok Anda coba. Kandungan pH alkali dari air hujan yang termasuk ringan, akan membantu menjaga kelembaban dan elastisitas kulit Anda. Karena sifatnya yang ringan itu pula, air hujan mampu menghilangkan bakteri jahat penyebab sakit kulit.

Penghilang Stres

loading...

Pernahkan Anda merasa jiwanya lebih tenang ketika mencium aroma hujan? Beberapa orang merasa bahagia saat menciumnya. Para ilmuwan menyebutnya sebagai petrichor, aroma alami yang dihasilkan saat hujan jatuh ke tanah kering.

Baca Juga:  Hujan Terus-Menerus, Hati-hati 5 Penyakit Ini Rawan

Ketenangan yang ditimbulkan dari aroma tersebut akan meminimalisir stres Anda yang Lelah beraktivitas dengan rutinitas pekerjaan. Aroma yang berasal dari beberapa bahan kimia yang lepas dari bakteri tanah, dan tanaman yang ikut menyumbang zat tertentu.

Sifat Alkali Air Hujan Baik untuk Tubuh

Selain untuk kesehatan kulit, ternyata manfaat air hujan bagi kesehatan dari kandungan alkali tadi baik untuk mendetoksifikasi dan menyeimbangkan pH darah. Sehingga mengurangi kadar asam dalam tubuh. Serta membuat sistem tubuh bisa bekerja lebih baik.

Baik untuk Kesehatan Paru-paru

Manfaat air hujan bagi kesehatan tubuh berikutnya, ialah baik untuk kesehatan paru-paru. Dari hasil studi menunjukkan bahwa udara ketika air hujan turun, lebih sehat dihirup daripada sebelumnya.

Setelah selesai hujan udara menjadi lebih bersih, sehingga sangat baik mengisi paru-paru Anda penuh dengan udara yang lebih segar. Hujan akan membantu menghilangkan racun dan polusi udara bersama debu dan kotoran lainnya.

Baca Juga:  Waspada, Jangan Simpan 4 Barang Ini Bisa Sebabkan Kulkas Meledak

Syarat Air Hujan yang Baik

Menampung Air Hujan di Lokasi yang Tepat

Syarat kualitas baik supaya bisa mendapat manfaat air hujan bagi kesehatan, yakni memiliki lokasi yang dijamin bersih. Jangan sampai Anda menampung air hujan di dekat industri pabrik atau perusahaan. Karena air hujannya sudah tercampur dengan polutan asap pabrik.

Sebaiknya Anda menampung air hujan dari atas langit langsung, tidak dari hasil melewati atap atau pipa penampungan atas. Karena air yang melewati atap kurang menjamin kualitas kebersihannya. Pastikan terhindari dari kotoran daun maupun kotoran burung dari atap.

Bukan Air Hujan Pertama

Menampung air hujan bukan yang pertama kali turun pada saat itu juga. Tunggulah sekitar 15 menit, hingga polutan udara berbahaya yang ikut turun bersama air hujan yang masih awal.

Sumber : Merdeka
Editor : Afrijon

loading...
tour_de'